Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep: Penumpang Lompat ke Laut, Evakuasi Dramatis Berlangsung

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep: Penumpang Lompat ke Laut, Evakuasi Dramatis Berlangsung

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • visibility 54

Kabarjatengterkini.com — Insiden membahayakan terjadi di tengah laut ketika Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran hebat di Perairan Utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026).

Kapal penyeberangan ini diketahui sedang dalam pelayaran rutin dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Makassar dengan mengangkut sekitar 250 orang di dalamnya.

Kobaran api yang membubung tinggi memaksa situasi darurat diterapkan di atas kapal. Sebagian penumpang yang panik bahkan terpaksa melompat ke laut menggunakan jaket pelampung (life jacket) demi menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap badan kapal.

Kondisi KMP Mutiara Sentosa 2 Nyaris Hangus

Berdasarkan laporan yang diterima melalui komunikasi Stasiun Radio Pantai (SROP) dengan Kapal Meratus Project 3 yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian, kondisi KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar hingga dilaporkan hampir hangus sepenuhnya.

Dalam situasi genting tersebut, sebagian besar penumpang terlihat bertahan di bagian anjungan dan haluan kapal untuk menghindari jilatan api. Sementara itu, penumpang lainnya memilih langkah ekstrem dengan menceburkan diri ke perairan laut lepas menggunakan perlengkapan keselamatan.

Kapal Meratus Project 3 yang berada di radius dekat tidak dapat melakukan evakuasi secara langsung karena mengangkut muatan yang bersifat mudah terbakar. Kendati demikian, koordinasi cepat antar-kapal di sekitar perairan membuat upaya pertolongan darurat tetap dapat berjalan melalui armada bantuan lainnya.

Proses Evakuasi Dramatis Libatkan TB Hasnur 26 dan MV Meratus 2

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, memberikan konfirmasi bahwa proses operasi penyelamatan masih berlangsung secara intensif di titik lokasi kejadian.

“Saat ini, para penumpang yang berhasil diselamatkan lebih dahulu dievakuasi menggunakan TB Hasnur 26 sebelum dipindahkan ke MV Meratus 2,” ujar Didit menjelaskan alur penyelamatan darurat di lapangan.

Untuk mempercepat penanganan, Kantor SAR Surabaya tidak hanya mengerahkan personel dari Pos SAR Sumenep, tetapi juga menerjunkan armada khusus KN SAR 249 Permadi menuju lokasi insiden. Kendati demikian, kapal penyelamat tersebut diperkirakan membutuhkan waktu tempuh sekitar tujuh hingga delapan jam untuk bisa tiba di titik koordinat kebakaran akibat jarak yang cukup jauh dari pangkalan.

Respon Cepat Polres Sumenep dan Otoritas Pelabuhan

Di daratan, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumenep langsung bergerak cepat merespons tragedi maritim ini. Kasi Humas Polres Sumenep menyatakan bahwa Kapolres Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, telah bergerak menuju Pelabuhan Kalianget.

Langkah ini diambil guna melakukan koordinasi lintas instansi secara intensif bersama pihak Basarnas serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget dalam mengoptimalkan posko penanganan korban.

“Selain itu, Kasat Polair diminta membuat mitigasi dan memastikan tidak ada masyarakat yang mendekat ke area pelabuhan agar proses koordinasi evakuasi berjalan lancar,” tambahnya.

Perkembangan Penanganan dan Update Korban

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi gabungan terhadap para penumpang dan seluruh awak kapal masih terus dikebut oleh tim penyelamat di lapangan. Pihak berwenang belum dapat merilis data final maupun informasi resmi secara rinci mengenai total jumlah korban jiwa, luka-luka, maupun faktor utama yang memicu terjadinya kebakaran maut di atas KMP Mutiara Sentosa 2 tersebut.

Masyarakat serta pihak keluarga penumpang diimbau untuk tetap tenang dan menunggu keterangan resmi lanjutan dari instansi berwenang seperti Basarnas dan kepolisian yang saat ini tengah fokus memprioritaskan keselamatan seluruh korban selamat.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • bodoh

    4 Fakta Unik Kucing Putih: Cerdas atau Justru Bodoh?

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kucing putih adalah salah satu jenis kucing yang sangat populer, baik sebagai peliharaan maupun sebagai subjek dalam budaya pop. Mereka sering kali dianggap simbol kemurnian, kecantikan, dan ketenangan. Namun, ada banyak mitos yang beredar tentang kucing putih, salah satunya adalah anggapan bahwa mereka cenderung “bodoh“. Lantas, apakah anggapan tersebut benar? Dalam artikel ini, kita […]

  • Monitoring Jadi Aspek Penting Jalannya Program MBG

    Monitoring Jadi Aspek Penting Jalannya Program MBG

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Salah satu aspek penting dalam kelancaran berlangsungnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah pengawasan. Dengan pengecekan atau monitoring ketat dan berkala, diharapkan risiko kesehatan akibat MBG menjadi nihil. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menemani kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabumin Raka di SMP Negeri 9 Salatiga, Jumat (7/11/2025). Ia […]

  • Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro

    Perbaikan Jalan Rusak Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Blora, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan jalan raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora sudah masuk tahapan lelang. Jalan tersebut merupakan jalan provinsi, sehingga pengerjaan proyek menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Adapun anggaran yang disiapkan mencapai Rp5,276 miliar pada tahun 2026. Anggaran itu dialokasikan untuk menangani perbaikan ruas jalan yang rusak berat di wilayah Desa Kediren, Kecamatan Randublatung. […]

  • Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Bantuan lahan puso atau gagal panen bagi petani korban banjir tahun 2023 baru cair tahun ini. Adapun besaran bantuan tersebut mencapai Rp15 miliar yang dibagikan kepada 6.700 petani. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa bantuan lahan puso ini sempat tertunda, meski tetap diperjuangkan hingga bisa cair tahun ini. Ia menyebut, […]

  • Foto : Pengunjung Perpustakaan Daerah Rembang tengah menuruni tangga dari lantai dua. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pengunjung di Perpustakaan Daerah Rembang Terus Meningkat

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Tingkat pengunjung di Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang terus mengalami peningkatan hingga awal bulan Desember 2025 ini. Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. Meningkatnya pengunjung, kata dia, dipengaruhi seiring perbaikan fasilitas yang dilakukan oleh Dinas Arpus Rembang. “Alhamdulillah setelah gedung baru ini jumlah pengunjung kami […]

  • Pemkot Semarang Berkomitmen Wujudkan Pemerintah Transparan dan Akuntabel

    Pemkot Semarang Berkomitmen Wujudkan Pemerintah Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal ini ditandai dengan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Keterbukaan Informasi pada tahun 2025. Perda tersebut disahkan untuk. Hadirnya payung hukum ini diharapkan bisa meminimalisir dan mencegah penyebaran informasi hoaks sampai ke masyarakat. Tak hanya berupa Perda, Pemkot Semarang […]

expand_less