Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » TKD Dipangkas, Kemendagri Beberkan Cara Tingkatkan Pendapatan Daerah

TKD Dipangkas, Kemendagri Beberkan Cara Tingkatkan Pendapatan Daerah

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • visibility 161

 

Kabarjatengterkini.com – Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan pendapatan daerah. Harapannya, ini bisa jadi solusi di daerah yang mengalami kebijakan pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat.

Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fathoni menyebutkan lima terobosan, seperti optimasilasi sumber pendapatan yang ada, seperti pajak restoran dan hotel.

Selain itu, ia mendorong Pemda bisa menambah sumber-sumber pendapatan daerah lainnya, sekaligus melibatkan para ahli guna peningkatan kapasitas SDM.

“Sebagaimana yang sedang kita laksanakan saat ini, dalam rangka peningkatan kapasitas SDM. Kegiatannya bisa dilaksanakan secara virtual, sehingga lebih banyak daerah yang dilibatkan,” kata Agus, saat Sosialisasi Pedoman Penyusunan APBD 2026, di Gedung Merah Putih Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Senin (20/10/2025) kemarin.

Selanjutnya, melakukan pengawasan dan evaluasi anggaran secara digital. Hal ini penting karena teknologi digital memungkinkan data tersaji secara real time, sehingga mengurangi potensi penyelewengan dan kebocoran anggaran. Terakhir, inovasi pelayanan agar lebih maksimal.

Pihaknya juga menyebutkan alternatif lainnya dalam meningkatkan pendapatan daerah, yakni dengan pemanfaatan aset daerah, optimalisasi kinerja BUMD dan BLUD, serta mengajak kerja sama pihak swasta dan memanfaatkan CSR.

Agus juga mengingatkan untuk memperbarui data yang akan menjadi sebagai dasar penentuan dana TKD. Pihaknya mengimbau daerah lebih memperhatikan sarana prasarana fisik, sehingga jika ditemukan kerusakan, segera dilakukan update.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno turut berpendapat bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) saat ini sedang berfokus mengoptimalkan potensi daerah masing-masing. Potensi daerah yang dikelola dengan baik akan memengaruhi pendapatan daerah.

“Pertemuan ini adalah momen untuk berdiskusi dan tindak lanjut, bagaimana mengoptimalkan potensi yang ada dan mencapai kinerja yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.

Saat ini, Jawa Tengah telah memiliki skala prioritas untuk 2026, yakni meneguhkan posisi sebagai lumbung pangan nasional. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • moist

    Scone Gluten Free Sempurna: Crumbly dan Moist dengan 5 Langkah Mudah

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Scone menjadi salah satu pastry favorit untuk sarapan atau teman minum teh. Namun, bagi Anda yang menjalani diet bebas gluten, membuat scone gluten free yang lezat bisa menjadi tantangan. Tidak jarang scone bebas gluten terasa kering atau mudah hancur. Di sisi lain, Anda ingin tekstur yang crumbly tapi tetap moist agar scone bisa dinikmati […]

  • Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

    Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Nilai investasi energi di Jawa Tengah pada tahun 2025 cenderung menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Diketahui, penanaman modal pada 2024 sebesar Rp5,7 triliun, sementara pada 2025 hanya sebesar Rp1,4 triliun. Maka dari itu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mulai menjajaki potensi investasi di sektor industri terbarukan di wilayahnya. Salah satu upaya yang […]

  • nyepi

    WNA Swiss Jadi Tersangka Penistaan Hari Raya Nyepi di Bali, Polisi Ungkap Kronologi Kasus

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Seorang warga negara asing (WNA) asal Swiss, Luzian Andrin Zgraggen, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali dalam kasus dugaan penistaan agama. Ia diduga menghina pelaksanaan Hari Raya Nyepi melalui unggahan di media sosial yang viral dan memicu kemarahan publik. Penetapan status tersangka dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan mendalam, termasuk patroli siber dan […]

  • lansia

    Kisah Nenek Elina Widjajanti (80), Lansia yang Diusir Paksa dari Rumahnya di Surabaya

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sejumlah peristiwa memilukan terjadi di penghujung tahun 2025. Salah satunya menimpa Nenek Elina Widjajanti (80), seorang lansia asal Surabaya yang diduga diusir secara paksa dari rumahnya sendiri. Kasus ini mencuat ke publik karena melibatkan dugaan kekerasan, pengrusakan rumah, hingga kejanggalan dokumen kepemilikan tanah. Peristiwa pengusiran paksa terhadap Nenek Elina telah berlangsung sejak 6 Agustus […]

  • dinosaurus

    Penemuan Dinosaurus Raksasa Dasosaurus tocantinensis di Brasil Ungkap Sejarah Benua Purba

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Penemuan spesies baru dinosaurus raksasa di Brasil menjadi sorotan dunia ilmiah. Dinosaurus tersebut diberi nama Dasosaurus tocantinensis, yang diperkirakan memiliki tinggi setara gedung sekolah tiga lantai dan panjang mencapai 20 meter. Penemuan ini tidak hanya menambah daftar dinosaurus raksasa yang pernah menghuni Bumi, tetapi juga memberikan wawasan penting tentang sejarah geologi, khususnya bagaimana benua-benua […]

  • uban

    Sering Cabut Uban? Hati-Hati, Ini Dampaknya untuk Kesehatan Rambut

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Munculnya rambut putih atau uban sering kali menjadi momok bagi sebagian orang, terutama ketika terjadi di usia muda. Banyak orang tergoda untuk mencabut rambut putih karena menganggapnya mengganggu penampilan atau menjadi tanda penuaan dini. Namun, apakah benar mencabut rambut putih itu berbahaya? Kenapa tidak boleh mencabut rambut putih? Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang […]

expand_less