Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » BPJPH Akan Audit Food Tray MBG di China, Respons Isu Kandungan Minyak Babi

BPJPH Akan Audit Food Tray MBG di China, Respons Isu Kandungan Minyak Babi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • visibility 178

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, angkat bicara terkait isu dugaan kandungan minyak babi dalam food tray atau wadah makan yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Food tray tersebut diketahui diproduksi di China dan menjadi sorotan publik usai beredar informasi yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat soal kehalalannya.

Menanggapi hal itu, Haikal menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan berdasarkan isu semata. Oleh karena itu, BPJPH akan mengirim tim langsung ke China untuk melakukan pengecekan dan audit menyeluruh terhadap proses produksi food tray tersebut.

“Kalau terakhir untuk food tray itu kan terakhir masih diperiksa. Mudah-mudahan dalam minggu ini kami akan berangkat ke China karena kami tidak melayani isu, tidak melayani berita-berita yang hoaks. Kami harus menyaksikan lebih dulu, kami harus audit lebih dulu semuanya,” ujar Haikal Hassan saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

BPJPH Sertifikasi Halal untuk Seluruh Komponen Program MBG

Sebagai bentuk dukungan terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadi penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis, BPJPH memastikan bahwa sertifikasi halal tidak hanya akan dilakukan pada makanannya saja. Sertifikasi halal juga akan diberlakukan pada seluruh rantai produksi, mulai dari dapur, menu makanan, hingga peralatan masak dan penyajian seperti food tray.

“Bukan cuma produk, menunya juga. Jadi dapurnya tersertifikasi halal, menunya tersertifikasi halal, dan peralatan-peralatan yang dipakai juga tersertifikasi halal. Bahkan kepala dapurnya akan menjadi penyelia-penyelia (orang yang mengawasi) halal,” lanjut Haikal.

Ia juga menyampaikan bahwa BPJPH telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan BGN untuk menjamin kehalalan seluruh aspek dalam program pemenuhan gizi nasional tersebut.

Food Tray dari China Karena Produksi Lokal Belum Mencukupi

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Handayana menjelaskan alasan food tray program MBG masih berasal dari luar negeri, khususnya China. Menurutnya, kapasitas produksi dalam negeri saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan nasional, yang mencapai puluhan juta unit dalam waktu singkat.

“(Dalam negeri) baru punya kemampuan 10 juta tray per bulan. Sementara kita akan butuh kurang lebih 70 juta tray tambahan. Dan kalau sekarang September, Oktober, November, Desember, 4 bulan, jadi artinya produksi dalam negeri hanya bisa memasok 40 juta,” kata Dadan.

Dadan juga menambahkan bahwa sejauh ini pembelian food tray dilakukan oleh mitra-mitra pelaksana program MBG, bukan oleh BGN langsung. BGN sendiri baru akan melakukan pengadaan resmi untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta Sekolah Penyelenggara Program Gizi (SPPG) yang dibangun menggunakan anggaran negara (APBN).

“Jadi ini kombinasi antara nanti pengadaan APBN, tapi yang sekarang sudah ada di masyarakat itu adalah yang dibeli mitra-mitra, bukan Badan Gizi Nasional,” jelasnya.

Sertifikasi Libatkan BPJPH, BPOM, dan Kemenperin

Dalam hal jaminan mutu dan keamanan produk, BGN akan melibatkan berbagai lembaga negara. Untuk aspek kehalalan, BGN akan menggandeng BPJPH sebagai otoritas utama. Sementara untuk standar kebersihan atau higienis akan melibatkan BPOM, dan aspek Standar Nasional Indonesia (SNI) akan dikawal oleh Kementerian Perindustrian.

“Misalnya untuk higienis tentu saja harus dari BPOM, kemudian SNI harus dari Kementerian Perindustrian, kehalalan harus keluar dari BPJPH,” tegas Dadan.

Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaminan Halal Program MBG

Langkah cepat yang diambil oleh BPJPH dengan menurunkan tim langsung ke China dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin kehalalan dan keamanan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis. Isu sensitif seperti dugaan kandungan babi dalam food tray tentu harus dibuktikan secara ilmiah dan melalui prosedur audit resmi, bukan sekadar isu viral di media sosial.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas yang digulirkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, terutama di daerah terpencil dan dengan kondisi ekonomi terbatas. Karena itu, kepastian kehalalan baik dari makanan maupun alat penyajinya menjadi hal krusial untuk menjaga kepercayaan publik, khususnya umat Muslim di Indonesia.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • pssi

    John Herdman Siapkan Dua Asisten Asing, PSSI Pastikan Pelatih Lokal Tetap Masuk Tim

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bekerja sendirian dalam menakhodai skuad Garuda. PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) memastikan Herdman akan didampingi oleh sejumlah asisten pelatih, baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur kepelatihan Timnas Indonesia agar lebih solid dan berkelanjutan. Ketua BTN […]

  • 150 KK di Jateng Terima Bantuan Perbaikan RTLH, Total Alokasi Lebih dari Rp3 M

    150 KK di Jateng Terima Bantuan Perbaikan RTLH, Total Alokasi Lebih dari Rp3 M

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) di Jawa Tengah menerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah provinsi (pemprov) dan Baznas. Jumlah bantuan yang telah digelontorkan lebih dari Rp3 miliar. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, bantuan tersebut harapannya bisa membantu warga mengentaskan diri dari kemiskinan ekstrem. Ini juga menjadi upaya pemerintah […]

  • Pemkab Semarang Gunakan Mobil Skylift untuk Pemeliharaan PJU dan Traffic Light

    Pemkab Semarang Gunakan Mobil Skylift untuk Pemeliharaan PJU dan Traffic Light

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang gunakan mobil Skylift untuk pemeliharaan perlengkapan jalan. Sebagai contoh, perbaikan penerangan jalan umum (PJU) dan lampu pengatur lalu lintas (traffic light). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang melalui Sekretaris Djoko Nurjanto mengatakan, pengadaan mobil Skylift di tahun 2025 menggantikan kendaraan serupa tahun 2002. Penggantian ini dilakukan untuk mendukung proses […]

  • Anggota Satpol PP di Tangsel Nekat Jual Produk Kedaluwarsa, Kini Jadi Tersangka

    Anggota Satpol PP di Tangsel Nekat Jual Produk Kedaluwarsa, Kini Jadi Tersangka

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang anggota Satpol PP di Tangerang Selatan inisial A diciduk polisi setelah kedapatan menjual makanan dan produk kosmetik yang telah kedaluwarsa. Ia diamankan bersama dengan rekannya, SA yang turut berperan dalam penjualan produk-produk tersebut. Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Jumat (4/7/2025) di Kampung […]

  • virginia

    7 Fakta Menakjubkan Oposum Virginia, Mamalia Kuno yang Tahan Bisa Ular!

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Oposum Virginia (Didelphis virginiana) adalah salah satu hewan paling unik yang bisa ditemukan di Amerika Utara. Hewan berkantung ini tidak hanya menarik karena penampilannya yang khas, tetapi juga karena sejumlah fakta menakjubkan yang membuatnya berbeda dari mamalia lainnya. Bahkan, para ilmuwan menyebut bahwa oposum Virginia adalah “fosil hidup”, karena hampir tidak mengalami perubahan evolusioner […]

  • Jumlah Desa Mandiri Melonjak Selama Setahun, Pemprov Sebut Indikasi Pemerataan Pembangunan

    Jumlah Desa Mandiri Melonjak Selama Setahun, Pemprov Sebut Indikasi Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jumlah desa mandiri di Jawa Tengah mengalami lonjakan sejak 2025. Diketahui, pada akhir tahun 2025 mencapai 2.208 desa dari 1.530 desa pada tahun 2024. Lonjakan jumlah desa mandiri tersebut mengindikasikan keberhasilan pembangunan desa selama setahun terakhir. Harapannya, pembangunan desa di Jawa Tengah semakin merata, sehingga turut mendukung peningkatan kesejahteraan warganya. “Lonjakan desa mandiri […]

expand_less