Agustina Sebut Warga Semarang Masih Menggemari Gelaran Wayang di Sedekah Bumi dan Apitan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 8

Foto: Agustina Wilujeng saat menghadiri gelaran Sedekah Bumi dan Gelar Budaya Apitan 2026 (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengapresiasi gelaran Sedekah Bumi dan Gelar Budaya Apitan 2026 yang digelar di tiga kelurahan. Di antaranya, di Kelurahan Mangunsari, Kelurahan Pudakpayung, dan Kelurahan Gedawang.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebutkan bahwa masyarakat Kota Semarang masih bersemangat untuk melestarikan budaya leluhur hingga saat ini. Salah satunya dengan menampilkan pagelaran wayang dalam acara sedekah bumi dan apitan tersebut.
“Dan sekarang saya merasa bahagia karena masyarakat kota semarang masih menggemari wayang sebagai hiburan pada saat sedekah bumi maupun apitan,” kata Agustina saat menyampaikan sambutannya.
Menurutnya, pagelaran wayang yang ditampilkan tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas hasil alam yang berlimpah, tapi juga wujud cinta masyarakat Kota Semarang untuk mengenalkan dan senantiasa melestarikan warisan budaya turun-temurun.
Tradisi sedekah bumi dan apitan ini juga digelar sebagai momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kehangatan antarwarga dan Pemerintah Kota Semarang. Harapannya, sinergi antarwarga dan pemerintah bisa membuat Kota Semarang semakin maju dan sejahtera.
“Wayang adalah dedonga (doa), adalah sesaji, untuk kita kepada alam, kepada tuhan, dan hiburan kepada masyarakat, supaya kita kembali memahami bahwa alam telah memberi, bahwa tuhan telah memberi berkah, dan kita memberi syukur kembali,” kata dia.
“Kita mulai semangat baru hari baru, sehingga semarang ini menjadi semakin hebat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Agustina menyampaikan keinginannya agar tradisi pagelaran wayang di sedekah bumi dan apitan ini terus dilestarikan. Harapannya, tradisi tersebut menjadi salah satu kearifan lokal yang dikenal hingga luar daerah. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

