Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Massa Pro Palestina Gagalkan Etape Terakhir Vuelta a Espana

Ribuan Massa Pro Palestina Gagalkan Etape Terakhir Vuelta a Espana

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 133

Kabarjatengterkini.com, Madrid, Spanyol – Unjuk rasa besar-besaran pro Palestina mengguncang ibu kota Spanyol, Madrid, pada Minggu (14/9/2025), memaksa penyelenggara membatalkan etape terakhir balapan sepeda bergengsi Vuelta a Espana.

Ribuan pengunjuk rasa menyerbu jalur yang seharusnya menjadi tempat para pesepeda menyelesaikan perlombaan, mengubah atmosfer balapan menjadi arena solidaritas politik internasional.

Peristiwa ini menarik perhatian dunia, bukan hanya karena dampaknya terhadap ajang olahraga besar, tetapi juga karena tingginya intensitas dukungan masyarakat Spanyol terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Ribuan Massa Penuhi Jalur Balap di Madrid

Dikutip dari AFP, ribuan demonstran pro Palestina memadati pusat kota Madrid, khususnya di Gran Via, lokasi utama etape penutup Vuelta a Espana 2025. Demonstran merobohkan pembatas jalan, meneriakkan slogan-slogan boikot terhadap Israel, dan memenuhi udara dengan asap berwarna hijau dan merah—warna yang identik dengan bendera Palestina.

Aksi tersebut terjadi saat para pesepeda berada sekitar 56 kilometer dari garis finis. Karena alasan keamanan dan ketertiban, balapan akhirnya dihentikan dan dibatalkan.

Balapan Dibatalkan, Jonas Vingegaard Juara Tanpa Selebrasi

Dengan keputusan pembatalan etape terakhir, pembalap asal Denmark Jonas Vingegaard, yang telah unggul 1 menit 16 detik atas Joao Almeida, resmi dinobatkan sebagai juara Vuelta a Espana 2025. Ini adalah kemenangan perdananya di ajang Vuelta, setelah sebelumnya dua kali menjuarai Tour de France.

Namun, kemenangan itu terasa pahit. Penyelenggara memutuskan untuk tidak mengadakan prosesi podium, sehingga para pemenang tidak mendapatkan momen selebrasi di hadapan publik.

“Sayang sekali momen abadi seperti itu direnggut dari kami,” ujar Vingegaard dengan nada kecewa.
“Saya sangat menantikan untuk merayakan kemenangan ini bersama tim dan para penggemar. Setiap orang berhak untuk berunjuk rasa, tetapi tidak dengan cara yang memengaruhi atau membahayakan balapan kami,” tambahnya.

Polisi Terlibat Bentrokan, Demonstran Klaim “Palestina Menang”

Bentrokan sempat terjadi di sekitar Stasiun Atocha, salah satu titik konsentrasi demonstran. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, karena jumlah pengunjuk rasa terus bertambah dan tekanan publik meningkat, pihak kepolisian akhirnya membuka jalan dan membiarkan massa mengambil alih rute balap.

Keputusan untuk membatalkan etape balapan disambut sorak sorai oleh para pengunjuk rasa, yang meneriakkan yel-yel seperti “Palestina memenangkan Vuelta ini!”

Penolakan terhadap Tim Israel-Premier Tech

Sejak awal Vuelta a Espana 2025, sejumlah etape sudah menghadapi gangguan akibat protes yang menentang partisipasi tim Israel-Premier Tech, sebuah tim balap sepeda swasta yang mewakili Israel. Para aktivis menganggap keikutsertaan tim tersebut sebagai bentuk legitimasi terhadap tindakan Israel dalam konflik di Gaza.

Demonstrasi pada etape terakhir menjadi puncak dari rangkaian protes yang telah berlangsung selama beberapa hari sebelumnya.

Dukungan Terbuka dari Pemerintah Spanyol

Yang menarik, unjuk rasa ini bukan hanya mendapat dukungan dari masyarakat sipil, tetapi juga dari kalangan pemerintah. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez bahkan menyatakan rasa bangganya terhadap protes damai tersebut.

“Saya merasa bangga melihat bagaimana masyarakat kami menyuarakan solidaritas terhadap Palestina,” kata Sanchez dalam pernyataan resminya.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Spanyol dari partai sayap kiri, Yolanda Diaz, mengunggah pernyataan tegas melalui akun Instagram-nya. Ia mengatakan bahwa Israel tidak seharusnya diizinkan mengikuti ajang olahraga internasional jika terus melakukan aksi yang ia sebut sebagai “genosida” terhadap warga Palestina.

“Masyarakat Spanyol telah memberi pelajaran kepada dunia dengan melumpuhkan Vuelta,” tulis Diaz.
Sebelumnya, Diaz juga telah dilarang masuk Israel karena kritik kerasnya terhadap operasi militer di Gaza.

Peristiwa ini menandai babak baru dalam keterlibatan publik Eropa, khususnya Spanyol, dalam isu Palestina. Aksi besar-besaran yang berdampak langsung pada ajang olahraga internasional seperti Vuelta a Espana menunjukkan bahwa dukungan terhadap Palestina kini telah meluas ke berbagai lini kehidupan, termasuk olahraga.

Meski mengorbankan momen puncak dalam dunia balap sepeda, protes ini berhasil menarik perhatian dunia terhadap isu yang lebih besar: krisis kemanusiaan di Palestina.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muncul Aduan Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo saat Penyerahan SK Kemendikbud

    Muncul Aduan Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo saat Penyerahan SK Kemendikbud

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Muncul aduan dugaan pengeroyokan di Keraton Solo sebelum penyerahan SK dari Kementerian Kebudayaan pada Minggu (18/1/2026) lalu. Pengeroyokan itu ditargetkan terhadap salah satu anggota tim keamanan Pakubuwono XIV Purboyo. Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Surakarta Ajun Komisaris Sudarmianto membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya sampai saat ini masih mendalami laporan itu, namun […]

  • Mark Zuckerberg

    Mark Zuckerberg Rogoh Rp1,6 Triliun Demi Rekrut Ilmuwan AI, Ini Ambisi Besar Meta

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 231
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Dunia teknologi kembali diguncang oleh langkah agresif CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang dilaporkan menggelontorkan dana hingga USD 100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun untuk merekrut ilmuwan kecerdasan buatan (AI) kelas dunia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Meta dalam memperkuat divisi barunya yang bernama Superintelligence Labs. Divisi ini memiliki misi ambisius: […]

  • olahraga

    Olahraga Ringan yang Bisa Bikin Panjang Umur, Gak Perlu ke Gym!

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Siapa bilang untuk hidup sehat dan berumur panjang harus menghabiskan waktu berjam-jam di gym atau mengikuti program olahraga mahal? Faktanya, sejumlah penelitian ilmiah menyebutkan bahwa olahraga sederhana bisa memperpanjang umur hingga 6 tahun. Ya, hanya dengan melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin, kamu bisa memperbaiki kualitas hidup dan menambah harapan hidup secara signifikan. Penelitian: […]

  • macan tutul

    Macan Tutul Ditemukan di Bandung, Langsung Dikirim ke Cikananga untuk Rehabilitasi

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Macan tutul yang ditemukan di area Hotel Anugerah, Bandung, kini telah tiba di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga, Sukabumi, setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan penuh perawatan. Keputusan ini diambil setelah kondisi satwa tersebut dinyatakan membaik usai proses pembiusan yang dilakukan oleh pihak berwenang. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Agus Arianto, […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina dalam peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang /semarangkota

    Agustina Ajak Anak Muda Refleksi Perjuangan Pahlawan Pertempuran Lima Hari di Semarang

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina mengajak anak muda refleksi perjuangan pahlawan dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. Termasuk pahlawan yang berjuang dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang. Oleh karena itu, peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang digelar setiap tahun dengan maksud untuk memperkuat nilai patriotisme di kalangan masyarakat, khususnya anak muda. “Pertempuran Lima Hari […]

  • Respon Pihak PB XIV Purbaya Terkait Fadli Zon Masuk ke Panggung Sanggabuwan

    Respon Pihak PB XIV Purbaya Terkait Fadli Zon Masuk ke Panggung Sanggabuwan

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kunjungan Kementerian Kebudayaan bersama Pakubuwono XIV Mangkubumi ke Panggung Sanggabuwan mengundang polemik. Saat kunjungan tersebut, keduanya diketahui masuk ke dalam bangunan itu. Pengageng Sasana Wilapa dari pihak Pakubuwono XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay mengatakan, Panggung Sanggabuwani merupakan salah satu tempat yang sakral. Artinya, tidak sembarang orang bisa masuk ke menara tersebut tanpa […]

expand_less