Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » UNESCO Umumkan Daftar Situs Warisan Dunia Terbaru 2025: Dari Denmark hingga Korea Utara

UNESCO Umumkan Daftar Situs Warisan Dunia Terbaru 2025: Dari Denmark hingga Korea Utara

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • visibility 299

Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) kembali merilis daftar situs warisan dunia terbaru 2025 yang diakui secara internasional. Penambahan ini memberikan warna baru bagi dunia pariwisata global, sekaligus memperluas cakrawala sejarah, budaya, dan alam yang dapat dijelajahi oleh wisatawan.

Menurut laporan yang dirilis oleh Travel and Leisure, daftar terbaru ini mencakup situs-situs penting dari berbagai negara, termasuk Denmark, Brasil, Jamaika, Sierra Leone, Guinea-Bissau, hingga Korea Utara. Setiap lokasi yang masuk daftar menunjukkan nilai universal luar biasa—baik dari segi budaya maupun alam—yang layak dilindungi dan dilestarikan.

Mons Klint, Denmark: Surga Tebing Kapur di Baltik

Salah satu sorotan paling menarik dalam daftar warisan dunia terbaru adalah Mons Klint di Denmark. Terletak di pesisir timur pulau Møn dan menghadap langsung ke Laut Baltik, Mons Klint adalah tebing kapur putih menjulang setinggi hingga 120 meter yang terbentuk sejak sekitar 70 juta tahun lalu.

Dikenal sebagai destinasi wisata alam paling ikonik di Denmark, Mons Klint menawarkan pemandangan spektakuler, keanekaragaman hayati unik, serta kesempatan untuk menyaksikan elang peregrine—salah satu burung tercepat di dunia.

“Mendaki di sepanjang tebing, melihat elang peregrine, atau sekadar menikmati pemandangan spektakuler. Ini adalah tempat yang selalu didatangi orang Denmark dan tak pernah ditinggalkan,” tulis situs resmi VisitDenmark.

Peruaçu River Canyon, Brasil: Harmoni Alam dan Sejarah

Di benua Amerika Selatan, Peruaçu River Canyon yang terletak di negara bagian Minas Gerais, Brasil, juga resmi diakui sebagai situs warisan dunia UNESCO. Wilayah ini dikenal karena jalur pendakian ekstrem, gua-gua prasejarah, dan formasi batuan megah yang menjulang tinggi.

Kawasan ini menyimpan lukisan batu kuno, flora dan fauna endemik, serta sistem gua yang sangat luas—semuanya menjadikan Peruaçu sebagai perpaduan antara keindahan alam dan kekayaan sejarah manusia.

Dengan masuknya situs ini ke daftar UNESCO, Brasil memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan warisan budaya dan alam terlengkap di dunia.

Hutan Gola-Tiwai, Sierra Leone: Warisan Alam Afrika yang Pertama

Sementara itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Sierra Leone resmi memiliki situs warisan dunia dengan pengakuan terhadap Gola-Tiwai Complex, sebuah kawasan hutan hujan tropis yang berada di perbatasan dengan Liberia.

Wilayah ini menjadi habitat penting bagi lebih dari 1.000 spesies tumbuhan (113 di antaranya endemik) dan 55 spesies mamalia, termasuk gajah hutan Afrika dan kuda nil kerdil yang sangat langka. Pengakuan ini sekaligus menjadi simbol keberhasilan konservasi lingkungan di wilayah Afrika Barat.

Korea Utara dan Gunung Kumgang: Keindahan Tersembunyi Asia Timur

Satu lagi penambahan yang menarik perhatian publik internasional adalah masuknya Gunung Kumgang (Kumgangsan) di Korea Utara ke dalam daftar warisan dunia terbaru.

Gunung Kumgang selama ini dikenal karena keindahan lanskap pegunungannya yang dramatis, air terjun jernih, dan nilai spiritual yang tinggi dalam budaya Korea. Meski selama ini akses ke kawasan ini dibatasi, pengakuan dari UNESCO membuka peluang besar untuk konservasi dan, mungkin di masa depan, pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Penambahan situs dari Korea Utara ini menjadi langkah penting dalam pelestarian budaya dan lingkungan Asia Timur, dan diharapkan mampu memperkuat hubungan regional melalui kerja sama pelestarian alam.

Tambahan Situs Lain: Jamaika dan Guinea-Bissau

Selain itu, Jamaika dan Guinea-Bissau juga mendapatkan pengakuan UNESCO atas situs-situs pesisir yang memiliki nilai budaya dan ekologi tinggi. Wilayah-wilayah ini dikenal karena keindahan alam tropisnya, tradisi lokal yang kaya, serta potensi besar dalam mendukung ekowisata dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Total Situs Warisan Dunia Mencapai 1.248

Dengan penambahan daftar terbaru ini, jumlah total situs warisan dunia UNESCO 2025 kini mencapai 1.248 situs yang tersebar di seluruh dunia. Dari Taj Mahal di India, Piramida Giza di Mesir, hingga Taman Nasional Yosemite di Amerika Serikat, daftar ini mencerminkan keragaman dan kekayaan warisan umat manusia.

Menjelajahi Warisan Dunia: Peluang Baru Wisata Global

Penambahan ini membuka peluang baru bagi wisatawan global untuk menjelajahi situs-situs bersejarah dan keajaiban alam yang sebelumnya belum banyak diketahui. Selain itu, penetapan situs warisan dunia juga menjadi dorongan bagi negara-negara untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan kawasan tersebut dengan pendekatan yang berkelanjutan.

UNESCO sendiri menekankan bahwa status Warisan Dunia bukan hanya gelar prestisius, tetapi juga tanggung jawab besar dalam hal konservasi, pengelolaan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Warisan Dunia, Aset Bersama Umat Manusia

Melalui daftar situs warisan dunia terbaru ini, UNESCO terus memperkuat misi pelestarian kekayaan budaya dan alam global, serta memberikan inspirasi bagi generasi mendatang untuk lebih mencintai dan menjaga bumi.

Dengan semakin banyaknya situs yang diakui, publik diharapkan semakin sadar akan pentingnya melindungi warisan berharga umat manusia, sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di berbagai belahan dunia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • wajah

    Wajah Dua Leluhur dari Peradaban Kuno Keeladi “Dihidupkan Kembali” Lewat Rekonstruksi Digital

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Dua pria dari 2.500 tahun lalu yang merupakan bagian dari peradaban kuno di wilayah Tamil Nadu, India, kini bisa “dilihat” kembali berkat teknologi rekonstruksi wajah digital. Temuan ini tak hanya memberikan visualisasi realistis wajah manusia purba, tapi juga membuka tabir peradaban Keeladi, yang disebut-sebut sebagai salah satu pusat urban tertua di India selatan. Rekonstruksi […]

  • italia

    Napoli Lolos ke Perempat Final Coppa Italia Usai Menang Dramatis 9-8 Atas Cagliari di Adu Penalti

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Napoli memastikan langkahnya ke perempat final Coppa Italia 2025/26 dengan drama menegangkan. Bermain di kandang sendiri di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (4/12) dini hari WIB, Il Partenopei menaklukkan Cagliari lewat adu penalti 9-8, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal. Kemenangan ini menjadi bukti ketahanan mental Napoli, yang harus melewati “lubang jarum” untuk […]

  • Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Magelang, Kabarjatengterkini.com – Empat pelaku penculikan ibu-anak di Magelang ditangkap polisi. Mereka merupakan debt collector yang gagal menagih utang, sehingga nekat menculik para korban yang masih memiliki ikatan dengan debitur. Kapolresta Magelang, Kombes Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar membenarkan penangkapan pada hari Jumat (5/12/2025) pukul 02.00 WIB di Sleman. Keempat pelaku adalah JUR alias Jek (33), […]

  • Jateng Bidik Posisi Tiga Besar Fornas 2025

    Jateng Bidik Posisi Tiga Besar Fornas 2025

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kontingen Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Tengah bakal berlaga pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025, di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam ajang tersebut, Jateng membidik posisi tiga besar. Ada sebanyak 869 orang, terdiri dari 770 atlet dan 99 ofisial yang berangkat. Mereka berasal dari 35 kabupaten/kota di Jateng. Ajang […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Tingkatkan Keamanan Pemudik, Pemkot Semarang Integrasikan Sistem dengan Aplikasi Libas

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik Lebaran melalui sistem yang terintegrasi. Kali ini, pemkot bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan, pihaknya telah menyediakan data dan informasi yang berguna bagi pemudik, kemudian menyingkronkannya dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes. […]

  • jateng

    Pengelolaan Sampah Jadi Program Prioritas di Jateng, Pemprov Imbau Gunakan Metode RDF

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pengelolaan sampah jadi salah satu program prioritas di Jawa Tengah. Sejumlah upaya juga telah dilakukan oleh pemerintah provinsi (Pemprov) guna menangani permasalahan sampah di wilayahnya, salah satunya dengan metode RDF. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyebutkan, pihaknya telah mengundang investor untuk membantu dalam mengelola sampah di Jawa Tengah. Kendati demikian, pihaknya mengalami tantangan […]

expand_less