Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » 6 Hidangan Khas Daerah di Indonesia Saat Lebaran

6 Hidangan Khas Daerah di Indonesia Saat Lebaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
  • visibility 414

kabarjatengterkini.com – Ada beberapa jenis hidangan khas Indonesia yang tersaji di meja saat Lebaran. Apalagi, Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan kuliner dan budayanya. Sehingga, setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas masing-masing untuk disantap di hari kemenangan.

Sajian khas Lebaran berikut ini memiliki cita rasa yang lezat dan kaya akan rempah-rempah. Tak hanya itu, hidangan-hidangan tersebut juga memiliki filosofi dan nilai budaya yang dipercayai oleh masyarakat setempat.

Lantas, apa saja hidangan khas daerah di Indonesia yang tersaji saat Lebaran? Simak penjelasan selengkapnya berikut!

Ketupat sayur

Ketupat sayur adalah hidangan khas Indonesia yang terbuat dari ketupat, sayuran, dan kuah santan. Ciri khas ketupat sayur di setiap daerah berbeda-beda. Misalnya, ketupat sayur Betawi disajikan dengan sayur labu siam, kacang panjang, dan daun melinjo, serta kuah santan yang kaya rasa.

Sementara itu ketupat sayur Jawa Tengah dan Yogyakarta disajikan dengan sayur tauge, kacang panjang, dan kangkung, serta kuah yang lebih ringan. Ketupat sayur Sumatera Utara sendiri disajikan dengan sayur daun singkong, kacang panjang, dan tauge, serta kuah santan yang kaya rasa.

Opor ayam

Opor ayam sebenarnya adalah ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan yang ditambah berbagai bumbu seperti serai, kencur, dan garam. Tidak hanya tersaji pada hari lebaran, opor ayam juga banyak di konsumsi sebagai menu sehari-hari.

Opor biasanya di sajikan bersama dengan ketupat ataupun nasi. Opor ayam memiliki makna mendalam, di antaranya sebagai simbol kemakmuran, permintaan maaf, dan kesucian. Opor ayam juga melambangkan kebersamaan, kehangatan keluarga, dan gotong royong.

Rendang

Rendang adalah masakan tradisional Indonesia yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Rendang terbuat dari daging, santan dan rempah-rempah khas Indonesia, dan dimasak dalam waktu yang lama sampai mengental. Rendang menyimpan filosofi kehidupan tentang kesabaran, kebijaksanaan, dan kegigihan.

Bumbu-bumbu yang biasanya digunakan pada rendang antara lain cabai, serai, lengkuas, kunyit, jahe dan bawang. Rendang memiliki cita rasa khas campuran dari berbagai macam rempah, dengan rasa yang dominan adalah asin, manis, dan gurih.

Bebek gulai kurma

Bebek Gulai Kurma adalah hidangan khas Aceh yang terdiri dari daging bebek yang dimasak dengan kuah santan bumbu gulai, dan rempah-rempah seperti cengkih, kayu manis, biji pala, dan kapulaga, yang memberikan rasa dan aroma yang khas.

Hidangan ini memiliki cita rasa dari kuah gulai yang gurih, serta daging bebek yang bertekstur lembut. Hidangan ini merupakan hidangan khas Aceh, sering disajikan saat Lebaran di Kota Serambi Mekah.

Ayam woku

Ayam woku adalah masakan khas Manado, Sulawesi Utara, yang terkenal dengan cita rasa pedas, gurih, dan kaya rempah. Hidangan ini identik dengan bumbu kuning dan aroma harum dari daun kemangi, daun jeruk, dan serai.

Selain ayam, woku juga bisa dibuat dengan ikan atau daging sapi. Nama ‘woku’ berasal dari bahasa Minahasa yang berarti ‘dihancurkan’, merujuk pada proses penghancuran bumbu untuk menciptakan rasa yang seimbang dan lezat.

Soto Banjar

Soto Banjar adalah hidangan soto khas Kalimantan Selatan (Kalsel), khususnya Banjarmasin. Nama kuliner ini diambil dari suku mayoritas yang mendiami wilayah Kalsel, yakni suku Banjar. Soto Banjar diperkirakan ada sejak setelah tahun 1563.

Hidangan ini berisi kuah kaldu ayam kampung dengan aroma rempah-rempah, disajikan dengan soun, daging ayam suwir, telur rebus, dan perkedel, serta potongan ketupat. Di atasnya juga ditambahkan taburan bawang goreng, irisan daun bawang, seledri, sambal, dan jeruk nipis. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng

    Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan adanya potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah (Jateng). Seperti perairan selatan Kabupaten Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan bahwa gelombang tinggi berpotensi mencapai 2,5 – 4 meter. “Berdasarkan analisis dari permodelan gelombang, tinggi […]

  • BPS Ungkap Angka Penduduk Miskin di Jateng Turun

    BPS Ungkap Angka Penduduk Miskin di Jateng Turun

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Angka penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah disebut mengalami penurunan. Penurunan tersebut dari angka 9,58 persen pada September 2024 menjadi 9,48 persen pada Maret 2025 atau sebanyak 0,10 persen. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah berjumlah sekitar 3,36 juta orang pada Maret 2025. Jumlah ini turun […]

  • Pompa Air Tenaga Surya Disebut Jadi Solusi Persoalan Rob di Sayung Demak

    Pompa Air Tenaga Surya Disebut Jadi Solusi Persoalan Rob di Sayung Demak

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Pompa Air Tenaga Surya (PATS) yang baru saja diresmikan di Sayung, Demak, disebut bakal jadi solusi persoalan rob di wilayah tersebut. Kehadiran PATS tersebut disebut merupakan solusi atas kendala biaya BBM yang membebani daerah untuk penanganan rob. Pembangunan ini menggunakan dana dari APBD dan corporate social responsibility (CSR) pihak swasta, serta gotong-royong […]

  • Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam, Dinas ESDM Jateng: Tersumbat Lumpur

    Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam karena Tersumbat Lumpur

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Grobogan, Kabarjatengterkini.com – Terungkap penyebab padamnya Api Abadi Mrapen sejak awal tahun 2026 yang lalu. Kobaran api tersebut bisa mati karena saluran gas di bawahnya tersumbat dengan lumpur. “Prinsipnya, si gas ini tertutup sama media yang namanya lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu,” kata Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi […]

  • Pemprov Jateng Dorong Layanan Konseling Gratis Demi Cegah Perilaku LGBTQ

    Pemprov Jateng Dorong Layanan Konseling Gratis Demi Cegah Perilaku LGBTQ

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bakal memperkuat pencegahan budaya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di wilayahnya melalui edukasi sejak dini hingga layanan konseling. “Dinas terkait kita perintahkan untuk betul-betul melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan. Jadi pencegahan itu harus sejak dini,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu (8/7/2026). Konseling tersebut bisa dilakukan lewat […]

  • prabowo

    Presiden Prabowo Perluas Layanan Kesehatan: Targetkan Pembangunan Rumah Sakit di Seluruh Kabupaten/Kota

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan nasional melalui pembangunan rumah sakit di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintahan Prabowo yang fokus pada pemerataan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama di wilayah terpencil dan kurang terjangkau fasilitas medis. Dalam keterangannya […]

expand_less