Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 8

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Nama K.H. Sholeh Darat resmi jadi salah satu jalan di Kota Semarang, sekaligus dinobatkan sebangai Tokoh Moderasi. Penamaan jalan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap tokoh yang berjasa bagi Indonesia.

Seremoni ini merupakan bagian dari rangkaian proses pengusulan K.H. Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional. Pasalnya, tokoh tersebut dikenal memiliki jejak sejarah sebagai ulama dan guru yang berperan besar dalam perkembangan ilmu Islam di Nusantara.

Harapannya, dengan penamaan Jalan K.H. Sholeh Darat mengingatkan masyarakat akan hadirnya sosok intelektual yang tidak hanya berdakwah, namun juga menularkan kebijaksanaan dan kelembutan kepada bangsa Indonesia.

“Jalan bukan sekadar ruang lalu lintas, tetapi ruang ingatan. Setiap orang yang melintas di jalan tersebut diingatkan bahwa kota ini pernah melahirkan ulama besar yang mengajarkan ilmu dengan kelembutan, dakwah dengan kebijaksanaan, dan Islam dengan semangat moderasi,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Kamis (12/2/2026).

Selain diresmikan sebagai nama jalan, K.H. Sholeh Darat juga mendapatkan piagam penghargaan sebagai Tokoh Moderasi. Penghargaan ini diterima langsung oleh Dzurriyah sebagai ahli waris yang telah divalidasi berdasarkan dokumen dan data historis lainnya.

Pemerintah Kota Semarang juga akan menghidupkan warisan intelektual K.H. Sholeh Darat, Tafsir Faidhurrahman. Nantinya, tafsir tersebut akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia agar bisa diakses oleh publik.

“Semarang memiliki banyak figur inspiratif yang kontribusinya melampaui zamannya. Mengangkat kembali sosok seperti KH Sholeh Darat berarti kita sedang menanamkan identitas dan kebanggaan sejarah kepada masyarakat,” tambahnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Dinas Perindustrian dan Tengah Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang, Dwi Martopo. (Sumber. kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Dinperinaker Rembang Fasilitasi Perusahaan untuk Rekrut Karyawan

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perindustrian dan Tengah Kerja (Dinperinaker) memberikan fasilitas pinjaman tempat terhadap perusahaan untuk merekrut karyawan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinperinaker Rembang, Dwi Martopo. Ia mengatakan langkah itu ditujukan untuk membentuk mitra kerja yang baik antara Pemkab Rembang dengan perusahaan. “Kita fasilitasi perusahaan untuk meminjam tempat,” jelas […]

  • trans7

    LPBH PBNU Laporkan Trans7 ke Bareskrim Polri Terkait Tayangan yang Diduga Menghina Pesantren Lirboyo

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBH PBNU) pada Kamis (16/10/2025) melaporkan stasiun televisi Trans7 ke Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Laporan ini terkait dengan tayangan program Xpose Uncensored yang disiarkan pada 13 Oktober 2025, yang dinilai mengandung unsur ujaran kebencian serta penghinaan terhadap pesantren dan tokoh agama, […]

  • 2 Ribu Keluarga di Brebes Jateng ‘Lulus’ dari Kemiskinan

    2 Ribu Keluarga di Brebes Jateng ‘Lulus’ dari Kemiskinan

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 95
    • 0Komentar

      Brebes, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menunjukkan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan di masyarakat. Pasalnya, sebanyak 2 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Brebes resmi keluar dari data kemiskinan. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priono turut menyampaikan apresiasinya terhadap Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma beserta seluruh jajaran di pemkab. Ia mengatakan, peserta […]

  • kuhp baru

    Resmi Berlaku, KUHP Baru Dinilai Lebih Keras dari Hukum Kolonial Belanda

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi berlaku mulai Jumat, 2 Januari 2026. Pemberlakuan regulasi pidana nasional ini menandai berakhirnya penggunaan Wetboek van Strafrecht (WvS), hukum pidana warisan kolonial Belanda yang telah digunakan selama puluhan tahun di Indonesia. Namun, meski telah disahkan sejak 2022, kehadiran KUHP baru justru menuai kritik tajam dari berbagai kalangan, […]

  • Objek Wisata Guci Ditutup Sementara Imbas Banjir, Perbaikan Menunggu Cuaca Membaik

    Objek Wisata Guci Ditutup Sementara Imbas Banjir, Perbaikan Menunggu Cuaca Membaik

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Aktivitas wisata di pemandian panas Guci Tegal kembali dihentikan sementara. Penutupan temporer ini dilakukan imbas terjangan banjir bandang beberapa waktu lalu hingga menyebabkan kerusakan parah. Adapun sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan di antaranya Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Barokah. Selain itu, sebanyak tiga jembatan juga putus, serta satu alat berat hanyut […]

  • Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berbekal dari Kegelisahan

    Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berawal dari Kegelisahan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 90
    • 0Komentar

      Klaten, Kabarjatengterkini.com – Pengarajin lurik di Desa Karangasem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten berinovasi dengan membuat alat tenun bukan mesin portabel. Alat itu disebut satu-satunya di Kabupaten Klaten. Inovasi tersebut turut diapresiasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan meminta perangkat desa terus melakukan pendampingan. Menurutnya, terobosan alat tenun portabel itu bisa memperkuat industri lurik […]

expand_less