Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Program Tanam 1 Panen 4 Kali Bakal Diuji Coba di 4 Daerah Jateng

Program Tanam 1 Panen 4 Kali Bakal Diuji Coba di 4 Daerah Jateng

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
  • visibility 181

 

Kabarjatengterkini.com – Empat daerah di Jawa Tengah akan menjadi tempat percontohan program budidaya padi Tanam 1 Panen 4 Kali (T1P4K). Di antaranya di Kendal, Sragen, Banjarnegara, dan satunya antara Banyumas atau Cilacap.

Program T1P4K tersebut diperkenalkan oleh delegasi Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan (Bakti Taskin). Sebelumnya, program itu telah diuji coba di Jawa Barat selama lima tahun, hingga bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk perluasannya di daerah lain.

Gubernur Ahmad Luthfi membuka peluang kerja sama tersebut. Apalagi, program ini dinilai bisa membantu dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Pihaknya juga memastikan Pemprov Jateng siap membahas teknis terkait penerapan ke depannya.

“Prinsipnya, Provinsi Jawa Tengah membuka lebar peluang untuk kerja sama. Nanti teknisnya, bisa dibahas dengan Asisten Ekonomi dan Pembangunan serta Kepala Dinas Pertanian,” katanya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Jateng , Sujarwanto Dwiatmoko menjelaskan, program itu memungkinkan penguatan ekonomi dari rakyat, khususnya para petani. Ini memungkinkan petani memproduksi hasil panen padi berkualitas dengan kuantitas melimpah.

“Konsentrasinya tadi adalah padi. Di mana mereka akan mengembangkan suatu koperasi, yang melibatkan masyarakat untuk memproduksi padi berkualitas. Programnya adalah sekali tanam bisa empat kali panen,” terangnya.

Petani juga akan diajari bagaimana membentuk manajemen kawasan petani, sehingga petani tidak hanya menjadi produsen, namun juga pelaku usaha.

“Jadi dengan sekali tanam bisa panen sebanyak empat kali. Ini dapat mempersingkat masa panen,” Wakil Ketua Umum Bakti Taskin, Diyan Anggraini.

Selain program T1P4K, Bakti Taskin juga akan kenalkan program koperasi multipihak. Koperasi tersebut memberikan keuntungan kepada petani. Sebab, antara petani, penggilingan, sampai pembeli berada pada satu rantai atau lembaga. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Semarang, Agustina /semarangkota

    Walkot Semarang Siap Cari Solusi Bersama TPA Ilegal yang Berbatasan dengan Demak

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan siap mencari solusi bersama mengenai masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal yang ada di perbatasan antara Rowosari, Tembalang dengan Kebunbatur, Mranggen. Sebagaimana diketahui jika ada tumpukan dan pembakaran sampah di sana. Kondisi tersebut banyak dikeluhkan masyarakat. Berhubung lokasi TPA ilegal tersebut berada di wilayah perbatasan, Agustina menilai perlu […]

  • Pemilik Sebut Kompensasi Rp1 M Buntut Polemik Kandang Babi-SPPG di Sragen

    Pemilik Sebut Kompensasi Rp1 M Buntut Polemik Kandang Babi-SPPG di Sragen

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Pemilik peternakan babi yang sempat berselisih dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banaran minta kompensasi. Adapun besaran uang penggantian tersebut mencapai Rp1 miliar. Sebelumnya, ia menyebutkan angka Rp2 miliar setelah mendengar kabar peternakan miliknya harus ditutup karena tidak diperbolehkan berdekatan dengan SPPG. Namun, akhirnya, ia menurunkan jumlah kompensasi Rp1 miliar. “Iya […]

  • Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang Capai 10 Sentimeter per Tahun

    Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang Capai 10 Sentimeter per Tahun

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Penurunan muka tanah (land subsidence) di sejumlah wilayah pesisir Semarang mencapai 10 sentimeter per tahun. Ini turut menjadi perhatian pemerintah pusat lantaran berdampak pada meningkatnya potensi bencana rob. Hal ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH), Muhammad Jumhur Hidayat. Ia menyebutkan, kenaikan muka laut regional mencapai 2,1 milimeter per tahun, sedangkan penurunan muka […]

  • Bagaimana Cara agar Tidak Makan Berlebihan?

    Bagaimana Cara agar Tidak Makan Berlebihan?

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Makan merupakan aktivitas penting untuk mengasup nutrisi dan energi bagi tubuh. Dengan demikian, kita tidak merasa mudah lelah dan lesu saat beraktivitas sehari-hari. Selain itu, makanan juga mengaktifkan daya tahan, sehingga tetap sehat dan tidak mudah sakit. Makan penting dilakukan dengan porsi yang cukup dan gizi yang seimbang untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. Sebaliknya, makan […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Pemkot Semarang Revisi Musrenbang: Dinas Teknis Fokus Pembangunan, Camat Tampung Aspirasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin menciptakan sistem perencanaan pembangunan yang aspiratif dan akuntabel. Hal ini dapat diwujudkan melalui perubahan sistem Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, sistem perencanaan pembangunan harus bisa mengkaji kebutuhan wilayah sesuai realitas. Maka dari itu, pihaknya menghendaki metode jemput bola untuk mengetahui daftar permasalahan […]

  • mobil

    Pemkot Tangsel Klarifikasi Terkait Isu Mobil Dinas Tesla: Informasi yang Beredar Tidak Benar

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai pengadaan mobil listrik Tesla sebagai kendaraan dinas Pemkot Tangsel adalah tidak benar. Dalam klarifikasinya, Benyamin memastikan bahwa Pemkot Tangsel tidak pernah merencanakan, menganggarkan, atau melakukan pengadaan mobil dinas dengan merk Tesla tersebut. “Kami pastikan […]

expand_less