Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Jum, 24 Okt 2025
- visibility 104

Foto: Agustina Wilujeng dan Mr. Dominic Jermey (Sumber: Dok. Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang sedang menjajaki potensi kerja sama bilateral dengan Inggris dalam hal inovasi pengelolaan sampah.
Kerja sama ini melanjutkan kemitraan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer yang akan berfokus pada pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, keamanan dan pertahanan, serta masyarakat dan sosial.
Wali Kota Agustina pun turut menyambut hangat kedatangan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Mr. Dominic Jermey baru-baru ini. Adapun salah satu agenda dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan inovasi masalah sampah agar bernilai ekonomi.
Pihaknya turut menerima tiga buah kursi produk daur ulang berbahan residu sampah dari Parongpong Raw Lab, hasil Program FutureGen for Change. Program kerja sama antara Pemerintah Inggris dengan Pijar Foundation ini bertujuan mencari solusi inovatif untuk masalah perkotaan.
Diketahui, Parongpong merupakan salah satu dari enam startup pemenang yang fokus pada pengelolaan sampah di Semarang.
“Kemudian membawa produk sampah yang menjadi furniture, itu kemudian kesempatan pertamanya itu diberikan kepada Kota Semarang,” kata Agustina dalam kesempatan tersebut.
“Ada kesempatan, opportunity secara ekonomi yang bisa diambil. Kalau kita punya jati barang yang sudah penuh sesat dengan sampah, ternyata kita bisa memanfaatkan menjadi sebuah bisnis,” lanjut dia lagi.
Tak hanya mencari solusi dalam penanganan masalah sampah di perkotaan, Duta Besar Inggris dan Wali Kota Semarang juga membahas upaya penanganan banjir. Keduanya bakal memperkuat hubungan kemitraan dalam City Summit Water Resilience di London.
“Banjir juga sama. Jadi di bulan ke dua, bulan Desember, ada City Summit Water Resilience di London. Kami juga mendapatkan undangan, mudah-mudahan di sana kita bisa mengelola air,” kata Agustina.
“Sehingga tidak menjadi banjir yang mengerikan, tetapi bisa ditampung, dan menjadi sebuah sumber air yang bisa dimanfaatkan,” tandasnya.
Sementara itu, Duta Besar Inggris, Mr. Dominic Jermey turut mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan ini.
“Senang sekali saya dapat mengunjungi Semarang, Jawa Tengah. Ini adalah kunjungan resmi pertama saya ke Semarang. Kami memilih Semarang karena pimpinan kota Semarang telah menghubungi kami,” ujar Dominic. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

