Persoalan Backlog Rumah di Jateng Diperkirakan Teratasi dalam 5 Tahun ke Depan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Kam, 11 Des 2025
- visibility 62

Foto: Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Backlog rumah di Jawa Tengah sempat mencapai 1.332.968. Persoalan ini diperkirakan bakal teratasi dalam jangka waktu lima tahun ke depan.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, bahwasanya jumlah tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan. Di tahun 2025 ini, ada sebanyak 161.340 unit rumah yang telah dibangun di wilayahnya.
Lebih lanjut, upaya penyelesaian backlog perumahan membutuhkan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, serta pihak organisasi masyarakat dan swasta.
“Penyelesaian angka backlog perumahan ini akan dilaksanakan, dengan pembagian peran penyelesaian, antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/ kota, desa/ kelurahan, pengembang, NGO, CSR perusahan, dan swadaya,” beber dia saat menerima kunjungan kerja Komisi VI DPR RI pada Rabu (10/12/2025).
Terkait data backlog, Pemprov Jateng aktif melakukan penyesuaian dengan berkoordinasi secara intens bersama kabupaten/ kota sampai level desa/ kelurahan. Selain itu, pihaknya juga emanfaatan aplikasi Simperum dalam pengolahan data backlog perumahan di Provinsi Jawa Tengah.
Pemprov Jateng juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi. Melalui Program KKN Tematik bakal dilakukan review terhadap data-data backlog perumahan, sampai level desa.
Sementara itu, dalam percepatan penanganan backlog, pihaknya juga aktif mencari, mencanangkan, dan mengoptimalkan Collaboration Funding untuk melaksanakan program-program perumahan di Jawa Tengah. Semen Indonesia Holding juga menawarkan inovasi bata interlog. Inovasi ini dinilai dapat mempercepat pembangunan hunian. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

