Jawa Tengah Rencananya Bakal Punya Trek Pacuan Kuda Bertaraf Internasional
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 22 Sep 2025
- visibility 119

Foto: Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Sebuah trek pacuan kuda bertaraf internasional rencananya akan dibangun di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan ini dilakukan guna mewujudkan potensi Jawa Tengah menjadi sentra olahraga berkuda, seperti pacuan kuda dan equestrian
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi menyatakan akan mendukung penuh rencana ini. Terlebih, jika hal tersebut nantinya bisa mendatangkan manfaat bagi pembangunan di Jawa Tengah.
“Kami mendukung sekali, bila Jawa Tengah akan menjadi sentranya berkuda nasional,” ujar dia.
Menurutnya, pembangunan trek berkuda tersebut bisa mendatangkan tren olahraga baru. Apalagi, saat ini sudah banyak banyak bermunculan klub dan fasilitas berkuda di Jawa Tengah, seperti Santosa Stable di Kendal, serta Nirwana Stable dan MPS Stable di Semarang.
Sementara itu, terkait pembangunan trek pacuan kuda bertaraf internasional direncanakan dilakukan di Kabupaten Batang, tepatnya di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang.
“Nanti di areal khusus pariwisata, akan dikembangkan sportainment yang mencakup pacuan kuda, polo berkuda, equestrian, berkuda memanah. Ini akan menjadi magnet bagi Jawa Tengah,” terang Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), Aryo Djojohadikusumo.
Lokasi itu dinilai cukup strategis karena berada di antara jalur Jakarta dan Surabaya. Selain itu, KITB dekat dengan jalan tol Trans Jawa, sehingga memudahkan pengunjung dari luar kota untuk mencapai kawasan tersebut.
Aryo menjelaskan, studi kelayakan akan rampung akhir tahun ini, sementara pembangunan tahap 1 diperkirakan mulai tahun 2026 dan memakan waktu sekitar delapan bulan.
“Kami akan menyelesaikan studi kelayakan akhir tahun ini. Fase satu untuk trek pacuan kudanya akan dibangun kurang dari delapan bulan. Insyaallah akhir tahun depan (2026), bisa meresmikan dan melaksanakan pacuan kuda perdana,” terang Aryo. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

