Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 130

Kabarjatengterkini.com – Dugaan perundungan (bullying) di program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri) jadi sorotan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sebelumnya, heboh mahasiswa kedokteran Unsri diminta seniornya untuk membiayai keperluan pribadi dan gaya hidup mewah hingga nilainya miliaran rupiah. Akibat perlakuan tersebut, korban dilaporkan mengalami tekanan mental dan keluar dari PPDS.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa kejadian tersebut tidak sekali terjadi. Maka dari itu, ia meminta instansi segera menindak tegas pihak-pihak yang terlibat aksi perundungan di program tersebut.

“Ini terjadi bukan yang pertama kalinya. Yang kemarin di UNDIP juga seperti itu. Dan kita sudah sama Kementerian Dikti (pendidikan tinggi) sudah keras bilang bahwa ini jangan terjadi. Terjadi lagi kan ini yang di Palembang,” kata Menkes, Rabu (14/1/2026), dikutip Detik.

Lebih lanjut, prodi PPDS akan dihentikan sementara untuk pemeriksaan dan melakukan perbaikan. Sedangkan, para pelaku akan dikenai sanksi administratif, berupa surat peringatan (SP) dan penundaan wisuda.

“Jadi sama prosedurnya kita adalah karena ini sudah sistemik terjadi, kita hentikan dulu prodinya. Kita minta bahwa diperbaiki agar ini tidak terjadi lagi,” terang Budi.

“Terusnya, ya harus ada komitmen dari fakultas kedokterannya dan rumah sakitnya untuk memastikan praktik-praktik ini nggak terjadi,” lanjut dia.

Diketahui, perundungan terjadi setelah salah satu junior diminta untuk membiayai keperluan pribadi dan gaya hidup mewah senior, mulai dari tiket konser, skincare, antar jemput senior, membelikan bensin, dan sebagainya.

“Nggak proper lah, dan itu bisa miliaran per tahun,” ungkap Menkes. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Penghujan Mulai Melanda, Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Berikut

    Musim Penghujan Mulai Melanda, Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Berikut

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Jawa Tengah diminta waspada terhadap penyakit yang sering terjangkit selama musim penghujan. Salah satunya, yakni leptospirosis yang meresahkan banyak orang lantaran bisa berakibat fatal. Menurut informasi, leptospirosis merupakan penyakit yang berasal dari infeksi bakteri leptospira interrogans. Bakteri tersebut menginfeksi hewan seperti tikus, kemudian menularkan ke manusia melalui urine. Dalam beberapa kasus, penyakit […]

  • hasil

    16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kecelakaan maut yang melibatkan bus Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih terus diselidiki pihak kepolisian. Dalam perkembangan terbaru, sopir bus telah menjalani pemeriksaan narkoba dan hasilnya dinyatakan negatif. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Artanto, saat memberikan keterangan […]

  • Stakeholder Duduk Bersama Bahas Persoalan Pangan Nasional di Jawa Tengah

    Stakeholder Duduk Bersama Bahas Persoalan Pangan Nasional di Jawa Tengah

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle ilham wiji
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Persoalan pangan nasional menjadi topik pembahasan pada kegiatan focus droup discussion (FGD) yang bertema ‘Politik Beras dan Beras Politik’. FGD digelar di Hotel New Merdeka Pati, Jawa Tengah, Sabtu (29/11/2025). Sebanyak empat Narasumber duduk bersama untuk melakukan diskusi persoalan pangan Nasional, serta dihadiri pula sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, DPRD Kabupaten Pati […]

  • Tepat di Hari Santri, Kantor LPBH NU Lasem Resmi Dibuka

    Tepat di Hari Santri, Kantor LPBH NU Lasem Resmi Dibuka

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kantor Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) NU Lasem resmi dibuka pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertepatan dengan momentum Hari Santri. Peresmian kantor ini dilakukan oleh Ketua PC NU Lasem, DR. KH. Sholahudin Fatawi, M.Pd, didampingi oleh pengurus PC NU Lasem dan Forkopimcam setempat. Acara ini dihadiri sekitar seribu peserta yang tampak antusias, […]

  • Ratusan Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Bisa Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

    Ratusan Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Bisa Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Banjir yang terjadi di Kudus, Pati, dan Grobogan menyebabkan ratusan hektare lahan pertanian terendam air hingga terancam gagal panen. Saat ini, Petani sudah bisa mengajukan klaim asuransi usaha tani padi (AUTP). Data tersebut sudah berada di Asuransi Jasindo (Jasa Indonesia) dan dimasukkan ke dalam aplikasi SIAP. Nantinya, Dinas Pertanian setiap daerah akan melakukan […]

  • Mahasiswa di Jateng Didorong Berinovasi untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

    Pemprov Jateng Dorong Inovasi Berbasis Riset untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemprov Jawa Tengah mendorong mahasiswa berinovasi agar mampu menghadapi setiap tantangan di masa depan. Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menyumbang ide berbasis riset dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat produktif saat ini. Hal ini dinilai bisa berdampak positif terhadap […]

expand_less