Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • visibility 169

Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menghebohkan panggung geopolitik global. Rencana kontroversialnya untuk mengakuisisi Greenland kini bukan lagi sekadar wacana.

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa opsi pengambilalihan pulau terbesar di dunia itu sedang dibahas secara serius sebagai bagian dari strategi keamanan nasional Amerika Serikat.

Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, dinilai Trump memiliki posisi strategis krusial di kawasan Arktik. Dengan meningkatnya ketegangan global dan persaingan pengaruh antara Amerika Serikat, China, dan Rusia, kawasan Arktik kini menjadi medan baru perebutan kekuatan dunia.

Gedung Putih: Pembahasan Aktif di Lingkaran Keamanan Nasional

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa isu akuisisi Greenland sedang “aktif dibahas” oleh Presiden Trump bersama tim keamanan nasionalnya. Menurutnya, Trump memandang penguasaan Greenland sebagai langkah strategis untuk melindungi kepentingan jangka panjang Amerika Serikat.

“Presiden sangat jelas bahwa langkah ini adalah demi kepentingan terbaik Amerika Serikat, terutama untuk mencegah agresi China dan Rusia di wilayah Arktik,” ujar Leavitt dalam konferensi pers di Gedung Putih, Kamis (8/1/2026).

Leavitt bahkan menyebut bahwa seluruh opsi saat ini berada “di atas meja”, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi prioritas utama pemerintahan Trump dalam mewujudkan ambisi tersebut.

Greenland dan Kepentingan Strategis Arktik

Greenland memiliki posisi geografis yang sangat penting. Terletak di antara Amerika Utara dan Eropa, wilayah ini menjadi titik strategis bagi jalur pertahanan, sistem radar, serta akses menuju Samudra Arktik. Selain itu, Greenland juga menyimpan cadangan sumber daya alam bernilai tinggi, mulai dari mineral langka, logam strategis, hingga potensi energi.

Perubahan iklim yang mempercepat pencairan es di Arktik turut membuka jalur pelayaran baru yang lebih singkat antara Asia, Eropa, dan Amerika. Kondisi ini menjadikan kawasan tersebut semakin diminati oleh kekuatan besar dunia, termasuk China dan Rusia, yang belakangan aktif meningkatkan kehadiran militernya di wilayah kutub utara.

Bagi Trump, membiarkan Greenland tetap berada di bawah kendali Denmark dinilai berisiko. Ia menilai kemampuan pertahanan Denmark tidak cukup kuat untuk menahan ekspansi pengaruh Beijing dan Moskow di kawasan strategis tersebut.

Reaksi Keras Eropa dan Ketegangan NATO

Rencana Trump itu langsung memicu reaksi keras dari negara-negara Eropa. Denmark secara tegas menolak gagasan penjualan Greenland, sementara sejumlah negara anggota NATO menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik antara sekutu.

Menanggapi situasi yang memanas, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan melakukan kunjungan diplomatik ke Denmark dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut bertujuan meredakan ketegangan dan membahas posisi Amerika Serikat terkait keamanan kawasan Arktik.

Namun, di tengah upaya diplomasi tersebut, Trump justru melontarkan sindiran tajam terhadap NATO melalui platform media sosial Truth Social. Ia menyebut bahwa tanpa keterlibatan Amerika Serikat, NATO tidak memiliki daya gentar di mata China dan Rusia.

“China dan Rusia sama sekali tidak takut pada NATO tanpa Amerika Serikat. Satu-satunya negara yang benar-benar ditakuti dan dihormati adalah Amerika Serikat yang dibangun kembali,” tulis Trump.

Trump juga mempertanyakan komitmen negara-negara anggota NATO dalam membantu AS jika suatu saat Washington membutuhkan dukungan militer.

Potensi Perubahan Peta Kekuatan Global

Para analis geopolitik menilai langkah Trump dapat mengubah peta kekuatan global secara signifikan, khususnya di kawasan Arktik. Jika Amerika Serikat berhasil menguasai Greenland, Washington akan memperoleh keunggulan strategis dalam pengawasan militer, pengendalian jalur pelayaran, serta eksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut.

Namun, langkah ini juga berpotensi memicu ketegangan baru dengan Eropa dan memperlebar jurang perbedaan di dalam NATO. Selain itu, China dan Rusia diperkirakan tidak akan tinggal diam jika pengaruh mereka di Arktik terancam oleh dominasi Amerika Serikat.

Sejumlah pengamat memperingatkan bahwa kebijakan agresif Trump dapat meningkatkan risiko perlombaan militer di kawasan kutub utara, yang selama ini relatif stabil dibandingkan kawasan konflik lainnya.

Ambisi Lama Trump yang Kembali Mencuat

Gagasan membeli Greenland sejatinya bukan hal baru bagi Trump. Pada masa jabatan sebelumnya, ia sempat melontarkan ide serupa yang kala itu ditertawakan banyak pihak dan ditolak mentah-mentah oleh Denmark. Namun kini, dengan situasi geopolitik global yang kian tegang, ambisi tersebut kembali mengemuka dengan nuansa yang jauh lebih serius.

Apakah rencana ini akan benar-benar terwujud atau kembali kandas di meja diplomasi, masih menjadi tanda tanya besar. Yang pasti, langkah Trump kembali menegaskan arah kebijakan luar negeri AS yang semakin konfrontatif dalam menghadapi rival globalnya.

Dengan Arktik sebagai panggung baru persaingan kekuatan dunia, Greenland kini berada di pusat pusaran geopolitik internasional—dan dunia menanti langkah selanjutnya dari Gedung Putih.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Demo di Depan Gedung DPR RI, AMPB Bantah Ditunggangi Geng Solo

    Siap Demo di Depan Gedung DPR RI, AMPB Bantah Ditunggangi Geng Solo

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mantap berangkat ke Jakarta untuk menghadiri aksi di depan gedung DPR RI esok hari. Sebanyak lima armada bus telah disiapkan untuk memberangkatkan 250 massa ke Ibu Kota. Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono atau Botok, bantah ditunggangi pihak lain terkait aksi esok hari. Pihaknya menegaskan bahwa pergerakan […]

  • french fries

    Makan French Fries Tiga Kali Seminggu Bisa Picu Diabetes Tipe 2: Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– French fries, atau kentang goreng, merupakan salah satu camilan favorit di seluruh dunia. Rasanya yang gurih dan renyah membuatnya jadi pilihan banyak orang, baik sebagai makanan ringan maupun pelengkap hidangan utama. Namun, tahukah Anda bahwa makan French fries terlalu sering bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan? Terlebih jika dikonsumsi tiga kali seminggu, kebiasaan ini […]

  • Pemprov Jateng Bersama Kemenkum Berikan Program Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Rentan

    Pemprov Jateng Bersama Kemenkum Berikan Program Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Rentan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama Kementerian Hukum memberikan program bantuan hukum gratis. Program ini menyasar masyarakat miskin dan kelompok rentan untuk mengakses pendampingan hukum dari profesional. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum saat ini sudah memiliki Pos Bantuan Hukum (Posbakum) pada 1.400 desa di Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jateng […]

  • Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Seorang anggota DPRD Kabupaten Rembang, inisial W, diduga berselingkuh dengan istri salah satu kepala desa di Kecamatan Kragan. Perselingkuhan tersebut dilakukan saat W melakukan kunjungan kerja (kunker). Dugaan ini mencuat setelah kepala desa inisial S melalui pengacaranya melapor ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Rembang beberapa waktu lalu. Menurut laporan tersebut, W dan […]

  • Pemkab Rembang Perkuat Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Lewat SP4N-LAPOR!

    Pemkab Rembang Perkuat Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Lewat SP4N-LAPOR!

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang perkuat pengelolaan pengaduan masyarakat lewat SP4N-LAPOR!. Layanan ini diharapkan bisa meningkatkan responsivitas pengelola terhadap aduan masyarakat yang masuk dalam kanal resmi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang Gantiarto dalam acara Konsolidasi Pengelolaan Aduan Masyarakat melalui SP4N-LAPOR! di salah satu hotel di Jalur […]

  • Dianggap Jadi Ancaman Ekosistem, 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu di Perairan DKI Jakarta Ditangkap

    Dianggap Jadi Ancaman Ekosistem, 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu di Perairan DKI Jakarta Ditangkap

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 6,98 ton ikan sapu-sapu di 5 kawasan perairan DKI Jakarta dibasmi pada Jumat (17/4/2026). Pasalnya, ikan tersebut mendominasi 60 persen perairan, hingga mengancam keberlangsungan ikan endemik lokal. “Ikan ini sangat-sangat invasif, kemudian juga membuat ikan-ikan lain yang ada di tempat itu, terutama endemik lokal itu hampir semuanya kemudian tidak bisa survive,” ujar […]

expand_less