Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1 Diuji Coba, Warga Bisa Naik Secara Gratis
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Jum, 7 Nov 2025
- visibility 68

Foto: Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1 Mulai Diuji Coba (Sumber: Dok. Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Uji coba bus listrik Trans Semarang mulai dilakukan pada Rabu (5/11/2025) dengan melayani rute Terminal Mangkang-Terminal Penggaron. Lewat uji coba ini, masyarakat bisa naik bus listrik secara gratis.
Operasionalisasi bus listrik ini turut menjadi upaya Pemerintah Kota Semarang menghadirkan moda transportasi publik yang tidak hanya nyaman, namun juga modern.
Tahap uji coba baru dilakukan pada dua unit bus listrik, yakni bus besar melayani koridor 1 rute Terminal Mangkang – Pemuda – Simpang Lima – Terminal Penggaron. Sementara, unit lainnya merupakan bus sedang dicoba di koridor yang medannya dinilai sesuai untuk kendaraan listrik.
“Saat ini baru dua unit yang diuji, satu bus besar dan satu bus sedang,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Danang Kurniawan.
Operasional bus listrik Trans Semarang secara penuh bakal dilakukan mulai tahun 2026, sementara hingga akhir tahun nanti baru dilakukan uji coba. Tahap uji coba ini menjadi sarana Pemkot Semarang untuk menilai kelayakan bus di lapangan.
Ia menyebutkan, uji coba di lapangan dilakukan guna memastikan kemampuan baterai bus saat menghadapi kondisi jalan di Semarang. Terlebih, medan jalan di wilayah tersebut cukup bervariasi, baik tanjakan maupun turunan.
“Rencana operasional penuh baru akan dilakukan tahun depan. Tahun ini masih tahap uji coba selama dua minggu hingga satu bulan. Masyarakat bisa ikut mencoba agar kami bisa menilai performa dan karakter bus di lapangan,” terang Danang.
“Di daerah tanjakan tentu penggunaan baterai lebih besar, jadi kita lihat dulu apakah mampu melayani satu hari penuh,” lanjut dia.
Bus listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga lebih dari 250 kilometer per pengisian baterai di stasiun pengisian, yakni di Terminal Mangkang dan Terminal Penggaron. Adapun kapasitas bus besar mencapai 72 penumpang, sedangkan bus sedang menampung sekitar 40 orang. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

