Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » 5 Jenis Attachment Style dan Dampaknya pada Hubungan

5 Jenis Attachment Style dan Dampaknya pada Hubungan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 529

Kabarjatengterkini.comAttachment style atau gaya keterikatan adalah pola perilaku dan cara seseorang berinteraksi dalam hubungan emosional, terutama dalam konteks hubungan romantis dan persahabatan. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh psikolog John Bowlby dan dikembangkan oleh Mary Ainsworth. Memahami attachment style sangat penting karena dapat memengaruhi cara kita membangun dan mempertahankan hubungan dengan orang lain. Artikel ini akan mengulas 5 jenis attachment style utama serta dampaknya pada hubungan.

Apa itu Attachment Style?

Attachment style terbentuk sejak masa kanak-kanak berdasarkan interaksi dengan pengasuh utama, seperti orang tua atau wali. Pola ini kemudian terbawa hingga dewasa dan memengaruhi cara seseorang menjalin hubungan interpersonal. Attachment style berperan dalam menentukan bagaimana seseorang merasakan keamanan, kepercayaan, dan cara menghadapi konflik dalam hubungan.

5 Jenis Attachment Style

  1. Secure Attachment (Keterikatan Aman)
    Orang dengan gaya keterikatan ini merasa nyaman dengan kedekatan dan keintiman. Mereka mudah mempercayai pasangan dan mampu mengekspresikan kebutuhan serta emosi secara sehat. Mereka juga mampu mandiri tanpa merasa takut ditinggalkan. Individu dengan secure attachment biasanya memiliki hubungan yang stabil, harmonis, dan penuh pengertian.
  2. Anxious-Preoccupied Attachment (Keterikatan Cemas-Tergantung)
    Orang dengan gaya ini cenderung merasa khawatir akan ditinggalkan dan sering membutuhkan kepastian dari pasangan. Mereka bisa menjadi sangat bergantung secara emosional dan mudah merasa cemas jika pasangannya tidak segera membalas pesan atau tidak menunjukkan perhatian. Dampaknya, hubungan bisa terasa penuh ketegangan dan tidak stabil karena rasa takut kehilangan terus menghantui.
  3. Dismissive-Avoidant Attachment (Keterikatan Menghindar)
    Individu dengan gaya ini cenderung menghindari kedekatan emosional dan lebih mandiri secara berlebihan. Mereka mungkin merasa tidak nyaman dengan keintiman dan sulit membuka diri. Dalam hubungan, mereka sering terlihat dingin atau acuh tak acuh, yang dapat menyebabkan jarak emosional dengan pasangan.
  4. Fearful-Avoidant Attachment (Keterikatan Takut-Menghindar)
    Gaya ini merupakan kombinasi antara keinginan untuk dekat dengan orang lain dan ketakutan akan penolakan atau rasa sakit. Individu dengan fearful-avoidant attachment sering bingung antara mendekat dan menjauh. Mereka bisa menunjukkan perilaku kontradiktif, seperti sangat ingin dicintai tetapi sulit mempercayai pasangan, sehingga hubungan mereka sering penuh drama dan ketidakpastian.
  5. Disorganized Attachment (Keterikatan Tidak Teratur)
    Attachment style ini biasanya muncul akibat pengalaman traumatis atau pengabaian di masa kecil. Orang dengan gaya ini cenderung memiliki pola perilaku yang tidak konsisten dalam hubungan, kadang sangat ingin dekat tapi juga takut dan bingung dengan emosi sendiri. Mereka berisiko mengalami masalah besar dalam membangun kepercayaan dan stabilitas hubungan.

Dampak Attachment Style pada Hubungan

  1. Kualitas Komunikasi
    Attachment style memengaruhi cara seseorang berkomunikasi. Misalnya, mereka yang memiliki secure attachment lebih terbuka dan jujur dalam menyampaikan perasaan, sementara yang anxious atau avoidant cenderung sulit mengungkapkan kebutuhan secara jelas sehingga menimbulkan kesalahpahaman.
  2. Kepercayaan dan Rasa Aman
    Orang dengan secure attachment merasa nyaman dan percaya dengan pasangannya, sehingga lebih mudah membangun hubungan yang sehat. Sebaliknya, mereka yang memiliki anxious atau fearful attachment cenderung merasa tidak aman, yang dapat menimbulkan konflik dan rasa curiga berlebihan.
  3. Penanganan Konflik
    Attachment style juga menentukan cara seseorang menghadapi konflik. Individu dengan secure attachment cenderung menyelesaikan masalah dengan diskusi terbuka, sedangkan avoidant mungkin menghindar dan anxious bisa menjadi terlalu emosional atau menuntut perhatian berlebihan.
  4. Kemandirian dan Ketergantungan
    Attachment style yang sehat (secure) memungkinkan seseorang untuk mandiri sekaligus dekat dengan pasangan. Namun, gaya anxious membuat seseorang terlalu bergantung, dan avoidant justru terlalu menutup diri sehingga hubungan bisa menjadi tidak seimbang.
  5. Kemungkinan Bertahan dalam Hubungan
    Pasangan dengan attachment style yang saling kompatibel, terutama yang secure, biasanya memiliki peluang lebih besar untuk bertahan lama. Sebaliknya, perbedaan gaya attachment yang ekstrem bisa menimbulkan gesekan terus-menerus dan meningkatkan risiko putus.

Cara Mengelola Attachment Style untuk Hubungan yang Sehat

Meskipun gaya keterikatan terbentuk sejak masa kanak-kanak, pola ini bukanlah sesuatu yang tetap dan tidak bisa berubah. Berikut beberapa cara untuk mengelola attachment style:

  • Kesadaran Diri
    Mengetahui dan memahami gaya attachment diri sendiri adalah langkah pertama. Dengan kesadaran ini, seseorang bisa lebih bijak dalam menghadapi dinamika hubungan.
  • Terapi dan Konseling
    Terapi psikologis seperti terapi kognitif atau terapi pasangan dapat membantu mengatasi pola keterikatan yang tidak sehat.
  • Komunikasi Terbuka
    Berlatih komunikasi yang jujur dan terbuka dengan pasangan sangat penting untuk memperkuat hubungan dan mengurangi kecemasan.
  • Membangun Kepercayaan
    Melakukan hal-hal kecil yang konsisten dapat membantu membangun rasa aman dan kepercayaan dalam hubungan.
  • Memberi Ruang dan Mandiri
    Menyeimbangkan kebutuhan akan kedekatan dengan ruang pribadi membantu menjaga hubungan tetap sehat.

Attachment style memainkan peran penting dalam dinamika hubungan interpersonal, terutama hubungan romantis. Memahami lima jenis attachment style—secure, anxious-preoccupied, dismissive-avoidant, fearful-avoidant, dan disorganized—memberikan wawasan yang berharga untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan harmonis.

Dengan mengenali dan mengelola gaya keterikatan, seseorang dapat meningkatkan kualitas komunikasi, membangun kepercayaan, dan menghadapi konflik dengan cara yang konstruktif. Pada akhirnya, pemahaman tentang attachment style dapat membantu menciptakan hubungan yang penuh cinta, pengertian, dan stabilitas.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • penyebab

    7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Mata adalah salah satu organ paling sensitif dan vital dalam tubuh manusia. Maka tak heran jika munculnya bercak merah pada mata bisa menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang langsung berpikir ini adalah pertanda penyakit serius, padahal tidak selalu demikian. Dalam banyak kasus, bercak merah pada mata bisa tergolong normal, tergantung dari penyebab dan gejalanya. Agar tidak […]

  • ridwan kamil

    KPK Bakal Panggil Lagi Ridwan Kamil, Dalami Dugaan Aset Tak Dilaporkan di LHKPN

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemanggilan ini berkaitan dengan pendalaman sejumlah aset yang diduga tidak dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) saat Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih […]

  • Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Pembangunan di Jateng, Pemprov Siapkan Langkah Ini

    Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Pembangunan di Jateng, Pemprov Siapkan Langkah Ini

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ketahanan pangan bakal jadi fokus utama pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) pada tahun 2026. Hal ini difokuskan untuk menyiapkan Jateng sebagai penumpu pangan nasional. Upaya ini telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. “Sesuai dengan RPJMD dan RKPD 2026 itu, meneguhkan […]

  • Cara Screenshot Lewat Laptop dan Komputer

    Cara Screenshot Lewat Laptop dan Komputer

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Fitur tangkapan layar atau screenshot merupakan salah satu fitur penting yang tersedia di perangkat, seperti komputer, laptop maupun ponsel pintar. Jika di ponsel pintar telah disediakan tombol fitur screenshot, di komputer memerlukan cara tersendiri untuk mendapatkan tangkapan layar. Dilansir dari beberapa sumber, berikut cara screenshot dari laptop dan komputer. Tombol PrtScr ‘PrtScr’ atau ‘Print Screen’ merupakan tombol untuk melakukan screenshot dari […]

  • wajah

    Wajah Dua Leluhur dari Peradaban Kuno Keeladi “Dihidupkan Kembali” Lewat Rekonstruksi Digital

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Dua pria dari 2.500 tahun lalu yang merupakan bagian dari peradaban kuno di wilayah Tamil Nadu, India, kini bisa “dilihat” kembali berkat teknologi rekonstruksi wajah digital. Temuan ini tak hanya memberikan visualisasi realistis wajah manusia purba, tapi juga membuka tabir peradaban Keeladi, yang disebut-sebut sebagai salah satu pusat urban tertua di India selatan. Rekonstruksi […]

  • Rembang Expo Digelar Hingga Kamis di Gedung Balai Kartini, Ada Produk UMKM

    Rembang Expo Digelar Hingga Kamis di Gedung Balai Kartini, Ada Produk UMKM

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Rembang Expo kembali digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Rembang ke-284. Acara ini diadakan di Gedung Balai Kartini mulai Jumat (25/7/2025) hingga Kamis (31/7/2025). Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang turut menggandeng para pelaku UMKM untuk memeriahkan acara. Di sana, pelaku UMKM bebas mempromosikan produknya, sekaligus […]

expand_less