Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Pemprov Klaim Telah Tangani Kebocoran Data Penerima Bansos di Jateng

Pemprov Klaim Telah Tangani Kebocoran Data Penerima Bansos di Jateng

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
  • visibility 95

Kabarjatengterkini.com – Heboh dugaan kebocoran data penerima bantuan sosial (bansos) di aplikasi Data Terpadu Jawa Tengah (DT Jateng).

Terkait hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah melakukan penanganan melalui serangkaian prosedur. Penanganan dilakukan setelah pemerintah menerima peringatan BSSN tentang adanya indikasi akses data secara tidak sah.

“Peristiwanya diduga sebenarnya sudah terjadi sekitar satu tahun sebelumnya, kurang lebih pada April 2025,” kata Kepala Diskomdigi Provinsi Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto, Rabu (22/7/2026).

Terkait hal ini, Diskomdigi bersama BSSN dan Kementerian Komdigi langsung melakukan langkah-langkah pengamanan, mulai dari penutupan akses, penguatan sistem keamanan, hingga penerapan verifikasi berlapis, sampai dengan pemulihan.

“Sehingga dapat kami sampaikan, bahwa saat ini kondisi tersebut telah terpulihkan,” ujarnya.

Indikasi kebocoran data tersebut berpotensi menimbulkan penyalahgunaan data pribadi oleh pihak tidak bertanggungjawab. Maka dari itu, dilakukan mitigasi dengan meminta seluruh OPD di Jawa Tengah terus meningkatkan keamanan sistem, terutama bagi yang mengelola data pribadi.

Lilik mengimbau setiap pengelola aplikasi rutin memperbarui sistem keamanan siber, menerapkan autentikasi berlapis, mengganti kata sandi secara berkala, tidak membagikan akses kepada pihak yang tidak berwenang, serta melakukan patroli siber (cyber patrol) secara berkala.

“Kami selalu menyarankan agar pemilik aplikasi melakukan cyber patrol. Apabila menemukan sesuatu yang tidak lazim pada aplikasi atau website, segera melakukan pelaporan dan tindakan pemulihan,” bebernya.

“Sampai dengan saat ini kami belum menerima laporan atau keluhan dari masyarakat, mengenai dampak langsung dari kemungkinan terjadinya dampak negatif tersebut,” ungkap Lilik. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • BTT

    2 Bulan Pengajuan, BTT Rp250 Juta untuk Penanganan Krisis Air Bersih Masih Tertahan di Inspektorat

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Belanja tak terduga (BTT) senilai Rp250 juta untuk penanganan krisis air bersih belum cair karena masih di tahap review Inspektorat Pati. Padahal, proses pengajuannya sudah dilakukan sejak dua bulan lalu. “Saat ini tahapan kita baru di review Inspektorat. Proses review masih jalan,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten […]

  • Pemprov Jateng Bakal Jalin Kerja Sama dengan Uzbekistan, Siap Kembangkan Sektor Perdagangan dan Pariwisata

    Pemprov Jateng Bakal Jalin Kerja Sama dengan Uzbekistan, Siap Kembangkan Sektor Perdagangan dan Pariwisata

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 259
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap mengembangkan sektor perdagangan dan pariwisata halal di wilayahnya. Dalam hal ini, pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan negara Uzbekistan. Sejumlah subsektor pun telah dibidik dalam upaya ini, mulai dari destinasi wisata religi, jasa dan produk halal, hingga produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kerja […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Ada Ratusan Kasus Perkawinan Anak Sepanjang 2025 di Kabupaten Pati

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tercatat ratusan kasus perkawinan anak di Kabupaten Pati pada tahun 2025 dan 2026. Ada sebanyak 278 kasus sepanjang 2025 dan 78 sejak Januari hingga bulan April 2026. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa pencegahan pernikahan dini dimulai dari lingkungan terdekat anak, termasuk orang tua. Pemerintah mendorong orang tua lebih aktif […]

  • Bandara Ahmad Yani Layani Direct Flight Rute Semarang-Singapura

    Bandara Ahmad Yani Layani Direct Flight Rute Semarang-Singapura

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bandara Internasional Jendral Ahmad Yani Semarang kini membuka penerbangan langsung dari Semarang ke Singapura dan sebaliknya. Adapun maskapai yang melayani penerbangan ini adalah Scoot yang merupakan bagian dari Singapore Airlines. Layanan direct flight Semarang-Singapura ini dibuka dengan tujuan membuka peluang investasi dan pariwisata yang lebih besar. Rute ini dibuka pertama kali pada Selasa […]

  • pencabutan

    Menteri Sekretaris Negara Tanggapi Pencabutan Kartu Wartawan Istana CNN

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan tanggapan terkait isu pencabutan kartu identitas wartawan istana milik seorang jurnalis CNN Indonesia. Prasetyo menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara yang konstruktif dan komunikatif. Dalam keterangannya kepada wartawan pada Minggu, 28 September 2025, Prasetyo mengatakan, “Ya kita cari […]

  • Pemprov Siapkan Bantuan Korban Tanah Longsor Banjarnegara, Capai Rp700 Juta

    Pemprov Siapkan Bantuan Korban Tanah Longsor Banjarnegara, Capai Rp700 Juta

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan hutan pinus Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Musibah tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lebih dari 20 orang hilang. Pada Minggu (16/11/2025), longsoran berdiameter sekitar 100 meter membawa material tanah, batu, dan kayu, menghantam permukiman warga di RT 1 […]

expand_less