Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Apa Penyebab Hipertensi di Usia Muda?

Apa Penyebab Hipertensi di Usia Muda?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
  • visibility 93

kabarjatengterkini.com – Berita duka dari dunia musik Indonesia. Musisi Gusti Irwan Wibowo atau Gustiwiw mengembuskan napas terakhirnya di usia 25 tahun setelah sempat didiagnosis hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Almarhum ditemukan tak sadarkan diri setelah terjatuh di kamar mandi, kemudian saat diperiksa, denyut nadi Gustiwiw sudah tidak ada.

Hipertensi merupakan salah satu kondisi yang bisa menjadi pembunuh dalam diam atau silent killer. Kondisi ini bahkan tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia (lansia) saja, namun juga orang dewasa muda.

Hipertensi pada usia dewasa muda bisa dipicu beberapa faktor, berikut di antaranya agar bisa segera dicegah dan diwaspadai!

Apa penyebab hipertensi di usia dewasa muda?

Ada banyak kemungkinan penyebab tekanan darah tinggi pada orang dewasa muda. Beberapa di antaranya karena kebiasaan atau pola hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi alkohol, merokok, kurang olahraga, hingga asupan makanan tinggi natrium.

alkohol dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, meningkatkan kadar hormon stres, mengganggu keseimbangan elektrolit, dan berkontribusi pada peningkatan lemak visceral, yang semuanya dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.

Hasil penelitian kecil terhadap 80 orang dewasa muda di Kenya menunjukkan bahwa menghindari alkohol mengurangi risiko hipertensi hingga 70%.

Kebiasaan merokok juga memperbesar risiko ini. Kandungan nikotin dalam rokok menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang meningkatkan tekanan darah. Selain itu, karbon monoksida dalam asap rokok mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen, sehingga jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah dan meningkatkan tekanan darah.

Kurang olahraga dan aktivitas turut meningkatkan risiko hipertensi karena menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas, yang keduanya merupakan faktor risiko hipertensi.

Selain itu, berlebihan makanan tinggi natrium dan daging merah juga berkontribusi dalam penyakit ini. Kandungan lemak jenuh dan kolesterol dalam daging merah bisa menumpuk di dalam tubuh, terutama pada pembuluh darah. Ini akan membentuk plak yang bisa menyempitkan, serta mengeraskan pembuluh darah.

Dengan demikian, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembahasan UMK dan UMP Jateng Masih Alot, Pemprov Pastikan Diumumkan Esok Hari

    Pembahasan UMK dan UMP Jateng Masih Alot, Pemprov Pastikan Diumumkan Esok Hari

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembahasan besaran upah minimun kabupaten dan provinsi (UMK/P) di Jateng masih berlangsung. Perdebatan tersebut dipicu adanya perbedaan perhitungan dari usulan yang ajukan serikat buruh dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Penghitungan UMK mempertimbangkan angka inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta skema alfa 0,5-0,9 sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan, namun Serikat Buruh menginginkan Alfa 0,9 […]

  • anggaran

    Anggaran DPR Naik Drastis hingga Rp 9,9 Triliun, Sementara Wasekjen Gerindra Jadi Komisaris Waskita Karya

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Berita mengenai kenaikan alokasi anggaran DPR yang mencapai Rp 9,9 triliun dalam RAPBN 2026 menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca di KumparanBisnis pada Kamis (21/8/2025). Selain itu, berita mengenai pengangkatan mantan Wakil Sekjen Gerindra, Ade Abdul Rochim, sebagai Komisaris PT Waskita Karya (WSKT) juga menyita perhatian publik. Berikut ini adalah rangkuman lengkap […]

  • prabowo

    Prabowo: MBG Adalah Langkah Strategis untuk Menjamin Masa Depan Anak-anak Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Program ini, menurutnya, bertujuan untuk memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat berdiskusi dengan Chairman and Editor in […]

  • butir

    Mengapa Setiap Butir Salju Selalu Berbentuk Pola Segi Enam? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Salju adalah salah satu fenomena alam yang paling memukau. Ketika butiran salju jatuh dari langit, kita sering kali terpesona oleh keindahan dan kerumitannya. Namun, tahukah Anda bahwa hampir setiap butir salju memiliki pola berbentuk segi enam atau heksagonal? Pertanyaannya, mengapa salju selalu berbentuk segi enam? Apakah itu kebetulan, atau ada hukum alam yang mengatur […]

  • Foto : Pengunjung Perpustakaan Daerah Rembang tengah menuruni tangga dari lantai dua. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pengunjung di Perpustakaan Daerah Rembang Terus Meningkat

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Tingkat pengunjung di Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang terus mengalami peningkatan hingga awal bulan Desember 2025 ini. Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. Meningkatnya pengunjung, kata dia, dipengaruhi seiring perbaikan fasilitas yang dilakukan oleh Dinas Arpus Rembang. “Alhamdulillah setelah gedung baru ini jumlah pengunjung kami […]

  • lazy

    5 Perbedaan antara Soft Life dan Lazy Life yang Perlu Kamu Tahu

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Belakangan ini, istilah “soft life” semakin populer di kalangan anak muda, terutama generasi Z dan milenial. Gaya hidup ini sering dikaitkan dengan ketenangan, kenyamanan, dan menjauh dari stres. Namun, masih banyak yang salah kaprah dan menganggap soft life sebagai bentuk dari lazy life alias hidup malas-malasan. Padahal, soft life dan lazy life adalah dua […]

expand_less