Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Identifikasi Ciri Pelaku

Heboh Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Identifikasi Ciri Pelaku

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
  • visibility 57

Sukoharjo, Kabarjatengterkini.com – Heboh dugaan pembakaran Warung Mi Babi di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Terkait kasus tersebut, polisi melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyebutkan bahwa warung tersebut sengaja dibakar oleh pelaku. Hal ini berdasarkan kesaksian warga sekitar yang mengaku melihat beberapa orang tak dikenal di sekitar lokasi.

“Langsung kita selidiki, karena memang sengaja ada yang bakar. Ada saksi juga yang melihat,” kata dia, Sabtu (12/9/2026), dikutip Detik.

Polisi telah memeriksa dua saksi dalam kasus ini. Menurut keterangan saksi, ada empat orang yang datang membawa senjata tajam (sajam) pada pukul 03.30 WIB. Keempat orang tak dikenal itu memiliki peran berbeda-beda untuk melancarkan aksinya.

“Sekira pukul 04.15 WIB datang kurang lebih 4 orang dengan ciri-ciri badan sedang, memakai tutup wajah, helm, memakai jaket, celana panjang dan ada yang memakai senjata tajam. Lalu mendobrak pintu kamar Ali kemudian, disuruh bangun dan keluar dari kamar,” ucapnya.

Pelaku 1 berperan menodongkan sajam dan meminta saksi untuk jongkok, pelaku 2 membakar sepeda motor dan piano kayu milik saksi dengan menuangkan cairan untuk menyulut api. Sementara itu, pelaku lainnya merusak kaca etalase dapur.

Setelah melakukan aksi tersebut, para pelaku kabur meninggalkan warung menggunakan sepeda motor. Saksi kemudian membangunkan rekannya untuk memadamkan api dibantu petugas keamanan pabrik.

Beruntung, tidak ada korban jiwa yang terluka akibat kejadian itu. Namun, sejumlah ruangan seperti ruang bangunan dapur, gudang kecil, kamar tidur karyawan terbakar.

“Sampai saat dilaporkan tempat kejadian sudah padam dan tidak ada korban jiwa,” terang Anggaito. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Tekan Open Dumping, 2 Daerah Menyusul Jadi Kawasan Pengelolaan Sampah Berbasis Aglomerasi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pekalongan Raya dan Tegal Raya menyusul menjadi kawasan pengelolaan sampah berbasis aglomerasi. Hal ini ditujukan untuk mengurangi praktik open dumping yang sudah dilarang oleh pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dengan penandatanganan kesepahaman dan kesepakatan bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Kuningan, Jakarta, Senin (13/4/2026). “Pengelolaan […]

  • Rembang Jadi Salah Satu Daerah Pilot Project Program Rabu Pon

    Rembang Jadi Salah Satu Daerah Pilot Project Program Rabu Pon

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang jadi salah satu dari lima kabupaten/kota di Jawa Tengah sebagai wilayah pilot project program Gerakan Ibu Menanam Pohon (Rabu Pon) yang diinisiasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jateng. Kegiatan tersebut dipusatkan di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan, Rembang. Diketahui, desa itu termasuk kategori desa dengan tingkat kemiskinan […]

  • Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Besaran dana desa di Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan, yakni hingga 70 persen. Dana desa tahun 2026 disebut sebesar Rp300 juta per desa dari Rp1 miliar pada periode sebelum-sebelumnya. Sebelumnya, Jateng memperoleh jatah untuk alokasi dana desa mencapai Rp7,9 triliun pada tahun 2025, sementara tahun ini menjadi Rp2,1 triliun. “Sekarang cuma Rp 300 […]

  • Sekolah Negeri di Pati Dilarang Jual Seragam yang Bebankan Orang Tua Murid

    Sekolah Negeri di Pati Dilarang Jual Seragam yang Bebankan Orang Tua Murid

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Seluruh sekolah negeri di Kabupaten Pati dilarang keras menjual seragam maupun bahan seragam kepada peserta didik. Pasalnya, kewajiban membeli seragam baru sering kali membebani ekonomi orang tua murid. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Candra, baru-baru ini. Ia mengatakan, aturan tersebut sudah tercantum di peraturan perundang-undangan, sehingga […]

  • Cegah Penularan Rabies, Pemkot Surakarta Sediakan 1.100 Vaksin Gratis bagi Hewan

    Cegah Penularan Rabies, Pemkot Surakarta Sediakan 1.100 Vaksin Gratis bagi Hewan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 213
    • 0Komentar

      Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak seribu lebih dosis vaksin rabies gratis disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispangtan) untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan tersebut. Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani menjelaskan, program 1.100 vaksin gratis dilakukan secara bertahap di setiap kelurahan dan menyasar hewan peliharaan, seperti anjing dan […]

  • Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

    Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Siswa MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, terpaksa belajar di rumah setelah kejadian atap bangunan roboh. Adapun ruang kelas roboh terjadi di kelas VII, meskipun kondisi kelas lainnya perlu diantisipasi. Kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan di rumah bakal dilakukan selama pekan ini saja atau sampai dengan hari Sabtu (16/5/2026). Harapannya, pada hari Senin […]

expand_less