Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • visibility 194

Kabarjatengterkini.com- Kecelakaan maut yang melibatkan bus Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih terus diselidiki pihak kepolisian. Dalam perkembangan terbaru, sopir bus telah menjalani pemeriksaan narkoba dan hasilnya dinyatakan negatif.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Artanto, saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi, Semarang, Senin (22/12/2025).

“Dari hasil pemeriksaan darah, sopir dinyatakan negatif narkoba,” ujar Artanto kepada awak media.

Menurut Artanto, sopir yang mengemudikan bus Cahaya Trans saat kejadian merupakan sopir pengganti atau sopir cadangan. Bus tersebut diketahui berangkat dari Bogor dengan tujuan akhir Yogyakarta, membawa total 34 orang termasuk sopir dan kru.

“Bus sempat berhenti di Subang untuk pergantian sopir. Sopir saat ini sudah kami amankan dan tengah dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Polisi Dalami Faktor Kendaraan dan Teknis Kecelakaan

Meski hasil tes narkoba menunjukkan negatif, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab kecelakaan. Penyelidikan masih terus berlangsung dengan memeriksa berbagai aspek, mulai dari kondisi pengemudi, kelayakan kendaraan, hingga faktor teknis jalan.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh, termasuk olah tempat kejadian perkara menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA). Semua data akan dianalisis secara komprehensif,” tambah Artanto.

Hasil penyelidikan tersebut, kata Artanto, akan diumumkan secara resmi kepada publik setelah proses investigasi selesai. Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara transparan dan objektif.

Kronologi Singkat Kecelakaan Bus Cahaya Trans

Bus Cahaya Trans mengalami kecelakaan tunggal dengan terguling di exit Tol Krapyak pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Bus tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Yogyakarta sebelum akhirnya terguling di area simpang susun tol.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 16 penumpang meninggal dunia di lokasi dan di rumah sakit, sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Sopir bus dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Saat ini, ia diamankan oleh Polrestabes Semarang untuk kepentingan penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling fatal di wilayah Jawa Tengah sepanjang akhir 2025, sekaligus menyoroti kembali isu keselamatan transportasi darat, khususnya bus antarkota.

Identifikasi 16 Korban Tewas Telah Rampung

Sementara itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban tewas dalam kecelakaan tersebut telah berhasil diidentifikasi. Kepala Biddokkes Polda Jateng, Kombes Pol Agustinus, menyatakan proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dengan metode forensik standar.

“Seluruh 16 korban meninggal dunia telah teridentifikasi. Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, ciri fisik, properti, serta pemeriksaan gigi,” kata Agustinus.

Rinciannya, sepuluh korban berhasil diidentifikasi melalui sidik jari, empat korban melalui kombinasi sidik jari dan ciri fisik, satu korban melalui sidik jari dan properti, serta satu korban lainnya melalui sidik jari dan pemeriksaan gigi.

Daftar Lengkap Korban Meninggal Dunia

Berikut daftar 16 korban tewas dalam kecelakaan bus Cahaya Trans di exit Tol Krapyak:

  1. Srihono (53), Klaten, Jawa Tengah
  2. Sagimin (61), Klaten, Jawa Tengah
  3. Erna Peni Hartari (52), Bogor, Jawa Barat
  4. Anis Munandar (36), Boyolali, Jawa Tengah
  5. Listiana (44), Klaten, Jawa Tengah
  6. Yanto (47), Klaten, Jawa Tengah
  7. Ngatiyem (48), Boyolali, Jawa Tengah
  8. Wahyu Eko Tomo (26), Boyolali, Jawa Tengah
  9. Sugimo (62), Boyolali, Jawa Tengah
  10. Mutia Citra Dewi (19), Sleman, Yogyakarta
  11. Saguh (62), Bogor, Jawa Barat
  12. Dwi Rahayu (56), Banten
  13. Anih (56), Bogor, Jawa Barat
  14. Noviani (31), Bogor, Jawa Barat
  15. Haryadin (43), Jakarta Timur, DKI Jakarta
  16. Endah (48), Sleman, Yogyakarta

Penanganan Lanjutan dan Evaluasi Keselamatan

Polda Jawa Tengah memastikan akan terus mendalami penyebab kecelakaan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Selain itu, evaluasi terhadap kelayakan armada bus dan sistem manajemen perjalanan juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Kecelakaan bus Cahaya Trans ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas, sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap keselamatan transportasi umum di Indonesia.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • roy suryo

    Alasan Kejari Jaksel Tak Tahan Roy Suryo dan dr Tifa dalam Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan secara resmi memutuskan untuk tidak menahan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, serta ahli epidemiologi, Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa. Kedua tokoh publik ini terlibat dalam perkara dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Keputusan strategis tersebut diambil setelah jaksa […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui usai menyalurkan bantuan simbolis Alsintan di halaman Dintanpang, Rabu (03/12/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Bakal Usulkan Bantuan Combine untuk Petani ke Pusat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno menyampaikan bahwa kekurangan combine untuk pemanen padi masih menjadi masalah di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Bupati Rembang Harno usia memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di halaman Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Rembang, Rabu (03/12/2025) pagi. Ia akan berusaha mengusulkan bantuan alsintan combine kepada Pemerintah Pusat. “Yang jelas yang […]

  • daegu

    Barcelona Menang Telak 5-0 di Kandang Daegu FC, Gavi dan Lewandowski Jadi Bintang Lapangan

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Barcelona menunjukkan performa impresif saat bertandang ke Stadion Daegu untuk menghadapi Daegu FC pada Senin (4/8/2025) malam WIB. Dalam laga yang berlangsung di markas Daegu tersebut, Barcelona sukses menguasai pertandingan dengan dominasi penuh dan mengakhiri pertandingan dengan skor telak 5-0. Kemenangan besar Barcelona ini semakin mengukuhkan reputasi mereka sebagai salah satu klub terbaik […]

  • Viral Screenshot Zoom Meeting Sambil BAB, Kepala SPPG Lapor ke Polisi

    Viral Screenshot Zoom Meeting Sambil BAB, Kepala SPPG Lapor ke Polisi

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Viral penyebaran konten tangkapan layar (screenshot) kepala SPPG di Magelang sedang Zoom meeting sambil buang air besar (BAB). Kasat Reskrim Polres Magelang Kota, AKP Iwan Kristiana membenarkan adanya laporan dari pihak kepala SPPG, inisial MSM. Petugas kepolisian juga telah memanggil MSM untuk dimintai keterangan hari ini, Sabtu (19/9/2026). “Kan baru mengadukan kemarin (Kamis), […]

  • gusti

    Gusti Purbaya Resmi Naik Takhta Sebagai Pakubuwono XIV: Awal Babak Baru Keraton Kasunanan Surakarta

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Sejarah baru kembali tercipta di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kanjeng Gusti Pangéran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram, yang akrab dikenal sebagai Gusti Purbaya, resmi mengukuhkan diri sebagai Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIV. Pengukuhan itu dilakukan dalam suasana khidmat di hadapan jenazah ayahandanya, PB XIII, sebelum prosesi pemberangkatan ke pemakaman raja-raja […]

  • program

    Sukseskan Program MBG, Presiden Prabowo Puji Polri Bangun 1.000 Dapur Terbaik

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen dan kontribusi nyata Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program strategis nasional. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah peran aktif Korps Bhayangkara dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan infrastruktur krusial di berbagai daerah. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh […]

expand_less