Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Pemprov Ungkap Jateng Selatan Masih Perlu Dieksplor, Sebut Punya Potensi Agroindustri

Pemprov Ungkap Jateng Selatan Masih Perlu Dieksplor, Sebut Punya Potensi Agroindustri

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
  • visibility 412

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan disebut punya potensi besar di sektor agroindustri. Adapun komoditas yang perlu dieksplor di wilayah tersebut meliputi, kelapa, kakao, perikanan, hingga garam.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa sampai saat ini, Jateng baru memiliki delapan kawasan industri. Sementara itu, kawasan di bagian selatan masih perlu dikembangkan untuk industrinya, seperti Kabupaten Cilacap yang dikenal dengan ikan sidatnya.

“Jateng itu baru ada delapan kawasan industri. Wilayah selatan ini perlu digarap,” katanya saat menerima kunjungan dari PT Danareksa, Jumat (1/8/2025).

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko turut menyampaikan bahwa wilayah selatan perlu ada konsentrasi pengembangan.

Salah satunya, dengan fokus pengembangan di agroindustri. Terlebih, di Jawa Tengah bagian selatan banyak daerah yang memiliki potensi di subsektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan.

“Kita mendorong pertumbuhan di selatan. Agar pertumbuhan dari awal itu bagus, maka basisnya adalah agroindustri. Di sana saja ada ikan, ada hasil kebun seperti kakao, kopi, kemudian perikanan ya, dan itu menjadi potensi di Selatan,” katanya.

Sementara itu, PT Danareksa memberikan ide berupa rencana pembangunan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) di Kabupaten Cilacap, mengingat aspek paling penting dari agroindustri adalah suplai air baku yang mencukupi.

“Ada inisiatif dari kita untuk mengembangkan SPAM yang ada di Cilacap. Itu bisa jadi cikal bakal untuk kita bisa mengembangkan kawasan industri di sana,” kata Direktur Utama PT Danareksa, Yadi Jaya Ruchandi.

“Nanti kita juga akan eksplorasi lebih jauh, apa yang bisa dikembangkan. Mungkin salah satu idenya tadi yang dibahas, terkait dengan agroindustri yang ada di sana,” katanya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • sholeh darat

    Usulan Kiai Soleh Darat Jadi Pahlawan Nasional, Pemkot Semarang Kumpulkan Arsip dan Dokumen

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kiai Haji Muhammad Sholeh bin Umar as-Samarani atau K.H. Sholeh Darat diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.  Untuk memperkuat usulan ini, Pemkot Semarang menggelar seminar internasional pada Selasa (11/11/2025). Seminar yang digelar di Ballroom Rama Shinta, Patra Semarang Hotel & Convention, tersebut membawa tema “The Legacy of K.H. Sholeh Darat for Indonesian Independence as the […]

  • Warga Batang Dipidanakan karena Ubah Sawah Jadi Tambak Udang

    Warga Batang Dipidanakan karena Ubah Sawah Jadi Tambak Udang

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, inisial AMP (28) jadi tersangka buntut mengubah lahan sawah jadi tambak udang. Aksi tersebut dipidanakan karena sawah yang diubah peruntukannya merupakan lahan sawah dilindungi (LSD). Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Tengah, Kombes Djoko Julianto, menyebutkan tambak udang ilegal itu dibangun di LSD wilayah Dukuh […]

  • Pemkab Pekalongan Putus Kontrak Perusahaan Outsourcing Milik Suami-Anak Fadia Arafiq

    Pemkab Pekalongan Putus Kontrak Perusahaan Outsourcing Milik Suami-Anak Fadia Arafiq

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemkab Pekalongan putus kontrak kerja sama dengan perusahaan outsourcing, PT Raja Nusantara Bersaudara (RNB). Diketahui, perusahaan tersebut didirikan oleh suami dan anak Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Diberitakan sebelumnya, Fadia Arafiq ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. Hingga saat ini, terdapat tujuh OPD […]

  • konflik

    Eskalasi Konflik Timur Tengah Memanas, Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Israel dan Pangkalan AS

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com-Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik paling mengkhawatirkan setelah Iran meluncurkan serangan rudal besar-besaran yang menargetkan sejumlah objek vital di Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Serangan ini diumumkan secara resmi oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Sabtu (7/3/2026). Langkah militer tersebut disebut sebagai respons langsung Teheran atas […]

  • ott

    Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Jalani Pemeriksaan 1×24 Jam di Polres Kudus

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Pati, Sudewo, terjaring OTT dan menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam di Polres Kudus, Jawa Tengah. Penanganan kasus ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan pejabat aktif di tingkat daerah. Berdasarkan pantauan di lapangan, Sudewo baru keluar dari […]

  • Pemprov Jateng Luncurkan Layanan Pengaduan “Rumah Rakyat” di Tiga Daerah

    Pemprov Jateng Luncurkan Layanan Pengaduan “Rumah Rakyat” di Tiga Daerah

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) luncurkan “Program Rumah Rakyat” di lebih banyak daerah. Di antaranya, di bekas kantor Bakorwil Pati, Surakarta, dan Banyumas. Sebelumnya, Rumah Rakyat telah diresmikan di Kota Semarang. Program ini diluncurkan untuk memfasilitasi masyarakat Jawa Tengah untuk menyampaikan laporan atau aduan langsung ke pemerintah provinsi (Pemprov) 1 kali 24 […]

expand_less