Penyuluh Pertanian Lapangan di Rembang Akan Jadi Pegawai Pemerintah Pusat
- account_circle Ilham Wiji
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025
- visibility 64

Foto : Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto. (Sumber. Mitrapost.com/ Ilham)
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Rembang akan jadi pegawai Pemerintah Pusat di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.
Hal itu sesuai dengan tindak-lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang pengalihan status Kepegawaian Penyuluh Pertanian ASN dari Pemerintah Daerah ke Kementerian Pertanian.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menyebut bahwa penyuluh pertanian lapangan dari Rembang yang akan ditarik Kementan Republik Indonesia sebanyak 83 pegawai.
“Terkait dengan penyuluhan, jadi kita ada 83 personel penyuluh yang akhir tahun ini akan beralih ke pegawai pusat,” kata Agus.
Meskipun bakal ditarik oleh Kementan RI, penyuluh pertanian lapangan tersebut tetap bertugas mendampingi petani di desa-desa Kabupaten Rembang. Proses transisi itu, akan diikuti dengan berbagai penyesuaian juga.
“Tetapi secara kedinasan atau tugas tetap mendampingi petani kita di Kabupaten Rembang,” jelasnya.
“Hanya saja nanti secara pertanggung jawaban langsung ke Kementerian secara koordinasi dengan dinas teknis yang ada di Kabupaten Rembang,” lanjutnya.
Agus berharap untuk semangat pelayanan PPL ke depan tetap terus ditumbuhkan. Menurutnya, untuk saat ini peran penyuluh cukup vital untuk mewujudkan swasembada pangan.
“Kita sangat sadar betul betapa besar peran penyuluh-penyuluh kita untuk memajukan pertanian di Kabupaten Rembang,” pungkasnya.
Berdasarkan data Distanpang Rembang per bulan Oktober 2025, luas tanam padi telah mencapai 2.992 hektar. Agus memperkirakan di akhir bulan Desember nanti, lahan sawah padi akan ditanami semua. (Adv)
- Penulis: Ilham Wiji

