Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Materi Koperasi Bakal Mulai Diajarkan di Sekolah Wilayah Jawa Tengah

Materi Koperasi Bakal Mulai Diajarkan di Sekolah Wilayah Jawa Tengah

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
  • visibility 87

Kabarjatengterkini.com – Materi tentang koperasi bakal diajarkan kepada siswa-siswi di seluruh jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA. Jawa Tengah disebut akan menjadi wilayah pertama yang akan menerapkan kurikulum ini.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menghadiri peluncuran Insersi Pendidikan Perkoperasian Provinsi Jateng di gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks Gubernuran Jateng, Semarang, Jumat (5/6/2026).

Ia menyebutkan, Dinas Koperasi dan UKM dan Dinas Pendidikan Jateng menginisiasi agar materi koperasi tidak diajarkan sebagai pembelajaran terpisah, namun disisipkan. Dengan demikian, tidak akan menambah jumlah mata pelajaran.

“Dinas Koperasi kita dengan Dinas Pendidikan kita memberikan pelajaran modul terkait koperasi, dan ini tidak mengubah daripada atau tidak menambah daripada pelajaran di masing-masing sekolah, tetapi menyelipkan,” jelas Luthfi, Jumat, dikutip Detik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyisipan materi koperasi di sekolah berkaitan dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Harapannya, siswa yang merupakan generasi penerus bangsa bisa memahami esensi koperasi.

Nantinya, modul ini akan diberikan dari tingkat SD hingga SMA. Saat ini, pemerintah sudah memastikan kesiapan pengawas dan tenaga pengajarnya, sehingga tinggal memulai implementasinya saja.

“Secara tidak langsung ini selaras dengan program pemerintah terkait dengan Koperasi Merah Putih tidak hanya program yang harus kita lakukan, tetapi anak-anak didik kita harus tahu tentang koperasi itu sendiri,” ungkap Luthfi.

“Ini sudah mau dijalankan dan modulnya sudah ada. Para kepala sekolah, pengawas, kemudian guru, sudah didrill, tinggal pelaksanaannya,” sebut dia. (*)

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono membenarkan bahwa Jateng merupakan wilayah pertama yang menyisipkan kurikulum koperasi. Harapannya, implementasi ini bisa segera disusul di daerah-daerah lainnya.

“Ini adalah provinsi yang pertama kali membuat insersi kurikulum tentang perkoperasian. Kami untuk itu berterima kasih dan harapannya agar provinsi-provinsi lain bisa melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Provinsi Jawa Tengah,” kata Ferry. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bakar Sampah Dilarang, Pemkab Demak Gencarkan Edukasi Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu

    Bakar Sampah Dilarang, Pemkab Demak Gencarkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Proses pembakaran sampah disebut berdampak negatif terhadap kesehatan tubuh dan kebersihan lingkungan. Maka dari itu, sistem pengelolaan sampah terpadu di desa akan terus digencarkan. Atas dampak yang ditimbulkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak meminta masyarakat tidak membakar sampah rumah tangga sembarangan. Pembakaran menimbulkan polutan di udara, sehingga berbahaya bagi pernapasan masyarakat sekitar. “Pembakaran […]

  • DKP Pati Kejar Target PAD, Tambak dan TPI Akan Dimaksimalkan di Sisa Tahun 2025

    DKP Pati Kejar Target PAD, Tambak dan TPI Akan Dimaksimalkan di Sisa Tahun 2025

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati berupaya keras mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hingga pertengahan tahun ini baru tercapai sekitar 20 persen. Kepala DKP Kabupaten Pati, Hadi Santosa menyatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan capaian tersebut, terutama di sektor perikanan tangkap dan tambak. “Kita juga akan maksimalkan potensi […]

  • Normalisasi Sungai Silugonggo Hingga Penghijauan Pegunungan Kendeng untuk Mitigasi Banjir

    Normalisasi Sungai Silugonggo Hingga Penghijauan Pegunungan Kendeng untuk Mitigasi Banjir

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Persoalan sampah yang menumpuk hingga tanaman enceng gondok disebut jadi penyebab aliran air di sungai tersumbat. Faktor tersebut juga bisa memperparah terjadinya banjir di Kabupaten Pati jika curah hujan tinggi. Menanggapi hal ini, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra telah menyampaikan ke BBWS dan Kementerian PUPR terkait rencana normalisasi Sungai Silugonggo hingga […]

  • Pasar Dugderan Diupayakan Dapat Status Warisan Budaya

    Pasar Dugderan Diupayakan Dapat Status Warisan Budaya

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gelaran Pasar Dugderan bakal diupayakan mendapatkan status sebagai warisan budaya. Pasalnya, festival ini sudah menjadi tradisi tahunan di Kota Semarang sejak masa kolonial Belanda dalam menyambut bulan Ramadan. Hal ini turut diungkapkan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Menurutnya, pelaksanaan Pasar Dugderan tidak hanya sebatas hiburan semata, melainkan upaya melestarikan nilai sejarah […]

  • Kepala Diskomdigi Provinsi Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto

    Pemprov Klaim Telah Tangani Kebocoran Data Penerima Bansos di Jateng

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh dugaan kebocoran data penerima bantuan sosial (bansos) di aplikasi Data Terpadu Jawa Tengah (DT Jateng). Terkait hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah melakukan penanganan melalui serangkaian prosedur. Penanganan dilakukan setelah pemerintah menerima peringatan BSSN tentang adanya indikasi akses data secara tidak sah. “Peristiwanya diduga sebenarnya sudah terjadi sekitar satu […]

  • 18 agustus

    18 Agustus 2025 Ditetapkan sebagai Cuti Bersama, Bukan Libur Nasional

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan tanggal 18 Agustus 2025 sebagai cuti bersama, bukan libur nasional. Keputusan ini diumumkan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro usai rapat koordinasi yang membahas penyesuaian hari libur dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebelumnya, sempat beredar informasi bahwa pemerintah berencana menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai […]

expand_less