Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Haboh Karnaval Maulid Nabi Berunsur Satanik di Pekalongan, MUI Jateng Kecam Keras

Haboh Karnaval Maulid Nabi Berunsur Satanik di Pekalongan, MUI Jateng Kecam Keras

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 7

Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Heboh karnaval perayaan Maulid Nabi di Simbang Kulon, Pekalongan, dinilai berunsur satanik. Pasalnya, acara tersebut turut menampilkan persembahan kepala kambing dan kostum yang dianggap tidak sesuai dengan syariat Islam.

Menanggapi kabar tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah (Jateng) menilai penampilan semacam itu bisa disebut sebagai penistaan agama. Ia menduga ada unsur kesengajaan untuk mencoreng acara Maulid Nabi.

“Kalau sampai ada kecaman itu berarti memang itu tidak pantas dilakukan,” kata Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jateng, Ahmad Darodji, Senin (14/8/2026), dikutip Detik.

“Apalagi itu dikaitkan Maulid Nabi sehingga mungkin maksudnya baik, tapi jadinya jadi contoh yang tidak baik atau bahkan jangan-jangan ada di situ sengaja supaya agar orang itu memandang Maulid Nabi suatu yang tidak perlu dilakukan mungkin begitu,” lanjut dia.

Menurutnya, penampilan semacam itu memberikan kesan yang tidak baik bagi masyarakat soal Islam, sehingga menimbulkan perpecahan. Dia memperingatkan, jika ditemukan unsur tindak pidana penistaan agama, maka ada proses hukum yang harus ditegakan.

“Kalau sampai ada penistaan agama, itu tindak pidana itu. Mudah-mudahan tidak terjadi. Tetapi bisa jadi orang yang kemudian mengarah ke sana, ‘ini penistaan’, ini Nabi kok dicontohkannya begini. Itu bisa terjadi, mudah-mudahan tidak terjadi,” lanjut dia.

“Jadi itu kan bisa orang mungkin timbul perpecahan, jangan-jangan maksudnya justru mau merendahkan Nabi dengan contoh yang disampaikan itu. Padahal kita kalau peringatan Nabi itu justru disampaikan beliau contoh yang terbaik. Jadi jangan justru terbalik, kesan orang jadi jelek, itu salah,” lanjut dia,

Sementara, menurut Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, ritual semacam itu dinilai bertentangan dengan semangat Maulid Nabi. Ia mengingatkan agar acara Maulid Nabi dilakukan sesuai sunah Rasulullah.

“Ini jelas berlawanan dengan semangat memperingati atau merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Cholil, Senin (14/9/2026).

“Karnaval yang sifatnya mendidik tentu boleh, tetapi ketika itu menjadi animisme atau sesuatu yang menakutkan, tentu sangat bertentangan dengan haflah Maulid Nabi,” tegasnya.

Sebagai informasi, viral video yang menampilkan karnaval bertajuk “Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026” yang digelar pada Kamis (10/9/2026) malam. Acara itu memperlihatkan persembahan kepala kambing dalam peti mati yang diletakkan di atas altar yang dikelilingi lilin. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walkot Agustina Ingin Semarang Jadi Kota yang Terbuka bagi Industi Perfilman

    Walkot Agustina Ingin Semarang Jadi Kota yang Terbuka bagi Industri Perfilman

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang menjadi daerah yang terbuka bagi para insan di industri kreatif, termasuk perfilman. Salah satunya, melalui gelaran nonton bareng atau ‘nobar’ film dalam rangka mendukung karya sineas lokal maupun nasional. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin memberikan ruang yang nyaman bagi insan perfilman untuk berkarya dan […]

  • Pemprov Jateng Galakkan Program Ponpes Ramah Anak untuk Cegah Bullying

    Pemprov Jateng Galakkan Program Ponpes Ramah Anak untuk Cegah Bullying

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Perundungan atau bullying di institusi pendidikan perlu menjadi perhatian pemerintah. Pasalnya, tindakan tersebut tidak hanya merusak mental dan fisik korban, namun juga berdampak pada moral masyarakat. Menanggapi isu ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Jateng menggalakkan program Pondok Pesantren Ramah Anak. Program tersebut juga didukung oleh United Nations Children’s […]

  • Pangan Nasional Diklaim Aman di Tengah Konflik Global

    Pangan Nasional Diklaim Aman di Tengah Konflik Global

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kondisi ketahanan pangan nasional diklaim dalam posisi aman di tengah konflik geopolitik global. Pasalnya, produksi pangan diproyeksikan meningkat untuk tahun 2026 jika dibandingkan tahun sebelumnya. Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa stok beras saat ini ada 4,7 juta ton. Serta, sejumlah komoditas lain juga disebut dalam kondisi mencukupi, meliputi Ikan, […]

  • Kantor BGN Digeledah Kejagung Tak Lama Setelah 3 Petinggi Dicopot

    Kantor BGN Digeledah Kejagung Tak Lama Setelah 3 Petinggi Dicopot

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta digeledah oleh petugas Kejaksaan Agung (Kejagung), pada hari ini, Rabu (3/6/2026). Penggeledahan dilakukan tak lama setelah sejumlah petinggi lembaga tersebut resmi dicopot. Plh. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mohammad Jeffry, mengatakan bahwa operasi dilakukan oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus). Terkait […]

  • ASN di Pekalongan Dinarasikan Karaoke saat Jam Kerja, Dinas Pendidikan Beri Klarifikasi

    ASN di Pekalongan Dinarasikan Karaoke saat Jam Kerja, Dinas Pendidikan Beri Klarifikasi

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Heboh seorang aparatur sipil negara (ASN) di Pekalongan terekam sedang berkaraoke saat jam kerja. Hal ini terungkap dari video yang viral di media sosial. Menanggapi video viral tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, menjelaskan bahwa ASN yang terekam diduga bagian dari rombongan kepala sekolah Kecamatan Paninggaran. Mereka disebut mengikuti […]

  • Anggota Satpol PP di Tangsel Nekat Jual Produk Kedaluwarsa, Kini Jadi Tersangka

    Anggota Satpol PP di Tangsel Nekat Jual Produk Kedaluwarsa, Kini Jadi Tersangka

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang anggota Satpol PP di Tangerang Selatan inisial A diciduk polisi setelah kedapatan menjual makanan dan produk kosmetik yang telah kedaluwarsa. Ia diamankan bersama dengan rekannya, SA yang turut berperan dalam penjualan produk-produk tersebut. Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Jumat (4/7/2025) di Kampung […]

expand_less