Thong-thong Lek Bakal Digelar Saat Ramadan, Tetap Tonjolkan Konsep Tradisional
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 8

Foto: Thong-thong Lek (Sumber: Pemprov jateng)
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Tradisi thong-thong lek di Rembang bakal kembali digelar pada momen Ramadan tahun ini. Penampilan tersebut rencananya akan dipertontonkan pada tanggal 17 Maret 2026 mendatang.
Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyampaikan, pola pelaksanaan thong-thong lek tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Peserta akan berkeliling agar kemeriahannya turut dirasakan oleh masyarakat luas.
“Insyaallah tetap keliling. Tahun kemarin kita sudah mengadakan keliling, tahun ini juga kembali digelar. Untuk rutenya masih dalam pembahasan, tapi kemungkinan besar masih sama seperti tahun kemarin,” ujar wabup, saat ditemui di kantor bupati setempat, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, thong-thong lek sudah menjadi identitas budaya lokal dan daya tarik Kabupaten Rembang. Sehingga, penyelenggaraan thong-thong lek bukan sekadar hiburan tahunan belaka, melainkan bagian dari upaya pelestarian warisan budaya daerah.
Pihaknya ingin konsep pertunjukan tetap mengedepankan penggunaan alat musik sederhana, serta melibatkan kreativitas warga. Menurutnya, tidak perlu terlalu banyak memanfaatkan musik elektrik yang lebih modern untuk menonjolkan konsep tradisional ini.
“Pertimbangan kami menggelar thong-thong lek ini karena merupakan warisan budaya dan tradisi Ramadan di Kabupaten Rembang yang harus kita lestarikan bersama. Kita tetap mengutamakan konsep tradisionalnya,” imbuhnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

