Perbaikan Jalan Provinsi Jawa Tengah Terus Dikebut Sampai Akhir Tahun, Target 94 Persen Mantap
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 1 Okt 2025
- visibility 80

Foto: Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat melakukan peninjauan preservasi ruas Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, pada Selasa (30/9/2025) (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Perbaikan jalan provinsi masih akan terus dikebut sampai dengan akhir tahun 2025. Pasalnya, pembangunan jalan menjadi bagian program prioritas Pemprov Jateng dalam mendorong perbaikan infrastruktur.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan hal tersebut saat melakukan peninjauan preservasi ruas Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, pada Selasa (30/9/2025). Sementara, anggaran perbaikan jalan menggunakan APBD tahun 2025.
“Jadi tahun 2025 prioritasnya adalah infrastruktur, artinya infrastruktur jalan provinsi kita mantapkan,” kata dia.
Tak hanya terhadap jalan provinsi, perbaikan terhadap jalan di kabupaten/kota juga bakal dilakukan setelahnya. Adapun dana proyek tersebut berasal dari dana transfer daerah ke 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah dengan disesuaikan APBD.
Proyek pembangunan jalan ini dianggap penting dalam rangka menghubungan pusat-pusat ekonomi, sekaligus mendukung upaya swasembada pangan. Pada tahun ini, jalan provinsi ditargetkan berstatus mantap sebesar 94 persen.
Terkait Jalan Brigjen Sudiarto Semarang, ruas jalan tersebut adalah jalan strategis yang menghubungkan Demak dan Grobogan. Pemeliharaan ruas jalan Brigjen Sudiarto sepanjang 3 km, terbagi atas pekerjaan pembetonan sepanjang 2 km dan pengaspalan sepanjang 1 km.
Proyek preservasi ruas jalan Brigjen Sudiarto bertujuan memperbaiki kondisi jalan yang rusak dan sering tergenang, serta drainase yang dianggap kurang baik. Pengerjaan ini adalah bagian dari rehabilitasi Jalan Semarang-Godong dengan total panjang sekitar 5,9 km.
“Aspal pasti rusak kalau terkena genangan air yang lama. Kalau tidak dinaikkan elevasinya, maka akan tergenang terus. Ada gangguan dan membuat tidak nyaman pengguna jalan,” ungkap, Hanung Triyono dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (PUBMCK) Jateng.
“Ini paket pekerjaan ruas Jalan Brigjen Sudiarto. Setelah ini ada ruas Semarang-Godong. Diharapkan dari 5,9 km itu, kondisinya mantap. Nanti ada paket tersendiri untuk Jalan Semarang-Godong,” bebernya lagi. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

