Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • visibility 32

Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menghebohkan panggung geopolitik global. Rencana kontroversialnya untuk mengakuisisi Greenland kini bukan lagi sekadar wacana.

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa opsi pengambilalihan pulau terbesar di dunia itu sedang dibahas secara serius sebagai bagian dari strategi keamanan nasional Amerika Serikat.

Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, dinilai Trump memiliki posisi strategis krusial di kawasan Arktik. Dengan meningkatnya ketegangan global dan persaingan pengaruh antara Amerika Serikat, China, dan Rusia, kawasan Arktik kini menjadi medan baru perebutan kekuatan dunia.

Gedung Putih: Pembahasan Aktif di Lingkaran Keamanan Nasional

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa isu akuisisi Greenland sedang “aktif dibahas” oleh Presiden Trump bersama tim keamanan nasionalnya. Menurutnya, Trump memandang penguasaan Greenland sebagai langkah strategis untuk melindungi kepentingan jangka panjang Amerika Serikat.

“Presiden sangat jelas bahwa langkah ini adalah demi kepentingan terbaik Amerika Serikat, terutama untuk mencegah agresi China dan Rusia di wilayah Arktik,” ujar Leavitt dalam konferensi pers di Gedung Putih, Kamis (8/1/2026).

Leavitt bahkan menyebut bahwa seluruh opsi saat ini berada “di atas meja”, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi prioritas utama pemerintahan Trump dalam mewujudkan ambisi tersebut.

Greenland dan Kepentingan Strategis Arktik

Greenland memiliki posisi geografis yang sangat penting. Terletak di antara Amerika Utara dan Eropa, wilayah ini menjadi titik strategis bagi jalur pertahanan, sistem radar, serta akses menuju Samudra Arktik. Selain itu, Greenland juga menyimpan cadangan sumber daya alam bernilai tinggi, mulai dari mineral langka, logam strategis, hingga potensi energi.

Perubahan iklim yang mempercepat pencairan es di Arktik turut membuka jalur pelayaran baru yang lebih singkat antara Asia, Eropa, dan Amerika. Kondisi ini menjadikan kawasan tersebut semakin diminati oleh kekuatan besar dunia, termasuk China dan Rusia, yang belakangan aktif meningkatkan kehadiran militernya di wilayah kutub utara.

Bagi Trump, membiarkan Greenland tetap berada di bawah kendali Denmark dinilai berisiko. Ia menilai kemampuan pertahanan Denmark tidak cukup kuat untuk menahan ekspansi pengaruh Beijing dan Moskow di kawasan strategis tersebut.

Reaksi Keras Eropa dan Ketegangan NATO

Rencana Trump itu langsung memicu reaksi keras dari negara-negara Eropa. Denmark secara tegas menolak gagasan penjualan Greenland, sementara sejumlah negara anggota NATO menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik antara sekutu.

Menanggapi situasi yang memanas, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan melakukan kunjungan diplomatik ke Denmark dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut bertujuan meredakan ketegangan dan membahas posisi Amerika Serikat terkait keamanan kawasan Arktik.

Namun, di tengah upaya diplomasi tersebut, Trump justru melontarkan sindiran tajam terhadap NATO melalui platform media sosial Truth Social. Ia menyebut bahwa tanpa keterlibatan Amerika Serikat, NATO tidak memiliki daya gentar di mata China dan Rusia.

“China dan Rusia sama sekali tidak takut pada NATO tanpa Amerika Serikat. Satu-satunya negara yang benar-benar ditakuti dan dihormati adalah Amerika Serikat yang dibangun kembali,” tulis Trump.

Trump juga mempertanyakan komitmen negara-negara anggota NATO dalam membantu AS jika suatu saat Washington membutuhkan dukungan militer.

Potensi Perubahan Peta Kekuatan Global

Para analis geopolitik menilai langkah Trump dapat mengubah peta kekuatan global secara signifikan, khususnya di kawasan Arktik. Jika Amerika Serikat berhasil menguasai Greenland, Washington akan memperoleh keunggulan strategis dalam pengawasan militer, pengendalian jalur pelayaran, serta eksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut.

Namun, langkah ini juga berpotensi memicu ketegangan baru dengan Eropa dan memperlebar jurang perbedaan di dalam NATO. Selain itu, China dan Rusia diperkirakan tidak akan tinggal diam jika pengaruh mereka di Arktik terancam oleh dominasi Amerika Serikat.

Sejumlah pengamat memperingatkan bahwa kebijakan agresif Trump dapat meningkatkan risiko perlombaan militer di kawasan kutub utara, yang selama ini relatif stabil dibandingkan kawasan konflik lainnya.

Ambisi Lama Trump yang Kembali Mencuat

Gagasan membeli Greenland sejatinya bukan hal baru bagi Trump. Pada masa jabatan sebelumnya, ia sempat melontarkan ide serupa yang kala itu ditertawakan banyak pihak dan ditolak mentah-mentah oleh Denmark. Namun kini, dengan situasi geopolitik global yang kian tegang, ambisi tersebut kembali mengemuka dengan nuansa yang jauh lebih serius.

Apakah rencana ini akan benar-benar terwujud atau kembali kandas di meja diplomasi, masih menjadi tanda tanya besar. Yang pasti, langkah Trump kembali menegaskan arah kebijakan luar negeri AS yang semakin konfrontatif dalam menghadapi rival globalnya.

Dengan Arktik sebagai panggung baru persaingan kekuatan dunia, Greenland kini berada di pusat pusaran geopolitik internasional—dan dunia menanti langkah selanjutnya dari Gedung Putih.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Puncak HUT RI, Pemkab Wonogiri Gelar Wayang Kulit di 25 Kecamatan

    Malam Puncak HUT RI, Pemkab Wonogiri Gelar Wayang Kulit di 25 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 91
    • 0Komentar

      Wonogiri, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menggelar pertunjukan wayang kulit secara serentak di 25 kecamatan dalam rangka memeriahkan malam puncak HUT Kemerdekaan RI ke-80. Wayang kulit yang diadakan pada Sabtu (23/8/2025) yang lalu itu bertajuk ‘Wahyu Kantentreman’. Judul tersebut memiliki filosofi agar gelaran tersebut dapat membawa ketenangan dan kedamaian bagi seluruh warga. Kepala […]

  • tito

    Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Hanya 5 Daerah yang Naikkan Tarif PBB di 2025, Imbau Kepala Daerah Komunikatif

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kabar mengenai kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di sejumlah daerah pada tahun 2025 menjadi perhatian publik. Beberapa wilayah bahkan mengalami gelombang aksi protes besar-besaran dari masyarakat yang merasa keberatan. Salah satu daerah yang ramai diperbincangkan adalah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang sempat menaikkan tarif PBB sebesar 250 persen dan menuai penolakan […]

  • pantura

    Usulan Tanggul Laut Hybrid Sea Wall di Pesisir Demak Disetujui Otorita Pengelola Pantura

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usulan pembangunan tanggul laut dengan skema hybrid sea wall di pesisir Kabupaten Demak telah diterima oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Tanggul laut ini nantinya akan dibangun dari Demak sampai Jepara. “Untuk hybrid sea wall nanti dari Kabupaten Demak sampai ke Jepara,” terang Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Selasa (9/12/2025). Pembangunan […]

  • Pemkab Rembang Bakal Gelar "Senam Guyub Rukun" pada 19 Desember

    Pemkab Rembang Bakal Gelar “Senam Guyub Rukun” pada 19 Desember

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatenterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang bakal menggelar “Senam Guyub Rukun” di Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini pada 19 Desember 2025 mendatang. Adapun peserta yang ditargetkan mengikuti acara ini lebih dari 4.000 orang. Senam tersebut tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan masyarakat, namun juga meningkatkan kekompakan dan kebersamaan. Adapun agenda utamanya adalah senam […]

  • jateng

    Angka Backlog Rumah di Jateng Masih Tinggi, Pemprov Dukung Program 3 Juta Rumah dari Pusat

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 257
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Angka kebutuhan (backlog) rumah di Jawa Tengah dinilai masih tinggi. Pada akhir tahun 2024, diketahui backlog kepemilikan masih mencapai 310.855 unit, sedangkan backlog kelayakan (rumah tidak layak huni) mencapai 1.132.968 unit. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa selama tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) berupaya mengurangi […]

  • Foto : Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    BKD Catat 309 PNS di Rembang Pensiun Tahun Ini, Didominasi Guru

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 309 pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Rembang bakal pensiun tahun ini, dengan didominasi oleh guru kurang lebih 70 persen. Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan mengatakan total ratusan PNS yang bakal pensiun diantaranya masuk batas usia pensiun (BUP), meninggal dunia dan […]

expand_less