Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ledakan SMAN 72 Jakarta, Puluhan Siswa Terluka, Polisi Temukan Bahan Peledak Berlabel Neo-Nazi

Ledakan SMAN 72 Jakarta, Puluhan Siswa Terluka, Polisi Temukan Bahan Peledak Berlabel Neo-Nazi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 165

Kabarjatengterkini.com – Insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta, pada Jumat (7/11/2025) masih menjadi sorotan pihak berwenang. Ledakan tersebut menimbulkan puluhan siswa terluka, dengan sejumlah korban mengalami luka bakar dan gangguan pendengaran.

Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan asal bahan peledak yang digunakan, termasuk dugaan keterkaitan dengan paham Neo-Nazi dan terorisme.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan senjata mainan bertuliskan simbol dan nama yang diduga terkait Neo-Nazi, yang disiapkan oleh terduga pelaku, seorang siswa SMAN 72. Penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat.

Temuan Bahan Peledak: 7 Disiapkan, 4 Meledak

Densus 88 Antiteror Polri mengungkap bahwa ada tujuh bahan peledak yang disiapkan di lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, empat bahan peledak meledak di dua titik berbeda, sedangkan tiga lainnya gagal meledak. Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menegaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki jenis dan asal bahan peledak yang digunakan.

Pemerintah Respons Cepat

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/11). Salah satu agenda utama adalah mendengarkan laporan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penanganan ledakan SMAN 72.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi cepatnya penanganan korban dan pengamanan TKP. Ia juga menekankan pentingnya mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, seperti Pramuka dan Karang Taruna, serta membatasi konten negatif dalam game online, sebagai langkah preventif untuk mencegah insiden serupa.

Dukungan Psikologis dan Pemulihan Korban

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, menyiapkan Mobil SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) di sekolah untuk memberikan dukungan psikologis bagi siswa, guru, dan keluarga terdampak. Tenaga psikolog juga disiapkan untuk warga sekitar yang membutuhkan konseling gratis.

Selain itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyiapkan pendampingan klinis dan menurunkan tenaga medis untuk korban yang masih dirawat. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan bahwa lokasi SMAN 72 masih dalam proses pengamanan dan sterilisasi, sehingga pembelajaran akan dilaksanakan secara online mulai Senin (10/11). Fokus pembelajaran diarahkan pada pemulihan mental siswa melalui kegiatan yang melibatkan olahraga dan seni.

Kondisi Korban Ledakan

Direktur Utama RSI Cempaka Putih, dr. Pradono Handojo, melaporkan bahwa saat ini terdapat 1 pasien di ICU, 1 di HCU, dan 11 siswa lainnya menjalani perawatan inap. Semua korban menunjukkan perkembangan positif.

“Yang dirawat di HCU dan ICU kondisinya stabil, namun masih perlu pemantauan ketat. Tim dokter melakukan monitoring 24 jam agar semua korban dapat segera pulih,” jelas Pradono.

Rehabilitasi Medis dan Sosial

Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perlindungan sosial, rehabilitasi medis dan sosial, serta pendampingan pemberdayaan bagi para korban. Pendampingan akan terus dilakukan, baik selama perawatan di rumah sakit maupun setelah kembali ke rumah.

Terduga Pelaku Dipindahkan ke RS Polri

Mendikbudristek Abdul Mu’ti menyatakan bahwa terduga pelaku ledakan telah dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Fokus saat ini adalah penanganan korban dan pemulihan fisik serta mental siswa. Koordinasi antara pihak sekolah, kepolisian, dan tenaga psikolog terus berjalan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading menjadi peringatan serius terkait keamanan di lingkungan sekolah. Pemerintah, aparat kepolisian, dan tenaga medis bersinergi untuk menangani korban secara medis dan psikologis, sekaligus menelusuri motif dan jaringan di balik insiden ini. Dengan langkah pemulihan yang tepat, diharapkan para siswa dapat kembali ke sekolah dalam kondisi aman dan nyaman.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kerry

    Majelis Hakim Kabulkan Pemindahan Tahanan Kerry Riza karena Alasan Kesehatan

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan permohonan pemindahan lokasi penahanan tersangka kasus korupsi, Muhamad Kerry Adrianto Riza, yang merupakan anak dari pengusaha Riza Chalid. Kerry kini resmi dipindahkan ke Rutan Kelas I Salemba, Jakarta Pusat, dari tempat penahanan sebelumnya di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Keputusan ini […]

  • Pemkot Semarang Siapkan Penanganan Jangka Pendek-Panjang Terkait Dampak Jebolnya Tanggul Kali Plumbon

    Pemkot Semarang Siapkan Penanganan Jangka Pendek-Panjang Terkait Dampak Jebolnya Tanggul Kali Plumbon

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul Kali Plumbon, Mangkang. Terkait hal ini, pihaknya bersama pihak terkait menyiapkan langkah-langkah penanganan pascabencana. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan, penanganan tersebut meliputi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir. Setelah itu, baru dilanjutkan pembangunan dan penguatan infrastruktur tanggul sungai dan relokasi. “Penanganan […]

  • Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Terbongkar aksi pencurian gamelan milik kelompok seni Turonggo Mulyo Sejati di Dusun Papringan, Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo. Adapun gamelan yang hilang dicuri merupakan saron dan demung. Menurut keterangan kelompok kesenian, gamelan diduga dicuri antara hari Minggu (18/1/2026) hingga Rabu (21/1/2025). Saat anggota hendak latihan, saksi mencurigai pintu tempat penyimpanan seperti habis dicongkel. […]

  • Anggaran Operasional 45 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Capai Rp4 T

    Anggaran Operasional 45 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Capai Rp4 T

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Anggaran operasional untuk 45 ribu siswa Sekolah Rakyat (SR) tahun 2026 sekitar Rp4 triliun. Jumlah anggaran tersebut memungkinkan para siswa menerima Rp3-4 juta per orang. “Untuk tahun ini alokasinya kira-kira 45.000 siswa ya, anggaran operasional kita secara keseluruhan itu kurang lebih Rp 4 triliun,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, […]

  • menteri

    Menteri-menteri Prabowo Tanggapi Dugaan Kontaminasi Radioaktif Udang Beku Indonesia

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah menteri dalam kabinet Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan tanggapan atas polemik dugaan kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) dalam udang beku asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat. Dugaan ini muncul setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mendeteksi paparan Cs-137 pada kontainer berisi produk udang dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods). […]

  • kpk

    KPK Konfirmasi Bupati Pati Sudewo Kembalikan Uang Korupsi, Tapi Tak Hapus Pidana

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi bahwa Bupati Pati, Sudewo, telah mengembalikan uang sebesar Rp 720 juta yang diduga diterimanya dalam kasus korupsi suap terkait proyek jalur kereta api. Meskipun uang tersebut sudah dikembalikan, KPK menegaskan bahwa pengembalian uang tersebut tidak menghapuskan pidana yang telah dilakukan oleh Sudewo, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal […]

expand_less