Gangguan Listrik Jadi Faktor LPJU di Kecamatan Gunem Sering Mati
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 4 Nov 2026
- visibility 10

Foto: Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Nur Purnomo Mukdiwidodo (Sumber: Pemkab Rembang)
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Kecamatan Gunem, Rembang, mengeluhkan sejumlah lampu penerangan jalan umum (LPJU) sering tidak berfungsi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengendara jalan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang menjelaskan bahwa gangguan LPJU disebabkan lantaran arus listrik yang tidak stabil akibat pemadaman listrik. Aliran listrik yang tidak stabil memengaruhi sensor otomatis lampu.
“Tim kami mengidentifikasi, LPJU mati belum tentu mati. Akhir-akhir ini, ketika PLN mati, dapat mengubah atau membuat gangguan pada sensor lampu yang otomatis, listrik mati sangat berpengaruh,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Nur Purnomo Mukdiwidodo, Selasa (3/11/2026), dikutip RRI.
Pemadaman listrik berulang kali juga berdampak pada kinerja lampu lalu lintas atau traffic light. Sejumlah perangkat lampu lalu lintas berpotensi mengalami malfungsi saat aliran listrik kembali menyala.
Kondisi tersebut dipengaruhi lonjakan tegangan listrik, serta gangguan pada sistem cadangan daya seperti baterai maupun UPS. Perubahan tegangan akibat aliran listrik padam dan menyala dapat menyebabkan komponen elektronik pada kontroler mengalami error.
Selain itu, pihaknya juga terkendala keterbatasan sarana operasional. Pasalnya, Dishub Rembang saat ini hanya memiliki satu unit truk skylift yang bisa dioperasikan, sementara satu unit lainnya masih dalam proses perbaikan.
Pemkab Rembang sebenarnya telah melakukan pemasangan 13 LPJU lewat APBD 2026, salah satunya di ruas jalan mulai wilayah Sulang hingga Mlatirejo. Sedangkan, APBD Perubahan difokuskan untuk pembelian komponen lampu guna pemeliharaan dan perbaikan LPJU.
“Pemasangan 2026, kita sudah di Sulang sampai Mlatirejo itu ada 13 titik yang terpasang. Untuk menambahi yang sudah ada. Kemarin pelebaran, ada beberapa yang tergusur, sudah terpasang dan sudah nyala,” ungkapnya.
Menurut informasi, pemasangan 30 unit LPJU dilakukan di ruas jalan provinsi bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah, sedangkan 438 unit dari APBD Kabupaten Rembang dipasang untuk sejumlah ruas jalan kabupaten. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

