Pemprov Jateng Targetkan 1 Ribu Pemasangan Sambungan Listrik Gratis untuk Masyarakat Miskin
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 27 Agu 2025
- visibility 102

Foto: Pemprov Jateng Targetkan 1 Ribu Pemasangan Sambungan Listrik Gratis untuk Masyarakat Miskin (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Pemasangan 1 ribu sambungan listrik gratis 450VA untuk masyarakat miskin di Jawa Tengah ditargetkan selesai sepanjang tahun 2025. Ini merupakan salah satu program Pemprov Jateng lewat Dinas ESDM Jateng yang dibiayai oleh APBD.
“Pemasangannya dari dana APBD Provinsi Jateng, bekerja sama dengan PT PLN,” kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng, Agus Sugiharto, Selasa (26/8/2025).
Selain pemasangan 1 ribu sambungan dari APBD, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral rencananya juga akan mengalokasikan 25 ribu sambungan listrik kepada masyarakat miskin di Jawa Tengah untuk tahun ini.
Pihaknya mengusulkan pada PT PLN UID Jateng-DI Yogyakarta agar pemasangan listrik bisa menggunakan konsep prabayar atau token pulsa. Sehingga, masyarakat miskin yang belum bisa membeli token dalam kurun waktu tertentu, tidak berdampak pada pencabutan sambungan listrik.
“Jadi sambungan listrik yang diisi pulsa. Kalau yang pascabayar yang bulanan, itu risikonya kalau tiga bulan tidak bayar bisa dicabut. Sedangkan warga miskin kita kan tidak semua mampu melakukan pembayaran listrik tepat waktu, karena kondisi ekonomi,” jelasnya.
Program ini ditujukan untuk masyarakat miskin, sehingga harapannya dimaksimalkan bagi masyarakat yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
GM PT PLN UID Jateng-DI Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi menegaskan komitmennya dalam menyediakan listrik bagi masyarakat miskin. Pihaknya juga mendukung penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Jateng untuk menunjang infrastruktur kendaraan listrik.
“Jadi yang terbaru, kami kerja sama dengan Dinas ESDM Jateng, untuk mendorong kelengkapan kendaraan listrik. Menginisiasi pemasangan fast charger di lingkungan kantor ESDM Jateng 30 KW, dengan metode sharing listrik,” katanya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

