Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penerapan WFH ASN Dimulai April 2026, Layanan Publik Tetap Berjalan

Penerapan WFH ASN Dimulai April 2026, Layanan Publik Tetap Berjalan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 89

Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah, mulai bulan April 2026, akan menerapkan mekanisme work from home (WFH) selama satu hari dalam seminggu. Skema ini dilakukan dalam rangka efisiensi APBN selama menghadapi ketidakpastian global.

Aturan ini sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (SE Kemendagri) bernomor 800.1.5/3349/SJ yang memuat sejumlah ketentuan, termasuk mengenai penyesuaian tugas kedinasan di lingkungan ASN Pemerintah Daerah (Pemda).

“Penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara lokasi dengan pola kerja WFH sebanyak satu hari kerja dalam satu minggu yaitu setiap hari Jumat,” kata Tito Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Rabu (1/4/2026), dikutip Antara.

Meski demikian, ada pengecualian bagi ASN di Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten terkait WFH ini. Mekanisme work from office (WFO) tetap diterapkan bagi sejumlah ASN yang bertugas di pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Termasuk, urusan kebencanaan, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), kebersihan dan persampahan, layanan kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil), perizinan di bidang penanaman modal, layanan kesehatan, layanan pendidikan, hingga layanan pendapatan daerah.

Kepala daerah juga diminta menghitung dan melaporkan jumlah penghematan anggaran dari penerapan skema WFH ini. Anggaran tersebut bisa dialihkan untuk mendukung program prioritas Pemda. Selain itu, Pemda juga wajib melaporkan pelaksanaan program untuk dievaluasi 2 bulan ke depan.

“Gubernur, Wali Kota, kita minta untuk melaksanakan perhitungan penghematan anggaran masing-masing sebagai dampak dari perubahan budaya kerja yang lebih efektif dan efisien ini,” kata Tito.

“Dan ketentuan ini, kebijakan ini akan dievaluasi selama dua bulan,” lanjut dia. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • piala dunia

    Chelsea Kalahkan PSG 3-0 di Final Piala Dunia Antarklub 2025, Cole Palmer Bintang Kemenangan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Chelsea sukses mengukir sejarah baru setelah mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor telak 3-0 di laga final Piala Dunia Antarklub 2025. Pertandingan berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (14/7) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat The Blues resmi menjadi juara perdana Piala Dunia Antarklub dengan format baru, […]

  • Mahasiswa di Jateng Didorong Berinovasi untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

    Pemprov Jateng Dorong Inovasi Berbasis Riset untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemprov Jawa Tengah mendorong mahasiswa berinovasi agar mampu menghadapi setiap tantangan di masa depan. Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menyumbang ide berbasis riset dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat produktif saat ini. Hal ini dinilai bisa berdampak positif terhadap […]

  • biksu

    Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu di Thailand, 8 Tewas

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Kelalaian dalam mengawasi anak kembali memicu tragedi kemanusiaan yang memilukan di Thailand. Sedikitnya delapan orang biksu dilaporkan tewas setelah ditabrak oleh sebuah mobil bak terbuka (pick-up) yang dikemudikan oleh seorang bocah laki-laki yang baru berusia 11 tahun. Insiden maut ini terjadi di Provinsi Mukdahan, wilayah timur laut Thailand, dan langsung memicu gelombang duka sekaligus […]

  • Ayah di Bekasi Lecehkan Anak Tirinya, Korban Sampai Takut Pulang

    Ayah di Bekasi Lecehkan Anak Tirinya, Korban Sampai Takut Pulang

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang ayah di Cikarang Selatan, Bekasi tega melecehkan anak tirinya sendiri. Pelaku berinisial RS (41) bahkan melakukan pelecehan terhadap korban NAS (13) berkali-kali sejak korban masih berada di bangku SD. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuana Putra mengatakan bahwa pelecehan yang terakhir kali dilakukan pada Februari 2025. “Peristiwa tersebut diketahui sekitar […]

  • SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

    SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 202
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadirejo, Kecamatan Pabelan serap pekerja lokal dan hasil panen petani. Hal ini dinilai bisa memberikan dampak pada pengembangan ekonomi masyarakat setempat. Diketahui, SPPG yang baru beroperasi selama dua hari itu telah menyerap sebanyak 50 karyawan, sementara sekitar 80% berasal dari warga setempat. Selain itu, sebanyak 200-250 […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Genjot Pendapatan Daerah dari Sektor Investasi

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah instruksikan setiap daerah memiliki kawasan khusus untuk penanaman modal. Hal ini dilakukan guna menggenjot pendapatan daerah dari sektor investasi. Menurut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, perekonomian tidak hanya ditopang dengan swasembada pangan saja, namun juga aktivitas di industri. Adapun salah satunya seperti  kawasan ekonomi khusus (KEK) Industripolis Batang […]

expand_less