Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 48

Kabarjatengterkini.com – Kasus penculikan anak yang sempat menggegerkan publik, Bilqis (4 tahun), akhirnya membuahkan hasil setelah Polrestabes Makassar berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.

Salah satu pelaku, Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), mengaku kepada polisi bahwa penculikan itu awalnya dilakukan dengan alasan ingin merawat Bilqis.

Kepada petugas, Ana mengaku bahwa pertemuannya dengan Bilqis terjadi secara tidak sengaja di Taman Pakui Sayang, Jalan Ap Pettarani, Makassar, saat ia membawa dua anaknya untuk bermain di taman playground tersebut. Ana menjelaskan bahwa saat itu Bilqis sedang bermain sendiri tanpa pengawasan orang tua.

“Awalnya itu anak-anak bermain, saya tanya ada mama mu dia jawab tidak ada. Terus saya tanya lagi ada bapak mu, dia begini (gesture kepala geleng-geleng),” jelas Ana kepada polisi. Karena merasa Bilqis tidak berada di bawah pengawasan orang tuanya, Ana kemudian mengajak anak tersebut ikut bersamanya. “Saya tanya, mau kau ikut sama saya anak, ikut langsung,” tambahnya.

Setelah dibawa ke tempat tinggal Ana, kondisi ekonomi yang mendesak membuatnya melakukan tindakan yang lebih serius. Ana mengaku akhirnya menjual Bilqis pada tanggal 3 November 2025 kepada pelaku lain. Anak tersebut kemudian dibawa ke Jakarta, dan Ana mengaku tidak mengetahui perkembangan Bilqis setelahnya.

Selain Ana, polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya yang berada di Provinsi Jambi. Para pelaku ini berinisial ME, NA, dan seorang laki-laki berinisial AS. Kaur Penmas Bidhumas Polda Jambi, Ipda Maulana, menjelaskan bahwa ketiga pelaku kini sudah diamankan dan akan dibawa ke Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku tiga orang sudah diamankan. Info terakhir yang kami dapat, pelaku dibawa ke Makassar karena hari Senin akan dirilis oleh Polrestabes Makassar,” ujarnya.

Kasus ini menyoroti bagaimana situasi kurangnya pengawasan anak di tempat umum bisa menjadi celah bagi tindak kriminal. Polrestabes Makassar menegaskan pentingnya kewaspadaan orang tua saat anak-anak bermain di area publik, terutama taman dan playground yang ramai dikunjungi anak-anak.

Ana sendiri mengaku bahwa niat awalnya bukan untuk melakukan kejahatan, melainkan ingin merawat Bilqis dengan baik. Namun, tekanan ekonomi membuatnya akhirnya menjual anak tersebut kepada pelaku lain.

Hal ini menjadi catatan penting bagi aparat dalam menangani kasus penculikan, terutama terkait motivasi dan tekanan ekonomi yang memengaruhi tindakan kriminal.

Pihak kepolisian kini terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh jaringan yang terlibat dalam kasus ini bisa ditindak tegas. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak keluarga Bilqis untuk memastikan keselamatan dan pemulihan psikologis anak tersebut setelah kejadian traumatis ini.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan publik, terutama orang tua dan masyarakat di Makassar, terkait keamanan anak-anak di ruang publik. Polrestabes Makassar telah menekankan bahwa tindakan preventif, seperti pengawasan lebih ketat oleh orang tua dan edukasi keamanan anak, menjadi kunci untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa depan.

Selain fokus pada penegakan hukum, aparat kepolisian juga memperhatikan aspek perlindungan korban. Tim psikolog dari kepolisian dan dinas terkait siap memberikan pendampingan psikologis kepada Bilqis agar trauma akibat penculikan dapat diminimalisir.

Pendampingan ini menjadi bagian dari proses pemulihan yang holistik, termasuk pendampingan keluarga dan lingkungan sekitar anak.

Polrestabes Makassar menjanjikan akan memberikan informasi terbaru secara berkala kepada publik mengenai perkembangan kasus ini. Aparat juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

Kasus penculikan Bilqis ini kembali mengingatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan. Dengan pengawasan yang lebih baik, edukasi keamanan anak, serta kesigapan aparat, kasus serupa diharapkan dapat dicegah.

Hingga kini, Bilqis telah berada di bawah pengawasan pihak kepolisian dan keluarga. Pihak berwenang memastikan bahwa anak tersebut dalam kondisi aman, dan proses hukum terhadap empat pelaku penculikan akan terus berlanjut. Publik diminta memberikan dukungan doa bagi keselamatan dan pemulihan Bilqis.

Penangkapan empat pelaku penculikan Bilqis menandai keberhasilan Polrestabes Makassar dalam menindak tindak kriminal yang menimpa anak-anak. Motif ekonomi yang dialami pelaku menjadi pelajaran penting terkait perlindungan anak dan kewaspadaan masyarakat.

Pemerintah dan kepolisian menekankan edukasi keamanan anak di ruang publik serta pendampingan psikologis korban sebagai langkah preventif dan rehabilitatif.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • nafa urbach

    Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangan DPR Dialokasikan untuk Rakyat di Dapil Jateng

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Urbach, menyatakan akan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan yang diterimanya sebagai wakil rakyat untuk masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) di Jawa Tengah. Pernyataan ini ia sampaikan sebagai respons atas keresahan publik terkait isu kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI yang dinilai tidak berpihak pada kondisi […]

  • Heboh Isu Uang Pinjaman Bank Rp300 M di Konferensi Pers, KPK Beri Penjelasan

    Heboh Isu Uang Pinjaman Bank Rp300 M di Konferensi Pers, KPK Beri Penjelasan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengtrekini.com – Heboh isu uang Rp300 miliar di konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu merupakan pinjaman bank. Menanggapi hal tersebut, lembaga antirasuah tersebut membantah isu yang beredar luas di masyarakat. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, uang yang dipamerkan dalam konferensi pers pada Kamis (20/11/2025) merupakan bagian dari aset rampasan/sitaan. Aset rampasan […]

  • Angka Kematian Ibu di Jateng Sebanyak 245 Kasus, Speling Bakal Kian Digencarkan

    Angka Kematian Ibu di Jateng Sebanyak 245 Kasus, Speling Bakal Kian Digencarkan

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 66
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Kasus kematian ibu di Jawa Tengah tahun ini berada di angka 245 kasus per September, sementara tahun 2024 lalu mencapai 320 kasus. Dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI), program Speling akan semakin digencarkan. “Tahun ini Alhamdulillah sudah ada penurunan, tetapi kami ingin lebih signifikan lagi,” Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yunita Dyah […]

  • naik

    Bantah Isu Dana Reses Naik Rp756 Juta, Sufmi Dasco Jelaskan Kenaikan Rp702 Juta

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, baru-baru ini memberikan penjelasan terkait isu mengenai kenaikan dana reses bagi anggota DPR periode 2024-2029. Isu tersebut mencuat setelah dana reses anggota DPR RI pada periode sebelumnya (2019-2024) yang sempat diumumkan di angka Rp400 juta, kini mengalami penyesuaian hingga mencapai Rp702 juta pada periode mendatang. Menanggapi kabar […]

  • Pendampingan UMKM Harus Dilakukan dari Hulu ke Hilir

    Pendampingan UMKM Harus Dilakukan dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) masih menjadi salah satu roda penggerak perekonomian lokal. Maka dari itu, penting peran pemerintah untuk melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar usahanya bisa naik kelas. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin menyebutkan bahwa pendampingan harus dilakukan dari hulu ke hilir. Yakni, […]

  • Penipuan Modus Tawarkan Bantuan Spiritual, Korban Rugi Rp400 Juta

    Penipuan Modus Tawarkan Bantuan Spiritual, Korban Rugi Rp400 Juta

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Kasus penipuan dengan modus menawarkan bantuan spiritual menimpa korban seorang pensiunan berinisial N (61), warga Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Pelaku berinisial MA (53) saat ini telah berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Cibatu dari kediamannya di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut setelah sebelumnya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Tebing Tinggi, Polda Sumatera Utara. Kepala […]

expand_less