Stok Elpiji di Jateng Dinilai Aman, Masih 6 Kali Lipat dari kebutuhan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 5

Foto: Stok LPG di Jateng (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Stok gas elpiji di Jawa Tengah dinilai masih aman, bahkan terhitung masih 6 kali lipat dari kebutuhan normal.
“Sudah kita lakukan pengecekan ketersediaan elpiji. Ketersediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah sangat cukup,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu (8/4/2026).
Berdasarkan data per 7 April 2026, persediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah mencapai 14.833 metrik ton. Adapun total pangkalan elpiji di Jawa Tengah sekitar 54.235 lokasi atau 21% dari total secara nasional.
Pengecekan langsung ke lapangan juga bakal sering dilakukan oleh Pemprov Jateng untuk memastikan kesediaan gas elpiji, sekaligus mencegah adanya tindakan ilegal, seperti penimbunan hingga pengoplosan.
Lebih lanjut, Luthfi mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying ditengah isu kelangkaan.
“Tidak perlu panik. Saya ulangi, ketersediaan elpiji kita cukup enam kali lipat dari normal,” ujarnya.
Selain itu, pemantauan distribusi elpiji subsidi 3 kg akan terus dilakukan oleh dinas terkait bersama Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng. Ini dilakukan agar penyaluran elpiji subsidi tepat sasaran.
“Jangan sampai elpiji 3 kg itu digunakan untuk usaha laundry, perusahaan, dan sebagainya. Itu yang harus kita lakukan operasi dan penertiban, termasuk tindakan ilegal seperti disuntik atau penimbunan. Jadi ketersediaan, distribusi, dan keterjangkauan menjadi tiga hal penting,” jelasnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

