10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 29 Des 2025
- visibility 39

Foto: ilustrasi (sumber: istock)
Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 10 pelajar dari Jawa Barat (Jabar) nekat menerobos pagar pembatas di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan. Aksi tersebut diduga dipicu lantaran anak-anak tersebut tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk.
Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di sisi selatan area Candi Prambanan. Para pelajar yang menerobos tersebut berasal dari Desa Cibadak, Kabupaten Sukabumi yang statusnya masih siswa SMP-SMA.
“Mereka masuk ke area candi karena ingin melihat langsung Candi Prambanan dan berfoto, namun tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk. Proses pembinaan dilakukan dengan pendampingan Dinas Sosial Kabupaten Klaten, serta relawan terkait,” ungkap dia, dikutip Detik.
Aksi tersebut langsung ditangani oleh Polsek Prambanan bersama Dinas Sosial Kabupaten Klaten. Mereka kemudian dilakukan pembinaan dengan pendekatan persuasive dan edukatif agar kejadian serupa tidak terulang.
“Diserahkan untuk dilakukan pendataan serta pembinaan ke Polsek. Bersama personel kepolisian, Bhabinkamtibmas, dan unsur terkait segera mendatangi lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” terang Nyoto.
“Setelah dilakukan pembinaan, para pelajar menyatakan menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

