Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Rembang Dipastikan Tetap Sama

Tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Rembang Dipastikan Tetap Sama

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
  • visibility 75

Rembang, Kabarjatengterkini.com Tarif pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2026 dipastikan masih sama seperti sebelumnya. Hal itu berlaku bagi masyarakat yang melakukan pembayaran periode April-Desember 2025.

“Yang kemarin (membayar pajak) April sampai Desember 2025 itu dipastikan tidak ada kenaikan. Yang dibayarkan mereka tahun kemarin dengan tahun sekarang akan sama,” jelas Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Rembang, Hadi Jatmiko.

Bagi masyarakat yang melakukan pembayaran periode Januari hingga Maret 2025 kena program relaksasi Diskon Merah Putih 13,94 persen. Kemudian, pembayaran pada April hingga Desember 2025 dilakukan secara penuh tanpa diskon, termasuk pajak opsen.

Ia menjelaskan, penerapan besaran pajak opsen atau tambahan PKB sebenarnya telah berlaku sejak 5 Januari 2025 sebesar 66 persen.

Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Sebelumnya, muncul persepsi adanya kenaikan PKB oleh wajib pajak yang sebelumnya membayar saat masa diskon 13,94 persen. Menurutnya, perbandingan antara pembayaran dengan potongan dan pembayaran penuh terkesan nominalnya naik, padahal tarif dasarnya tidak berubah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memberikan stimulus berupa diskon PKB sebesar 5 persen yang berlaku mulai 20 Februari hingga 30 Desember 2026.

“Dengan adanya diskon 5 persen ini, masyarakat yang sebelumnya membayar pajak secara penuh akan merasakan penurunan besaran pajak. Namun, masyarakat yang sebelumnya dapat Diskon Merah Putih tetap merasa ada kenaikan karena sebelumnya dapat 13,94 persen, sekarang hanya 5 persen,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaet Champion Lokal, Pemprov Terus Upayakan Harga Cabai di Pasar Stabil

    Gaet Champion Lokal, Pemprov Terus Upayakan Harga Cabai di Pasar Stabil

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya mengendalikan harga cabai di pasar. Sampai saat ini, terpantau harga cabai keriting di Jawa Tengah tetap berkisar di angka sekitar Rp50 ribu. Tak hanya itu, harga cabai keriting dan cabai rawit juga disebut memengaruhi deflasi pada Agustus 2025, masing-masing minus 0,01 persen dan minus 0,07 persen. Hal […]

  • Stok Elpiji di Jateng Dinilai Aman, Masih 6 Kali Lipat dari kebutuhan

    Stok Elpiji di Jateng Dinilai Aman, Masih 6 Kali Lipat dari kebutuhan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Stok gas elpiji di Jawa Tengah dinilai masih aman, bahkan terhitung masih 6 kali lipat dari kebutuhan normal. “Sudah kita lakukan pengecekan ketersediaan elpiji. Ketersediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah sangat cukup,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu (8/4/2026). Berdasarkan data per 7 April 2026, persediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah mencapai […]

  • Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Petani di Klaten didorong menerapkan Trap Barrier System (TBS) untuk menekan sebaran hama tikus di sawah. Pasalnya, hama menjadi salah satu penghambat pertumbuhan padi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan. Menurutnya, pengendalian hama perlu dilakukan untuk mencegah kerugian dan memastikan produk pertanian berkualitas. […]

  • greenpeace

    Greenpeace Sebut Banjir Bandang di Sumatera Akibat Kegagalan Negara, Tiga Menteri Diminta Mundur

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Sumatera, Indonesia – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, menewaskan lebih dari 700 orang, bukan sekadar bencana alam biasa. Menurut Greenpeace Indonesia, tragedi ini adalah bukti nyata kegagalan negara dalam menjaga lingkungan dan memicu tuntutan pertanggungjawaban dari tiga menteri terkait. Koordinator Kampanye Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, secara tegas […]

  • sudamala

    Sudamala Resort Luncurkan Program Konservasi Terumbu Karang di Flores: Selamatkan Ekosistem Laut Indonesia

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Komitmen terhadap kelestarian lingkungan kembali diperlihatkan sektor pariwisata. Sudamala Resort Seraya, yang terletak di Pulau Seraya Kecil, Flores, resmi meluncurkan program konservasi terumbu karang. Inisiatif ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Yayasan Sudamala Bumi Insani (YSBI) dan organisasi lingkungan Blue Harmony Bali. Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk melindungi dan […]

  • Siswa SMK Kudus Minta Dana MBG Dialokasikan untuk Kesejahteraan Guru, JPPI : Tamparan Bagi Pemerintah

    Siswa SMK Kudus Minta Dana MBG Dialokasikan untuk Kesejahteraan Guru, Ini Kata JPPI

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kudus, Kabarjatengterkini.com – Heboh surat terbuka dari seorang siswa SMK NU Miftahul Falah Kudus, Muhammad Rafif Arsya Maulidi, kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Surat tersebut berisi permintaan pengalokasian anggaran program MBG untuk kesejahteraan guru. Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji turut menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan bahwa surat tersebut merupakan bentuk kepekaan […]

expand_less