Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Stunting Masih Jadi Tantangan di Muktiharjo Kidul, Pemkot Semarang Fokuskan Penanganan di Setiap Kelurahan

Stunting Masih Jadi Tantangan di Muktiharjo Kidul, Pemkot Semarang Fokuskan Penanganan di Setiap Kelurahan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 396

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Penanganan stunting memang masih menjadi salah satu fokus utama pemerintah, baik di pusat maupun daerah. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga turut menyoroti kasus stunting di Muktiharjo Kidul.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan bahwa permasalahan stunting masih jadi tantangan di wilayah itu. Menurut data, tercatat 12 anak dalam kondisi stunting. Diketahui, sebelumnya ada 13 kasus, namun satu keluar dari daftar lantaran faktor usia.

Berkaca dari angka tersebut, pihaknya berkomitmen untuk menurunkan angka stunting secara keseluruhan. Adapun caranya dengan langkah-langkah penanganan yang digencarkan di tingkat paling kecil terlebih dahulu, yakni di tingkat kelurahan.

“Itu tetap angka yang besar. Maka kita akan melakukan treatment per cluster,” kata Agustina, Sabtu (19/7/2025).

Dengan langkah-langkah terukur yang menyasar anak-anak di tingkat kelurahan, harapannya penanganan stunting bisa dilakukan secara lebih efektif. Dengan demikian, angka kasus di Semarang bisa berkurang.

“Cara kita menurunkan stunting adalah dengan menyasar kelompok paling kecil yakni kelurahan supaya lebih terukur hasilnya,” tegasnya lagi.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga telah meluncurkan sejumlah program inovatif dalam upayanya mempercepat penurunan stunting di Semarang, seperti Sanpiisan, Pelangi Nusantara, Daycare Rumah Pelita, Dashat, hingga platform digital Web Siaga Stunting.

Sanpiisan (Sayangi, Dampingi Ibu dan Anak Kota Semarang) merupakan program kesehatan di Kota Semarang yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), serta mengatasi stunting.

Program ini berfokus pada layanan kesehatan yang komprehensif untuk ibu hamil, bersalin, nifas, dan balita hingga usia 3 bulan. (Adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • lionel

    Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun, Akhiri Era Emas La Albiceleste

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Lionel Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya bersama tim nasional Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan tersebut menutup perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade, dari seorang talenta muda penuh harapan hingga menjadi kapten, pemimpin, dan juara dunia bersama La Albiceleste. Messi mengumumkan keputusan pensiun dari timnas Argentina pada Senin (31/8/2026). Melalui pesan emosional, megabintang […]

  • Ajang PADI 2025 di Temanggung Kumpulkan Transaksi Hingga Rp6,377 Miliar

    Ajang PADI 2025 di Temanggung Kumpulkan Transaksi Hingga Rp6,377 Miliar

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Ajang Pekan Agro Inovasi dan Digitalisasi (PADI) 2025 di Kabupaten Temanggung berhasil mengumpulkan pengunjung sebanyak 133.444 orang dengan transaksi senilai Rp6,377 miliar sejak digelar pada 18 Juli hingga 22 Juli 2025. Ketua Panitia PADI 2025, Shofyan Adi Cahyono menyampaikan bahwa gelaran PADI 2025 diikuti oleh 186 stan dari stakeholder, UMKM, institusi pemerintah, […]

  • selat hormuz

    Ketegangan di Selat Hormuz Memanas: Iran Tawarkan ‘Jalur Hijau’, Trump Balas dengan Ancaman Militer

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas, memasuki babak baru yang penuh intrik geopolitik. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan provokatif, menawarkan ‘jalur hijau’ bagi kapal-kapal internasional yang melintasi perairan strategis tersebut. Syarat yang ditetapkan terbilang mengejutkan: negara yang bersangkutan harus mengusir duta besar Amerika Serikat dan Israel dari wilayahnya. Berdasarkan laporan media […]

  • Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

    Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dugaan perundungan (bullying) di program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri) jadi sorotan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sebelumnya, heboh mahasiswa kedokteran Unsri diminta seniornya untuk membiayai keperluan pribadi dan gaya hidup mewah hingga nilainya miliaran rupiah. Akibat perlakuan tersebut, korban dilaporkan mengalami tekanan mental dan keluar dari PPDS. Menanggapi hal tersebut, Menteri […]

  • lumajang

    Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat acara karnaval sound horeg di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu (2/8/2025) malam. Seorang perempuan bernama Anik Mutmainnah (39 tahun) tiba-tiba jatuh lemas dan meninggal dunia saat menyaksikan pertunjukan musik dalam acara tersebut. Peristiwa tragis ini sontak menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial, setelah sebuah […]

  • Oven Overheat, Ledakan Terjadi di SPPG Desa Krajan Banyumas

    Oven Overheat, Ledakan Terjadi di SPPG Desa Krajan Banyumas

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terjadi ledakan pada oven di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG Desa Krajan, Kabupaten Banyumas, Kamis (4/2/2026). Akibat insiden tersebut, sebanyak puluhan pekerja mengalami luka-luka. Kepala Polsek Pekuncen Ajun Komisaris Polisi Slamet Husein membenarkan peristiwa tersebut. Setelah pemeriksaan awal, pemicu ledakan diduga karena oven atau alat pengering ompreng yang digunakan dalam […]

expand_less