Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Agustina Sebut Warga Semarang Masih Menggemari Gelaran Wayang di Sedekah Bumi dan Apitan

Agustina Sebut Warga Semarang Masih Menggemari Gelaran Wayang di Sedekah Bumi dan Apitan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
  • visibility 59

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengapresiasi gelaran Sedekah Bumi dan Gelar Budaya Apitan 2026 yang digelar di tiga kelurahan. Di antaranya, di Kelurahan Mangunsari, Kelurahan Pudakpayung, dan Kelurahan Gedawang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebutkan bahwa masyarakat Kota Semarang masih bersemangat untuk melestarikan budaya leluhur hingga saat ini. Salah satunya  dengan menampilkan pagelaran wayang dalam acara sedekah bumi dan apitan tersebut.

“Dan sekarang saya merasa bahagia karena masyarakat kota semarang masih menggemari wayang sebagai hiburan pada saat sedekah bumi maupun apitan,” kata Agustina saat menyampaikan sambutannya.

Menurutnya, pagelaran wayang yang ditampilkan tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas hasil alam yang berlimpah, tapi juga wujud cinta masyarakat Kota Semarang untuk mengenalkan dan senantiasa melestarikan warisan budaya turun-temurun.

Tradisi sedekah bumi dan apitan ini juga digelar sebagai momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kehangatan antarwarga dan Pemerintah Kota Semarang. Harapannya, sinergi antarwarga dan pemerintah bisa membuat Kota Semarang semakin maju dan sejahtera.

“Wayang adalah dedonga (doa), adalah sesaji, untuk kita kepada alam, kepada tuhan, dan hiburan kepada masyarakat, supaya kita kembali memahami bahwa alam telah memberi, bahwa tuhan telah memberi berkah, dan kita memberi syukur kembali,” kata dia.

“Kita mulai semangat baru hari baru, sehingga semarang ini menjadi semakin hebat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Agustina menyampaikan keinginannya agar tradisi pagelaran wayang di sedekah bumi dan apitan ini terus dilestarikan. Harapannya, tradisi tersebut menjadi salah satu kearifan lokal yang dikenal hingga luar daerah. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pemalang Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Senilai Rp1,9 M

    Bupati Pemalang Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Senilai Rp1,9 M

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan kasus pemerasan dan suap. Menurut pemeriksaan, aksi tersebut melibatkan uang senilai Rp1,9 miliar yang diperoleh dari bawahannya. Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, Anom diduga memeras bawahannya melalui tangan kanan atau orang kepercayaannya, Mohamad Haris. Uang yang dikumpulkan tersebut kemudian […]

  • rendlesham

    Misteri Rendlesham Forest Kembali Viral, Benarkah Ada “Pesan UFO” yang Baru Terungkap Setelah 40 Tahun?

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Klaim tentang adanya “pesan UFO” yang disebut baru terungkap setelah lebih dari 40 tahun kembali menghidupkan misteri insiden Rendlesham Forest. Kasus ini merujuk pada rangkaian laporan penampakan cahaya tak dikenal di Suffolk, Inggris, pada akhir Desember 1980, tepatnya di sekitar pangkalan militer RAF Woodbridge yang saat itu digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF). […]

  • Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas dan Relaksasi Pajak 5%

    Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas dan Relaksasi Pajak 5%

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bea balik nama kendaraan bermotor bekas (BBNKB II) di wilayah Jawa Tengah masih digratiskan. Selain pembebasan bea balik nama, pajak kendaraan bermotor juga mengalami relaksasi sebesar 5 persen. Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) ini merupakan tindak lanjut amanat UU dari pemerintah pusat dalam optimalisasi pengelolaan pajak daerah, sekaligus sebagai stimulus guna […]

  • sidang

    Ammar Zoni Kembali Hadiri Sidang Kasus Dugaan Peredaran Narkoba di Rutan, Siap Bongkar Fakta di Pengadilan

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Mantan aktor sinetron Ammar Zoni kembali menghadiri persidangan lanjutan terkait kasus dugaan peredaran narkoba di dalam rumah tahanan (rutan). Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jakarta, pada Kamis (8/1/2026), setelah sebelumnya Ammar mengikuti persidangan secara daring dari Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah. Ammar Zoni tiba di ruang sidang sekitar pukul 10.30 WIB […]

  • Truk Muatan Telur Dijarah Warga Usai Kecelakaan di Purbalingga, Kerugian Capai Rp26 Juta

    Truk Muatan Telur Dijarah Warga Usai Kecelakaan di Purbalingga, Kerugian Capai Rp26 Juta

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Truk muatan telur dijarah warga usai mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Terkait insiden itu, total kerugian diperkirakan senilai Rp26 juta. Sopir bernama Arif Rahman (50) menyampaikan bahwa truk yang dikemudikan mengangkut 1,3 ton telur menuju Purwokerto pada Minggu (28/6/2026). Saat melintasi turunan lalu tanjakan, muncul sebuah […]

  • Dianggap Jadi Ancaman Ekosistem, 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu di Perairan DKI Jakarta Ditangkap

    Dianggap Jadi Ancaman Ekosistem, 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu di Perairan DKI Jakarta Ditangkap

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 6,98 ton ikan sapu-sapu di 5 kawasan perairan DKI Jakarta dibasmi pada Jumat (17/4/2026). Pasalnya, ikan tersebut mendominasi 60 persen perairan, hingga mengancam keberlangsungan ikan endemik lokal. “Ikan ini sangat-sangat invasif, kemudian juga membuat ikan-ikan lain yang ada di tempat itu, terutama endemik lokal itu hampir semuanya kemudian tidak bisa survive,” ujar […]

expand_less