Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bejat! Dukun Pijat di Sukolilo Cabuli Tetangga Pakai Modus Ritual “Threesome”

Bejat! Dukun Pijat di Sukolilo Cabuli Tetangga Pakai Modus Ritual “Threesome”

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 96

Kabarjatengterkini.com– Praktik dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) dengan kedok pengobatan spiritual kembali mengguncang wilayah Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Seorang pria berinisial AS (42), yang dikenal sebagai dukun pijat, diringkus polisi setelah diduga mencabuli tetangganya sendiri, S (30), dengan dalih ritual agar korban cepat mendapatkan keturunan.

Kasus memilukan ini terungkap setelah korban diketahui hamil empat bulan, namun bukan dari hasil hubungan dengan suaminya yang sah, melainkan akibat manipulasi keji sang dukun.

Modus Ritual “Threesome” yang Tak Masuk Akal

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Pati pada Selasa (12/5/2026), Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, membeberkan kronologi dan modus operandi tersangka yang tergolong sangat rapi namun bejat.

Tersangka AS memanfaatkan kerentanan psikologis korban S yang telah lama menikah namun belum dikaruniai buah hati. Dengan klaim mendapatkan “petunjuk” dari guru spiritualnya, AS meyakinkan korban bahwa ada ritual khusus yang harus dijalani.

“Tersangka meminta istrinya sendiri untuk membujuk korban agar mau melakukan ritual persetubuhan bertiga (threesome). Dalihnya, ini adalah syarat agar korban bisa hamil,” ungkap Kompol Dika.

Metode yang digunakan tersangka sangat menyimpang. AS melakukan hubungan badan dengan istrinya terlebih dahulu hingga mendekati fase ejakulasi, kemudian baru berpindah melakukan persetubuhan dengan korban. Aksi bejat ini dilakukan sebanyak tiga kali di kediaman tersangka.

Melibatkan Istri dan Manipulasi Digital

Ironisnya, istri tersangka berperan aktif dalam melancarkan aksi suaminya. Karena istri tersangka masih memiliki hubungan kerabat dengan korban, pendekatan tersebut dilakukan secara persuasif hingga korban merasa percaya dan tidak curiga.

Tak berhenti di situ, tersangka juga melakukan eksploitasi secara digital. AS meminta korban mengirimkan rekaman video saat korban berhubungan intim dengan suaminya. Alasannya, video tersebut akan digunakan sebagai media untuk “didoakan” agar proses kehamilan segera terjadi.

Terbongkar Lewat Kalimat “Jangan Kaget Jika Anak Mirip Aku”

Kebenaran mulai tercium saat tersangka AS melontarkan pernyataan sombong sekaligus ganjil kepada suami korban. Dengan nada jumawa, AS berujar:

“Jangan kaget kalau anakmu nanti mirip aku, terus kelakuannya mirip aku.”

Kalimat tersebut memicu kecurigaan mendalam pada suami korban. Setelah didesak dan merasa tertekan, korban S akhirnya berani berterus terang mengenai ritual menyimpang yang selama ini dialaminya di bawah tekanan spiritual tersangka. Saat pengakuan itu keluar, korban diketahui tengah hamil dengan usia kandungan memasuki empat bulan.

Langkah Hukum Polresta Pati

Merasa dikhianati dan dilecehkan, suami korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib pada 10 Mei 2026. Polisi bergerak cepat mengamankan AS untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Atas tindakan tersebut, tersangka terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Polisi juga tengah mendalami keterlibatan istri tersangka dalam memfasilitasi terjadinya tindak pidana tersebut.

Analisis Ahli: Waspada Praktik Spiritual Menyimpang

Kasus di Sukolilo ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap praktik pengobatan alternatif yang tidak masuk akal. Pakar hukum dan sosiologi seringkali menekankan bahwa pelaku TPKS bermodus “orang pintar” biasanya mengincar korban yang sedang dalam kondisi putus asa atau memiliki tekanan sosial, seperti masalah keturunan.

Tips Terhindar dari Penipuan Berkedok Dukun:

  • Logika Medis: Selalu konsultasikan masalah reproduksi kepada dokter atau ahli medis profesional.

  • Hindari Ritual Fisik: Ritual yang melibatkan kontak fisik seksual atau permintaan materi pornografi adalah bentuk pelecehan, bukan pengobatan.

  • Dukungan Keluarga: Jangan menyimpan rahasia ritual pengobatan dari pasangan atau keluarga inti.

Kini, AS mendekam di sel tahanan Mapolresta Pati, sementara korban S mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma mendalam yang dialaminya.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • jenazah

    Dua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara Makassar, Operasi SAR Masih Berlanjut

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan akhirnya tiba di RS Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (21/1/2026) pagi. Kedua jenazah tersebut segera diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Kedua korban dievakuasi dari dasar jurang di kawasan pegunungan Bulusaraung, tepatnya […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin

    Persoalan Backlog Rumah di Jateng Diperkirakan Teratasi dalam 5 Tahun ke Depan

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Backlog rumah di Jawa Tengah sempat mencapai 1.332.968. Persoalan ini diperkirakan bakal teratasi dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, bahwasanya jumlah tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan. Di tahun 2025 ini, ada sebanyak 161.340 unit rumah yang telah dibangun di wilayahnya. Lebih lanjut, […]

  • Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 271
    • 0Komentar

      Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga peduli dengan pola asuh terhadap generasi muda. Hal ini diupayakan dengan program Kelas Orang Tua Hebat (Kerabat) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin menyebutkan bahwa program Kerabat merupakan langkah dalam internalisasi pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, pola […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui usai menyalurkan bantuan simbolis Alsintan di halaman Dintanpang, Rabu (03/12/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Bakal Usulkan Bantuan Combine untuk Petani ke Pusat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno menyampaikan bahwa kekurangan combine untuk pemanen padi masih menjadi masalah di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Bupati Rembang Harno usia memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di halaman Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Rembang, Rabu (03/12/2025) pagi. Ia akan berusaha mengusulkan bantuan alsintan combine kepada Pemerintah Pusat. “Yang jelas yang […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina dalam peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang /semarangkota

    Agustina Ajak Anak Muda Refleksi Perjuangan Pahlawan Pertempuran Lima Hari di Semarang

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina mengajak anak muda refleksi perjuangan pahlawan dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. Termasuk pahlawan yang berjuang dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang. Oleh karena itu, peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang digelar setiap tahun dengan maksud untuk memperkuat nilai patriotisme di kalangan masyarakat, khususnya anak muda. “Pertempuran Lima Hari […]

  • Pria di Klaten Tega Bawa Kabur Motor Korban Usai Ditolong karena Kehabisan Bensin

    Maling di Klaten Tega Bawa Kabur Motor Usai Ditolong karena Kehabisan Bensin

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Seorang pria di Klaten tega membawa kabur sepeda motor milik seorang wanita yang menolongnya di jalan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Yogyakarta-Solo pada Jumat (12/12/2025) petang. Kapolsek Jogonalan AKP Haryanto menyatakan bahwa korban sudah membuat laporan. Pihaknya kemudian bergerak untuk menangkap terduga pelaku yang dilacak sedang berada di wilayah Boyolali. “Sudah ditangkap […]

expand_less