Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Objek Wisata Guci Ditutup Sementara Imbas Banjir, Perbaikan Menunggu Cuaca Membaik

Objek Wisata Guci Ditutup Sementara Imbas Banjir, Perbaikan Menunggu Cuaca Membaik

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • visibility 14

Tegal, Kabarjatengterkini.com – Aktivitas wisata di pemandian panas Guci Tegal kembali dihentikan sementara. Penutupan temporer ini dilakukan imbas terjangan banjir bandang beberapa waktu lalu hingga menyebabkan kerusakan parah.

Adapun sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan di antaranya Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Barokah. Selain itu, sebanyak tiga jembatan juga putus, serta satu alat berat hanyut terbawa arus banjir.

Sementara, upaya perbaikan di titik-titik tersebut baru dilakukan menunggu cuaca membaik dan tidak ada risiko banjir susulan.

“Sementara di titik tersebut belum dilakukan pembenahan, menunggu cuaca baik. Kalau saat ini rencananya bangunan penahan aliran air di Permadi (diberi) bronjong,” kata Kepala BPBD Jateng, Bergas C Penanggungan, Minggu (25/1/2026), dikutip Detik.

“Kemudian, pemasangan jembatan Bailey di jembatan jedor. Kalau penanganan jembatan Guci menunggu cuaca landai,” lanjut dia.

Saat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) sedang melakukan pembersihan lumpur, kayu, dan sampah yang menyumbat aliran sungai. Pasalnya, alirannya mengalami perubahan akibat sumbatan material banjir bandang.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak mendekati aliran sungai karena dinilai masih rawan. Objek wisata Guci juga ditutup sementara demi keselamatan pengunjung.

“Aktivitas wisata di beberapa titik terdampak dihentikan sementara demi keselamatan pengunjung,” ungkap Bergas.

“Imbauan kepada masyarakat dan pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan serta menjauhi aliran sungai,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang kembali menerjang wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah, bahkan sejumlah titik lokasi wisata rata dengan tanah.

Menurut informasi, banjir bandang bermula pada Jumat (23/1/2026) saat debit air Kali Gung meningkat usai hujan deras, kemudian meluap. Luapan air sungai ini kemudian menerjang kawasan wisata Guci.

Pada Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, tinggi air dilaporkan mencapai sekitar tujuh meter dan menghantam jembatan. Arus air yang datang tersebut sangat deras, serta bercampur lumpur dan pasir. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • 41 Warga di 8 Kecamatan Demak Dapat Bantuan Perbaikan RTLH

    Puluhan Warga di 8 Kecamatan Demak Dapat Bantuan Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Puluhan warga di delapan kecamatan yang ada di Demak mendapatkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Totalnya ada sebanyak 41 penerima manfaat yang mendapatkan bantuan senilai Rp15 juta. Bupati Demak Eisti’anah menjelaskan, bantuan ini disalurkan melalui program peningkatan kualitas perumahan. Harapannya, warga Demak memiliki rumah yang layak huni, sehingga berdampak pada […]

  • Warga Solo Kedapatan Curi Helm di Depan Kedai Mie Gacoan Langsung Diamankan Warga

    Warga Solo Kedapatan Curi Helm di Depan Kedai Mie Gacoan Langsung Diamankan Warga

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Seorang pria asal Laweyan, Kota Solo, diamankan massa setelah kedapatan mencuri helm di parkiran gerai mi Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Kejadian tersebut sempat terekam kamera dan videonya tersebar di media sosial. Aksi pencurian helm itu terjadi pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 11.30. WIB. Pelaku berinisial AN mengambil helm milik DA (30), warga Wonogiri, yang […]

  • Pemprov Jateng Tawarkan Kerja Sama Green Industry pada Kesultanan Brunei

    Pemprov Jateng Tawarkan Kerja Sama Green Industry pada Kesultanan Brunei

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menawarkan kerja sama terkait green energy dan green industry dengan Kesultanan Brunei Darussalam. Salah satunya, dalam mengembangkan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang. “Gubernur menghendaki semua kawasan industri itu musti menggunakan green industry,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko. Tak hanya membuka peluang […]

  • Aksi Tanam Pohon di Waduk Mrica Bisa Bermanfaat Cegah Erosi dan Sedimentasi

    Aksi Tanam Pohon di Waduk Mrica Bisa Bermanfaat Cegah Erosi dan Sedimentasi

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Aksi penanaman pohon buah dilakukan di Kawasan Waduk Jendral Sudirman atau Waduk Mrica, Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara baru-baru ini. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyebutkan, penanaman pohon dilakukan untuk mencegah erosi dan sedimentasi. Pihaknya turut merasa prihatin dengan tingginya sedimentasi di waduk […]

  • naik

    Bantah Isu Dana Reses Naik Rp756 Juta, Sufmi Dasco Jelaskan Kenaikan Rp702 Juta

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, baru-baru ini memberikan penjelasan terkait isu mengenai kenaikan dana reses bagi anggota DPR periode 2024-2029. Isu tersebut mencuat setelah dana reses anggota DPR RI pada periode sebelumnya (2019-2024) yang sempat diumumkan di angka Rp400 juta, kini mengalami penyesuaian hingga mencapai Rp702 juta pada periode mendatang. Menanggapi kabar […]

  • Produksi Garam di Jateng Berpotensi Besar Dukung Swasembada, Pemprov Siap Kolaborasi dengan Swasta

    Produksi Garam di Jateng Berpotensi Besar Dukung Swasembada, Pemprov Siap Kolaborasi dengan Swasta

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Semarang, KabarJatengTerkini.com – Produksi garam di Jawa Tengah (Jateng) memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Potensi ini menarik minat investor untuk memperluas industri, sekaligus meningkatkan produksi nasional dalam mendukung swasembada. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko menyebutkan, potensi ini perlu dikembangkan lantaran produksi garam di Indonesia masih minim, […]

expand_less