Bupati dan Wali Kota di Jateng Diminta Fokus pada Pemulihan Daerah Pascademo
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sab, 6 Sep 2025
- visibility 84

Foto: Ahmad Luthfi (Sumber: Dok. Pemprov jateng)
Kabarjatengterkini.com – Seluruh bupati dan wali kota di Jawa Tengah diminta untuk fokus pada percepatan pemulihan daerah pasca aksi demonstrasi yang terjadi beberapa hari lalu. Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi baru-baru ini.
Ahmad Luthfi meminta kepala daerah untuk segera melakukan perbaikan fisik bagunan yang rusak, serta fasilitas yang dicorat-coret massa. Pasalnya, aksi demonstrasi yang terjadi, mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan yang tersebar di 16 kabupaten/kota.
“Segera lakukan perbaikan. Didata dan jika nanti ada yang kurang, bisa disampaikan ke Pemerintah Provinsi. Jika memang diperlukan, dibantu,” kata Ahmad Luthfi, Kamis (4/9/2025).
Lebih lanjut, ia juga meminta bupati dan wali kota untuk memasifkan kegiatan positif yang melibatkan masyarakat sesuai kearifan lokal daerah masing-masing. Tujuannya, untuk meningkatkan rasa kebersamaan, persaudaraan, serta mempererat hubungan emosional antarwarga.
Bupati dan wali kota harus tetap menjalin komunikasi dengan Kapolres dan Dandim setempat terkait potensi kerawanan aksi kericuhan, serta cara-cara penangannya. Jalinan komunikasi ini untuk memastikan kondusivitas di wilayah masing-masing.
Selain itu, pihaknya meminta upaya kepala daerah setempat untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pihak kampus.
Dengan upaya-upaya di atas, harapannya, situasi di Jawa Tengah kembali damai dan kondusif. Serta, pelayanan publik tetap berjalan normal. Situasi yang aman dan damai merupakan salah satu faktor pendorong agar investor tetap menanamkan dananya di Jateng.
“Pelayanan pada masyarakat tidak boleh terganggu. Di sisi lain, jaminan keamanan dan ketertiban jadi daya tarik investasi. Apalagi pertumbuhan ekonomi Jateng 5,28%, atau di atas angka nasional. Tidak boleh terganggu,” tegasnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

