Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1 Diuji Coba, Warga Bisa Naik Secara Gratis

Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1 Diuji Coba, Warga Bisa Naik Secara Gratis

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 187

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Uji coba bus listrik Trans Semarang mulai dilakukan pada Rabu (5/11/2025) dengan melayani rute Terminal Mangkang-Terminal Penggaron. Lewat uji coba ini, masyarakat bisa naik bus listrik secara gratis.

Operasionalisasi bus listrik ini turut menjadi upaya Pemerintah Kota Semarang menghadirkan moda transportasi publik yang tidak hanya nyaman, namun juga modern.

Tahap uji coba baru dilakukan pada dua unit bus listrik, yakni bus besar melayani koridor 1 rute Terminal Mangkang – Pemuda – Simpang Lima – Terminal Penggaron. Sementara, unit lainnya merupakan bus sedang dicoba di koridor yang medannya dinilai sesuai untuk kendaraan listrik.

“Saat ini baru dua unit yang diuji, satu bus besar dan satu bus sedang,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Danang Kurniawan.

Operasional bus listrik Trans Semarang secara penuh bakal dilakukan mulai tahun 2026, sementara hingga akhir tahun nanti baru dilakukan uji coba. Tahap uji coba ini menjadi sarana Pemkot Semarang untuk menilai kelayakan bus di lapangan.

Ia menyebutkan, uji coba di lapangan dilakukan guna memastikan kemampuan baterai bus saat menghadapi kondisi jalan di Semarang. Terlebih, medan jalan di wilayah tersebut cukup bervariasi, baik tanjakan maupun turunan.

“Rencana operasional penuh baru akan dilakukan tahun depan. Tahun ini masih tahap uji coba selama dua minggu hingga satu bulan. Masyarakat bisa ikut mencoba agar kami bisa menilai performa dan karakter bus di lapangan,” terang Danang.

“Di daerah tanjakan tentu penggunaan baterai lebih besar, jadi kita lihat dulu apakah mampu melayani satu hari penuh,” lanjut dia.

Bus listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga lebih dari 250 kilometer per pengisian baterai di stasiun pengisian, yakni di Terminal Mangkang dan Terminal Penggaron. Adapun kapasitas bus besar mencapai 72 penumpang, sedangkan bus sedang menampung sekitar 40 orang. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Percepat Pembangunan 10 Embung di Daerah, Rampung Tahun Ini

    Pemprov Jateng Percepat Pembangunan 10 Embung di Daerah, Rampung Tahun Ini

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah disebut sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, sekaligus yang berkontribusi dalam ketahanan pangan. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Pemprov Jateng terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur pertanian. Salah satu infrastruktur yang dikebut adalah pembangunan 10 embung di berbagai daerah yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah. Dari jumlah tersebut, delapan embung […]

  • ancaman

    Ancaman Genosida Terhadap Kelompok Masyarakat Adat Terpencil: Antara Tambang, Media Sosial, dan Eksploitasi Hutan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di dunia ini, terdapat sekitar 196 kelompok masyarakat adat yang hingga kini belum pernah melakukan kontak dengan dunia luar. Kelompok-kelompok ini hidup secara mandiri, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang bagi kebanyakan orang terasa sangat keras, dan mempertahankan budaya serta pengetahuan tradisional mereka. Namun, keberadaan mereka kini menghadapi ancaman serius, yang oleh sebagian pihak disebut […]

  • Jumlah Desa Mandiri Melonjak Selama Setahun, Pemprov Sebut Indikasi Pemerataan Pembangunan

    Jumlah Desa Mandiri Melonjak Selama Setahun, Pemprov Sebut Indikasi Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jumlah desa mandiri di Jawa Tengah mengalami lonjakan sejak 2025. Diketahui, pada akhir tahun 2025 mencapai 2.208 desa dari 1.530 desa pada tahun 2024. Lonjakan jumlah desa mandiri tersebut mengindikasikan keberhasilan pembangunan desa selama setahun terakhir. Harapannya, pembangunan desa di Jawa Tengah semakin merata, sehingga turut mendukung peningkatan kesejahteraan warganya. “Lonjakan desa mandiri […]

  • Kawasan Dataran Tinggi Dieng Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional

    Kawasan Dataran Tinggi Dieng Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 203
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Kawasan Dataran Tinggi Dieng ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Kementerian ESDM RI lewat Surat Keputusan Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025 yang diterbitkan pada tanggal 7 Mei 2025. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin berharap, penetapan Taman Geopark Nasional Dieng bisa mendorong pengembangan pariwisata di Jawa Tengah. Sehingga, pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan […]

  • Akses Aplikasi Presensi Ilegal ASN Brebes Dibandrol Rp250 Selama Setahun

    Akses Aplikasi Presensi Ilegal ASN Brebes Dibandrol Rp250 Selama Setahun

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Aplikasi presensi ilegal yang digunakan oleh ribuan ASN di Kabupaten Brebes dibandrol dengan harga Rp250 ribu untuk subscribe selama 1 tahun. Hal ini disampaikan oleh salah satu guru SD Negeri di Kecamatan Brebes yang mengaku ditawari oleh sesama guru untuk berlangganan aplikasi itu sekitar tahun 2025. Untuk mengaktifkannya, dia diminta mentransfer uang […]

  • Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) sekaligus Menteri Kebudayaan Fadli Zon ungkap sejumlah alasan penetapan Presiden RI ke-2 Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, Soeharto telah memberikan jasa-jasa bagi Republik Indonesia, sehingga gelar pahlawan pantas didapatkan. Dia diketahui telah mengikuti sejumlah operasi militer besar, hingga menghentikan pemberontakan G30 September 1965. […]

expand_less