Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 91

Kabarjatengterkini.com – Lembaga nasional HAM (LN) HAM diminta terus mengawal dan berperan aktif dalam kasus dugaan pencabulan oleh Kiai di pondok pesantren Pati. Lembaga-lembaga tersebut juga perlu untuk mendampingi korban selama proses hukum berlangsung.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Nasional (Komnas) HAM, Komnas Perempuan dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

“Kami mengecam kejahatan seksual ini. Negara wajib hadir secara aktif. Peran lembaga negara seperti LPSK, Komnas HAM, Komnas Perempuan dan KPAI sangat krusial dan tidak dapat ditunda lagi,” katanya, Rabu (6/5/2026), dikutip Antara.

Menurutnya, kasus ini termasuk pelanggaran HAM berat karena dilakukan dengan menggunakan relasi kuasa, sehingga melanggar hak rasa aman dan bebas dari kekerasan seksual, serta melukai martabat manusia.

LPSK diminta memfasilitasi restitusi dan kompensasi bagi korban serta menjamin rehabilitasi sosial jangka panjang. Komnas HAM didorong untuk melakukan investigasi independen, serta Komnas Perempuan dan KPAI perlu memastikan proses hukum berorientasi pada perlindungan peruempuan dan anak di bawah umur.

Mafirion juga menyebutkan potensi pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak karena sebagian korban masih di bawah umur. Dengan demikian, ia berharap pelaku bisa dijatuhi hukuman yang setimpal.

“Saya menuntut negara hadir secara nyata, cepat dan terkoordinasi. Sebagai wakil rakyat, kami berdiri bersama para korban dan menuntut keadilan ditegakkan tanpa kompromi. Tanpa keterlibatan aktif lembaga negara, korban akan terus berada dalam posisi rentan,” katanya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Diharapkan Perkuat Ekonomi Kreatif

    Pemprov Jateng Diharapkan Perkuat Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) diharapkan berkomitmen perkuat ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) di wilayahnya. Pasalnya, Jateng memiliki potensi kreatif yang beragam, terlebih desa wisatanya. “Kami melihat, tahun ini momentum Jawa Tengah untuk ekonomi kreatif atau menjadi provinsi kreatif,” kata Ketua Komekraf Jawa Tengah, Ahmad Khairudin usai menemui Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, […]

  • Warga Desa Langkap Pekalongan Desak Kepsek dan Guru Dipecat usai Viral Video Having Sex di Medsos

    Warga Desak Kepsek dan Guru di Pekalongan Dipecat usai Viral Video Having Sex di Medsos

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah warga Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, menuntut kepala sekolah dan guru yang video hubungan seksnya tersebar di media sosial, segera dipecat. Pasalnya, guru perempuan inisial EH tersebut saat ini dipindahtugaskan, namun statusnya masih aktif mengajar siswa. Tak puas dengan pengembangan kasus, puluhan warga menggeruduk Kantor Bupati Pekalongan pada Jumat (11/9/2026) pagi. “Kami […]

  • Bupati Sudewo

    Kebijakan Strategis Pati : Salah Satunya Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Sudewo paparkan kebijakan strategis dan program prioritas Kabupaten Pati ke pemerintah pusat. Kebijakan dan program tersebut akan berfokus pada pembangunan daerah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, serta menggerakkan roda perekonomian. Di antaranya melalui pemerataan pembangunan infrastruktur. “Ini adalah langkah strategis kami agar roda perekonomian masyarakat bergerak lebih cepat,” ujar Bupati Sudewo saat melakukan […]

  • prabowo

    Prabowo: MBG Adalah Langkah Strategis untuk Menjamin Masa Depan Anak-anak Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Program ini, menurutnya, bertujuan untuk memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat berdiskusi dengan Chairman and Editor in […]

  • 4 Wilayah Pekalongan Raya Sepakat Bangun Pembangkit Listrik Energi Sampah

    4 Wilayah Pekalongan Raya Sepakat Bangun Pembangkit Listrik Energi Sampah

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Empat wilayah di Pekalongan Raya menyepakati rencana pembangunan Pembangkit Listrik Energi Sampah (PSEL). Pembangunan PSEL tersebut merupakan upaya dalam penanganan persoalan sampah regional. Pasalnya, hal ini masih menjadi problem klasik yang sulit ditangani, sehingga membutuhkan strategi dan terobosan yang tepat sifatnya jangka panjang. PSEL ini dirancang bisa menampung 1.000 ton sampah per […]

  • Sudah Ada di 24 Titik, Program Bantuan SPAM Jadi Solusi Masyarakat Jateng yang Kesulitan Air Bersih

    Sudah Ada di 24 Titik, Program Bantuan SPAM Jadi Solusi Masyarakat Jateng yang Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Wonosobo, Kabarjatengterkini.com – Program bantuan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jawa Tengah menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang masih kesulitan mendapat air bersih untuk beraktivitas sehari-hari. Salah satunya, mereka yang bermukim di wilayah Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Wonosobo. Sebelumnya, warga bahkan harus menempuh lebih dari 3 kilometer untuk mengambil air di sumber mata […]

expand_less