Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Semarang Siapkan Penanganan Jangka Pendek-Panjang Terkait Dampak Jebolnya Tanggul Kali Plumbon

Pemkot Semarang Siapkan Penanganan Jangka Pendek-Panjang Terkait Dampak Jebolnya Tanggul Kali Plumbon

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
  • visibility 98

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul Kali Plumbon, Mangkang. Terkait hal ini, pihaknya bersama pihak terkait menyiapkan langkah-langkah penanganan pascabencana.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan, penanganan tersebut meliputi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir. Setelah itu, baru dilanjutkan pembangunan dan penguatan infrastruktur tanggul sungai dan relokasi.

“Penanganan sementara nomor satu yang terdampak, layanan dasarnya terselesaikan,” kata Agustina, Selasa (18/5/2026).

Dalam penanganan banjir di wilayah Kali Plumbon, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana.

Agustina menyebutkan, penanganan awal yang dilakukan Pemkot Semarang dan BNPB yakni terus memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan layanan kesehatan yang layak, dan bahan pangan yang mencukupi untuk sehari-hari.

“Yang kedua layanan kesehatan diperbaiki. Ini teman-teman puskesmas setempat, berikan layanan kesehatan. Kemudian, untuk pangan, saya kira cukup berlebih. Bantuan luar biasa banyak. Kemudian untuk hunian, kita selesaikan sesegera mungkin.”

Setelah meninjau lokasi tanggul, Pemkot Semarang bersama pihak terkait menggelar rapat terbatas. BNPB menjelaskan, titik-titik tanggul yang jebol sudah ditutup, sehingga selanjutnya akan dilakukan penanganan secara permanen.

“Lubang sudah ditutup, setelah ini akan ditangani secara permanen. Mudah-mudahan ini bisa dilebarkan dan ke depan kejadian ini tidak terulang lagi di tempat yang sama,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto.

Pihaknya juga membenarkan bahwa Pemkot bersama BNPB akan melakukan relokasi dengan menyiapkan hunian sementara, lalu dilanjutkan pembangunan hunian tetap. Hal ini dilakukan agar warga bisa tinggal di tempat yang lebih aman dan nyaman.

“Nah, hunian tetap ini masyarakat tidak bisa lagi tinggal di tempat semula karena kalau tinggal di tempat semula nanti terkena bencana lagi,” lanjut dia.

Sepanjang 2026, sebanyak 18 titik tanggul Sungai Plumbon jebol. Terakhir kali, tanggul jebol pada Jumat (15/5/2026) hingga menyebabkan sejumlah rumah warga Mangkang, Kecamatan Tugu, tergenang air. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang di Turunan Silayur, Perbaikan Butuh Anggaran Rp60 M

    Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang, Perbaikan Turunan Silayur Butuh Anggaran Rp60 M

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kawasan turunan Silayur di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, disebut sebagai kesalahan tata ruang. Hal ini dinilai jadi salah satu faktor rawan kecelakaan di area tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Menurutnya, kemiringan turunan Silayur tidak layak jika dilewati kendaraan-kendaraan besar, sehingga ia menilai ada tata ruang […]

  • Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng

    Agustina Minta Pengurus RT Segera Rampungkan Dokumen Persyaratan Dana Bantuan Operasional Lewat Ruang Warga

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan pendampingan program Bantuan Operasional (BOP) per RT. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan pengurus segera menyelesaikan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, setiap pengurus RT dan RW akan mengunggah dokumen lewat aplikasi Ruang Warga. Maka dari itu, kelengkapan dokumen seperti Surat Permohonan, SK Kepengurusan, […]

  • Warga Batang Dipidanakan karena Ubah Sawah Jadi Tambak Udang

    Warga Batang Dipidanakan karena Ubah Sawah Jadi Tambak Udang

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, inisial AMP (28) jadi tersangka buntut mengubah lahan sawah jadi tambak udang. Aksi tersebut dipidanakan karena sawah yang diubah peruntukannya merupakan lahan sawah dilindungi (LSD). Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Tengah, Kombes Djoko Julianto, menyebutkan tambak udang ilegal itu dibangun di LSD wilayah Dukuh […]

  • Puncak Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Semarang Tahun 2025/Semarangkota

    Pemkot Semarang Komitmen Siapkan Generasi Muda Unggul melalui Pemilihan Duta Genre

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen menyiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan kependudukan di masa depan. Hal itu diwujudkan melalui pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Semarang. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin mewakili Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan bahwa pemilihan Duta Genre bukan hanya merupakan ajang kompetisi melainkan juga […]

  • spelling

    Dokter Spesialis di RS Diimbau Turut Berperan dalam Program Spelling

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 238
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Dokter spesialis di rumah sakit diimbau turut berperan dalam program dokter spesialis keliling (Spelling) yang diinisiasi Pemrov Jateng. Program Spelling menerjunkan dokter-dokter spesialis profesional untuk memberikan pelayanan di desa. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi turut mendorong dokter di RSUP Kariadi di Semarang untuk menyukseskan program ini. Terlebih, tahun 2025 ini, rumah sakit […]

  • Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

    Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Siswa MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, terpaksa belajar di rumah setelah kejadian atap bangunan roboh. Adapun ruang kelas roboh terjadi di kelas VII, meskipun kondisi kelas lainnya perlu diantisipasi. Kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan di rumah bakal dilakukan selama pekan ini saja atau sampai dengan hari Sabtu (16/5/2026). Harapannya, pada hari Senin […]

expand_less