MPP di Kota Semarang Tuai Apresiasi Dua Menteri, Pelayanan Cepat dan Bebas Pungli
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Jum, 7 Nov 2025
- visibility 68

Foto: Kunjungan Kemendagri dan Kementerian PKP di Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kota Semarang (Sumber: Dok. Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kota Semarang mendapatkan apresiasi langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait menyebutkan bahwa pihaknya terkesan dengan kecepatan dan keramahan petugas di MPP Kota Semarang. Terlebih, paling terpenting adalah pelayanan di sana bebas dari pungutan liar (pungli).
“Bagus sekali ya, karena ini menunjukkan di sini tidak ada pungli, cepat, ramah. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih cepat lagi. Surabaya bisa 15 menit, mudah-mudahan Semarang bisa lebih cepat dari Surabaya,” kata dia saat melakukan kunjungan kerja di MPP Kota Semarang, Rabu (5/11/2025).
Lebih lanjut, ia turut mengapresiasi adanya layanan BPHTB dan PBG gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, langkah ini menjadi wujud perhatian pemerintah kepada warganya dengan menghadirkan kebijakan yang memudahkan seluruh masyarakat.
“Saya senang karena di sini BPHTB, PBG buat rakyat sudah gratis, dan prosesnya cepat, satu hari. Tapi kalau bisa dipercepat lagi supaya rakyat tidak perlu bolak-balik, biar happy,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menyoroti suasana MPP yang nyaman. Ia mengatakan, pemerintah harus bisa menghadirkan tempat pelayanan dengan mengedepankan keterbukaan, keramahan, dan mengerti kebutuhan warganya.
“Tolong dibuat suasananya lebih nyaman, rapi. Orang datang harus merasa disambut, bukan seperti masuk kandang macan. Pelayanannya sudah baik, tapi tetap bisa ditingkatkan,” kata Tito.
Menanggapi hal tersebut, Agustina Wilujeng, Wali Kota Semarang berterima kasih atas pujian dan apresiasi dari kementerian. Pihaknya juga akan menindaklanjuti usulan agar MPP bisa dipindah ke Gedung Juang agar terasa lebih nyaman.
“Alhamdulillah kami senang sekali mendapat apresiasi. Senang juga karena MPP nyaman, tadi juga mendapatkan pujian dari masyarakat yang sedang mengurus. Tidak ada pungli, cepat, tidak ada preman, dan semua pelayanannya ramah,” ujar Agustina.
“Pesan dari beliau akan kami tindak lanjuti. Tahun depan, MPP akan pindah ke Gedung Juang. Di sana suasananya akan dibuat lebih nyaman, lebih ‘homy’, seperti di bank. Supaya warga merasa betul-betul dilayani,” tambahnya. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

