Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kompak Ayah–Anak, Terjaring OTT KPK Uang Ijon Proyek Capai Rp9,5 Miliar

Kompak Ayah–Anak, Terjaring OTT KPK Uang Ijon Proyek Capai Rp9,5 Miliar

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 100

Kabarjatengterkini.com- Kekompakan antara ayah dan anak sejatinya merupakan hal positif dalam kehidupan keluarga. Namun, makna tersebut berubah ketika soliditas digunakan untuk menggerogoti keuangan negara.

Inilah yang diduga terjadi dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Keduanya terjaring OTT KPK terkait dugaan penerimaan suap berupa uang ijon proyek yang bahkan belum ada. Dalam perkara ini, Ade Kuswara dan HM Kunang diduga menerima uang muka proyek senilai Rp9,5 miliar. KPK pun menetapkan keduanya sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa proyek yang dimaksud sejatinya baru direncanakan untuk dikerjakan pada tahun-tahun mendatang. Uang yang diterima Ade disebut sebagai uang jaminan atau ijon atas paket proyek yang belum berjalan sama sekali.

“Setelah dilantik pada akhir tahun 2024, saudara ADK kemudian menjalin komunikasi dengan saudara SRJ yang merupakan kontraktor yang biasa mengerjakan proyek di Kabupaten Bekasi.

Karena proyeknya belum ada, maka dibicarakan proyek-proyek tahun 2026 dan seterusnya, namun saudara ADK sudah sering meminta sejumlah uang,” ujar Asep di Jakarta, Minggu (21/12/2025).

Uang Ijon Diserahkan Empat Kali

Asep mengungkapkan, praktik penerimaan uang ijon proyek tersebut dilakukan sebanyak empat kali. Proses penyerahan uang dilakukan melalui sejumlah perantara untuk mengaburkan aliran dana.

“Total uang ijon yang diberikan oleh SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara,” kata Asep.

Dalam operasi senyap tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp200 juta. Uang tersebut ditemukan di rumah pribadi Ade Kuswara Kunang dan diduga merupakan bagian dari setoran ijon proyek.

“Dalam kegiatan tertangkap tangan ini, KPK mengamankan barang bukti di rumah ADK berupa uang tunai senilai Rp200 juta,” ungkap Asep.

Menurut KPK, uang tunai tersebut merupakan sisa dari setoran ijon keempat yang diberikan oleh kontraktor SRJ kepada Ade Kuswara melalui perantara.

Aliran Dana Tambahan Rp4,7 Miliar

Tak hanya itu, KPK juga mengungkap adanya penerimaan lain yang diterima Ade Kuswara sepanjang tahun 2025. Nilainya mencapai Rp4,7 miliar dan diduga masih berkaitan dengan praktik permintaan uang proyek.

KPK menyebut, permintaan dan penerimaan uang ijon proyek dilakukan Ade melalui perantara ayahnya, HM Kunang. Sejak Desember 2024 hingga Desember 2025, Ade secara rutin meminta uang ijon paket proyek kepada kontraktor SRJ dengan melibatkan sang ayah.

“Sejak Desember 2024 sampai Desember 2025, ADK rutin meminta ijon paket proyek kepada SRJ melalui perantara saudara HMK,” ujar Asep.

HM Kunang disebut tidak hanya bertindak atas permintaan Ade, tetapi juga kerap meminta uang secara inisiatif pribadi. Bahkan, Kunang juga meminta uang kepada sejumlah dinas atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Posisi HM Kunang sebagai ayah dari Bupati Bekasi, sekaligus kepala desa, diduga membuatnya memiliki akses dan kedekatan dengan berbagai pihak. Kondisi tersebut dimanfaatkan untuk melakukan pendekatan dalam permintaan uang ijon proyek.

“Karena ada hubungan keluarga, orang-orang melihat bisa melalui HMK. Pendekatan pun banyak dilakukan lewat HMK,” jelas Asep.

Sikap PDIP: Tanggung Jawab Pribadi

Kasus OTT KPK ini turut menyeret perhatian terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mengingat Ade Kuswara Kunang merupakan kader partai tersebut. PDIP pun angkat bicara terkait penangkapan kadernya.

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa partai menghormati seluruh proses hukum yang berjalan. Menurutnya, sikap PDIP berlaku sama terhadap semua kader yang tersandung masalah hukum.

“Secara prinsip PDI Perjuangan menghormati semua proses hukum, termasuk kasus yang terjadi pada kader PDI Perjuangan, seperti yang terjadi pada Bupati Bekasi,” kata Andreas, Jumat (19/12/2025).

Andreas mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah berulang kali mengingatkan kader agar menjauhi praktik korupsi. Namun, peringatan tersebut kerap diabaikan oleh oknum tertentu.

Ia menegaskan bahwa korupsi bukan ajaran partai dan jika ada kader yang terjerat kasus hukum, hal itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi.

“Partai tidak pernah mengajarkan kadernya untuk korupsi. Jika terjadi kasus seperti ini, tentu itu adalah tanggung jawab pribadi,” tegasnya.

Meski demikian, PDIP juga menyampaikan kritik halus kepada KPK agar bersikap adil dan konsisten dalam pemberantasan korupsi, tanpa tebang pilih.

“Masyarakat melihat masih banyak indikasi kasus besar yang seharusnya ditindaklanjuti, namun justru lenyap begitu saja,” pungkas Andreas.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Dukung Kelancaran Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Jateng, Pemprov Jateng Bakal Tata Kawasan Pesisir Batang dan Semarang

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 275
    • 0Komentar

    KabarJatengTerkini.com – Kawasan pesisir Kabupaten Batang dan Kota Semarang bakal dilakukan penataan. Utamanya, di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industripolis Batang dan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang guna mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menuturkan bahwa rencana penataan dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dengan nilai investasi mencapai Rp114 triliun. […]

  • Jateng Jadi Provinsi Terbaik dalam Penyediaan Perumahaan Selama Tahun 2025

    Jateng Jadi Provinsi Terbaik dalam Penyediaan Perumahaan Selama Tahun 2025

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah (Jateng) jadi provinsi terbaik dalam pelaksanaan penyedian perumahan selama tahun 2025. Pasalnya, pemerintah provinsi (Pemprov) berhasil mengalokasikan anggaran untuk menyediakan 17.510 unit rumah bagi warga. Atas prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng menerima penghargaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis di Wisma Mandiri II, […]

  • pilkada

    Polemik Pilkada Lewat DPRD Dinilai Tak Perlu Diperdebatkan, Ini Penjelasan Ketua Komisi II DPR

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan publik. Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menilai perdebatan mengenai mekanisme tersebut seharusnya dihentikan, khususnya jika dilihat dari perspektif konstitusi. Menurutnya, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah memberikan ruang tafsir yang jelas terkait sistem pemilihan kepala daerah. “Dari optik konstitusional, […]

  • Monitoring Jadi Aspek Penting Jalannya Program MBG

    Monitoring Jadi Aspek Penting Jalannya Program MBG

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Salah satu aspek penting dalam kelancaran berlangsungnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah pengawasan. Dengan pengecekan atau monitoring ketat dan berkala, diharapkan risiko kesehatan akibat MBG menjadi nihil. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menemani kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabumin Raka di SMP Negeri 9 Salatiga, Jumat (7/11/2025). Ia […]

  • memilih

    Orangtua Wajib Tahu! 4 Tips Memilih Camilan Sehat untuk Anak

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memilih camilan sehat untuk anak adalah salah satu tugas penting orang tua dalam mendukung tumbuh kembang si kecil. Anak-anak sering kali menyukai makanan ringan di sela waktu makan utama, namun tidak semua camilan memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan mereka. Bahkan, camilan yang tinggi gula, garam, dan bahan tambahan buatan justru dapat berdampak buruk […]

  • Doa Berharap Kebaikan Dunia dan Akhirat

    Doa Berharap Kebaikan Dunia dan Akhirat

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ada doa yang dianjurkan untuk diamalkan setiap hari karena memiliki keutamaan yang besar. Doa ini diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk menghadirkan kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupan dunia, sekaligus keselamatan di akhirat. Doa selamat dunia dan akhirat diamalkan agar dijauhkan dari berbagai kesulitan hidup serta penderitaan, serta membantu menjaga diri dari perbuatan sia-sia dan […]

expand_less