Pemkab Rembang Percepat Pembentukan Desa Tangguh Bencana
- account_circle Agriantika Fallent
- calendar_month Rab, 26 Nov 2025
- visibility 49

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati /rembangkab
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus mempercepat pembentukan desa tangguh bencana (Destana).
Targetnya, destana bisa terbentuk di 100 desa di tahun 2026 sebagaimana yang termuat dalam RPJMD 2021–2026.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati mengatakan bahwa hingga tahun ini, sudah ada 32 desa tangguh bencana yang terbentuk. Nantinya jumlah destana akan terus ditambah untuk memperluas ketangguhan desa rawan bencana.
“Destana di Kabupaten Rembang sampai tahun ini baru terbentuk 32 desa,” ujarnya.
Pembentukan destana ditargetkan melalui skema Penilaian Ketangguhan Desa (PKD).
“Target kami pada 2026 adalah 100 desa tangguh bencana melalui PKD, sesuai RPJMD 2021–2026,” jelasnya.
Sebagai informasi, PKD merupakan proses penilaian komprehensif untuk mengukur kapasitas suatu desa dalam menghadapi bencana.
Penilaian dilakukan berdasarkan lima komponen utama, meliputi kualitas dan akses layanan dasar, regulasi kebencanaan, pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan darurat, serta kesiapsiagaan pemulihan. Melalui proses tersebut, desa dapat dikategorikan sebagai destana pratama, madya, maupun utama. (Adv)
- Penulis: Agriantika Fallent
- Editor: Agriantika Fallent

