Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menkes Reformasi Total Program Internship Dokter Pasca-Kematian dr. Myta

Menkes Reformasi Total Program Internship Dokter Pasca-Kematian dr. Myta

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
  • visibility 14

Kabarjatengterkini.com- Kabar duka kembali menyelimuti dunia medis Indonesia. Wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy saat menjalankan tugas di RSUD KH Daud Arif, Jambi, menjadi pemantik bagi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan evaluasi besar-besaran.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa tragedi yang menimpa dokter muda dalam program internship tidak boleh terulang lagi.

Pernyataan tegas ini merupakan respons atas rentetan kasus kematian dokter yang terjadi dalam satu tahun terakhir. Data menunjukkan adanya tren yang mengkhawatirkan: empat dokter spesialis dan satu dokter internship telah gugur dalam menjalankan tugas mereka tahun ini.

Evaluasi 10 Tahun Program Internship: Saatnya Berubah

Sejak diluncurkan sekitar satu dekade lalu, program internship dokter di Indonesia praktis belum pernah mengalami evaluasi menyeluruh secara sistemik. Kasus dr. Myta menjadi momentum bagi Pemerintah untuk membedah tata kelola program ini dari hulu ke hilir.

“Saya sangat merasa sedih dan berduka cita. Seharusnya hal ini tidak boleh terjadi lagi,” ujar Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu (6/5). Kemenkes kini berkomitmen untuk mengubah paradigma program dari yang semula dianggap sebagai pengabdian tanpa batas menjadi program pendidikan profesi yang terlindungi dan manusiawi.

5 Poin Utama Transformasi Program Internship Dokter

Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Menkes menetapkan sejumlah aturan baru yang ketat:

1. Pembatasan Ketat Jam Kerja (Maksimal 40 Jam/Minggu)

Salah satu penyebab utama kelelahan ekstrem (burnout) di kalangan dokter muda adalah jam kerja yang tidak manusiawi. Kemenkes kini menetapkan aturan baku:

  • Total Jam Kerja: 40 jam per minggu.

  • Distribusi Harian: Maksimal 8 jam per hari.

  • Larangan Pemadatan: Menkes dengan tegas melarang praktik memadatkan 40 jam kerja ke dalam 2 hari (shift marathon).

2. Peserta Bukan Tenaga Pengganti (Stop Eksploitasi)

Selama ini, terdapat fenomena di mana peserta internship sering kali dijadikan “dokter pengganti” untuk menutupi kekurangan tenaga medis di rumah sakit atau puskesmas. “Tidak boleh mereka masuk sebagai dokter pengganti. Itu akan kita larang,” tegas Menkes. Fokus internship harus kembali ke tujuan awal: pembelajaran dan peningkatan kompetensi dengan pendampingan dokter senior, bukan sebagai buruh medis murah.

3. Peningkatan Kesejahteraan dan Hak Cuti

Fasilitas dan dukungan finansial bagi peserta internship akan ditinjau ulang demi menjaga kesehatan mental dan fisik mereka:

  • Kenaikan Bantuan Hidup (BHD): Terutama bagi mereka yang ditempatkan di daerah terpencil.

  • Keseragaman Tunjangan: Memastikan keadilan antar wahana di seluruh Indonesia.

  • Perpanjangan Cuti: Jatah cuti dinaikkan secara signifikan dari 4 hari menjadi 10 hari.

  • Jasa Pelayanan: Setiap wahana wajib memberikan tunjangan khusus dan jasa pelayanan sebagai hak peserta.

4. Durasi Fleksibel Berbasis Kompetensi

Kemenkes menghapus sistem perpanjangan waktu otomatis (prolong). Durasi internship kini murni berbasis pada pemenuhan jumlah kasus medis yang ditangani. Tujuannya adalah memastikan patient safety (keselamatan pasien) tercapai tanpa harus mengeksploitasi waktu para dokter muda.

5. Skrining Kesehatan dan Sistem Pendampingan

Sebelum diterjunkan ke lapangan, akan dilakukan skrining kesehatan awal yang lebih ketat bagi calon peserta untuk memastikan mereka siap secara fisik dan mental menghadapi tantangan di wahana penempatan.

Investigasi Menyeluruh dan Sanksi Bagi Wahana Nakal

Kepala Biro Komunikasi Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan investigasi komprehensif terkait wafatnya dr. Myta. Penelusuran ini mencakup audit terhadap beban kerja, tata kelola wahana, hingga kualitas supervisi atau pendampingan yang diberikan oleh rumah sakit.

Kemenkes tidak segan-segan menjatuhkan sanksi berat jika ditemukan pelanggaran aturan atau kelalaian dalam menjaga keselamatan peserta. Sanksi tersebut dapat berupa:

  1. Teguran tertulis bagi fasilitas kesehatan.

  2. Pembekuan sementara status sebagai wahana internship.

  3. Pencabutan izin wahana jika ditemukan unsur eksploitasi yang fatal.

Sorotan DPR: Masalah Sistemik di Dunia Medis Indonesia

Kematian dr. Myta juga memicu reaksi keras dari parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menilai peristiwa ini bukan sekadar musibah biasa, melainkan “alarm” adanya persoalan sistemik yang kronis.

“Keselamatan dokter adalah bagian tidak terpisahkan dari keselamatan pasien,” kata Netty. DPR mendesak adanya audit transparan dan reformasi sistem pendidikan kedokteran agar perlindungan terhadap dokter muda benar-benar terjamin secara hukum dan praktik di lapangan. Dukungan serupa mengalir dari Majelis Gelar Budaya Kedokteran Indonesia (MGBKI) dan universitas-universitas besar seperti UNSRI, yang menyerukan penghentian segala bentuk eksploitasi tenaga medis.

Menuju Era Baru Pendidikan Dokter

Kematian berulang yang menimpa dokter di berbagai daerah seperti Cianjur, Rembang, Denpasar, dan terakhir Jambi, merupakan luka dalam bagi sistem kesehatan nasional. Reformasi yang dijanjikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin diharapkan bukan sekadar wacana di atas kertas.

Transformasi program internship ini adalah langkah awal yang krusial untuk memastikan bahwa para dokter masa depan Indonesia dididik dalam lingkungan yang sehat, aman, dan bermartabat. Hasil investigasi dari Inspektorat Jenderal Kemenkes nantinya akan menjadi landasan hukum baru untuk melindungi hak-hak tenaga medis di seluruh pelosok negeri.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Aman Menggunakan Dating Apps

    Tips Aman Menggunakan Dating Apps

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Aplikasi berkencan (dating apps) memang menawarkan kemudahan untuk berkenalan dengan orang baru dan mencari pasangan. Pengguna bisa lebih dulu mencari tahu tentang orang-orang yang menarik hatinya dengan membaca bio profil, foto, dan bertukar pesan sebelum memutuskan untuk bertemu langsung. Kendati demikian, hal yang perlu diutamakan saat berkenalan dengan orang asing adalah keselamatan diri. Waspada […]

  • pati

    Pelajar SMP N 1 Kayen Pati Ciptakan Water Detector, Berhasil Sabet Medali Emas di ISIF 2025

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tiga siswa-siswi SMP Negeri 1 Kayen berhasil menciptakan inovasi berupa alat water detector. Alat pendeteksi sumber air ini bahkan berhasil menorehkan prestasi di kompetisi sains bertaraf internasional. Ketiga siswa tersebut berhasil membawa pulang medali emas pada ajang bergengsi International Science and Invention Fair (ISIF) 2025 kategori Physics, Energy, and Engineering. Di kompetisi […]

  • Mbah Tarman

    Tak Hanya Tipu Cek Rp3 M, Mbah Tarman Juga Gadaikan Mobil Rentalan Rp50 Juta

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kasus penipuan Mbah Tarman yang menikahi gadis belia 24 tahun di Pacitan, Jawa Timur, masih berlanjut. Kakek berusia 74 tahun itu tak hanya memalsukan mahar berupa cek Rp3 miliar, namun juga menggadaikan mobil rental. Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro mengatakan, Mbah Tarman menggadaikan mobil sewaan senilai Rp50 juta. Sebanyak Rp30 juta dari uang […]

  • resep

    Resep Brownies Fudgy Cokelat Lumer, Lembut di Dalam, Renyah di Luar

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Brownies menjadi salah satu kue yang paling digemari banyak orang, terutama para pecinta cokelat. Dari sekian banyak varian brownies, brownies fudgy adalah salah satu jenis yang paling populer. Dengan tekstur yang padat, lembut, dan lumer di dalam, serta bagian atas yang renyah dan mengkilap, brownies fudgy memberikan kenikmatan maksimal dalam setiap gigitan. Kalau kamu […]

  • RSUD dr. R. Soetrasno Rembang Punya Nomor Baru untuk Layanan Pelanggan /rembangkab

    RSUD dr. R. Soetrasno Rembang Punya Nomor Baru untuk Layanan Pelanggan

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – RSUD dr. R. Soetrasno Rembang mempunyai nomor baru untuk layanan pelanggan. Masyarakat yang ingin mengakses informasi, administrasi, dan melakukan pengaduan, sekarang bisa menghubungi nomor WhatsApp 0813 8005 7444. Dengan adanya nomor WA ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan respon yang lebih cepat dan efektif. Kasi Informasi RSUD dr. Soetrasno Rembang, M. Nur Achdi […]

  • Operasi Patuh Candi 2025 di Jateng Bakal Dimulai 14 Juli

    Operasi Patuh Candi 2025 di Jateng Bakal Dimulai 14 Juli

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

      kabarjatengterkini.com – Operasi Patuh Candi 2025 bakal dimulai Senin (14/7/2025) hingga Minggu (27/7/2025) atau selama 14 hari. Operasi ini merupakan operasi kewilayahan yang dilakukan di seluruh daerah hukum Polda Jateng. Sebelum operasi dilaksanakan, Polda Jawa Tengah menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Candi 2025 pada Jumat (11/7/2025). Kegiatan Latpraops dipimpin langsung oleh Kepala Biro (Karo) […]

expand_less