Son Heung-min Tutup Karier Bersama Tottenham Hotspur di Laga Perpisahan di Seoul
- account_circle markom kabarjatengterkini
- calendar_month Sen, 4 Agu 2025
- visibility 202

Kabarjatengterkini.com– Momen emosional terjadi saat Son Heung-min menutup lembaran kariernya bersama Tottenham Hotspur dalam laga pramusim yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Minggu malam (3/8) WIB. Pertandingan melawan Newcastle United yang berlangsung di Seoul World Cup Stadium ini menjadi perpisahan sang bintang dengan klub London Utara setelah hampir delapan tahun memperkuat Spurs.
Laga Terakhir Son Heung-min Berseragam Tottenham Hotspur
Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1 ini, Son Heung-min tampil sejak menit awal dan mendapatkan kehormatan menjadi kapten tim. Penampilannya begitu emosional, mengingat ini adalah laga terakhirnya sebelum meninggalkan Tottenham. Son kemudian ditarik keluar pada menit ke-65 untuk memberikan kesempatan bagi pemain lain, sementara penonton memberikan sorakan meriah sebagai bentuk penghormatan.
Setelah penarikan Son dari lapangan, para pemain dari kedua tim, Tottenham Hotspur dan Newcastle United, membentuk barisan penghormatan yang mengesankan untuk bintang asal Korea Selatan ini. Momen tersebut menjadi saksi bisu betapa besar pengaruh dan jasa Son selama membela klub London Utara.
Perjalanan Karier Son Heung-min Bersama Tottenham Hotspur
Son Heung-min resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur pada tahun 2015, datang dari klub Jerman Bayer Leverkusen. Sejak kedatangannya, Son langsung menjadi bagian vital dari skuad Spurs, dikenal dengan kecepatan, ketajaman mencetak gol, serta kemampuan teknis yang mengagumkan. Selama hampir delapan tahun di Tottenham, Son telah tampil sebanyak 454 kali dan mencetak 173 gol — sebuah prestasi yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu legenda klub.
Puncak karier Son bersama Spurs tercapai ketika ia membantu klub memenangkan trofi besar pertama mereka, yakni Liga Europa, setelah mengalahkan Manchester United di final pada Mei lalu. Trofi ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kontribusi besar Son terhadap kesuksesan klub.
Selain itu, Son juga pernah meraih penghargaan individu bergengsi, yaitu Sepatu Emas Liga Inggris pada musim 2021/22. Penghargaan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang terbaik di Liga Inggris.
Masa Depan Son Heung-min Masih Misterius
Meski sudah mengakhiri perjalanan panjangnya dengan Tottenham Hotspur, Son Heung-min belum secara resmi mengumumkan tujuan karier selanjutnya. Namun, spekulasi dan kabar dari media-media Inggris terus mengaitkan nama Son dengan kepindahan ke Major League Soccer (MLS), khususnya klub Los Angeles FC (LAFC).
Kabar ini menarik perhatian banyak penggemar sepak bola, mengingat MLS menjadi destinasi populer bagi beberapa pemain top dunia yang ingin mencari tantangan baru sekaligus mempromosikan sepak bola di Amerika Serikat. Jika benar bergabung dengan LAFC, Son akan menjadi salah satu pemain Asia pertama yang tampil di liga tersebut dan membawa pengalaman kelas dunia.
Pengaruh Son Heung-min bagi Tottenham dan Sepak Bola Asia
Selama berada di Tottenham, Son Heung-min tidak hanya menjadi idola bagi para penggemar klub, tapi juga menjadi inspirasi besar bagi jutaan penggemar sepak bola di Asia, khususnya Korea Selatan. Ia membuktikan bahwa pemain Asia bisa bersaing dan berprestasi di salah satu liga sepak bola paling ketat dan kompetitif di dunia, Liga Inggris.
Popularitas dan pencapaian Son juga membantu mengangkat citra Tottenham Hotspur di kancah global, terutama di kawasan Asia. Tottenham berhasil menambah basis penggemar yang besar berkat sosok Son, yang juga sering kali menjadi wajah kampanye promosi klub di Asia.
Laga Perpisahan yang Mengharukan di Tanah Air
Memilih Seoul, Korea Selatan, sebagai tempat menggelar laga perpisahan adalah sebuah simbol penghormatan yang besar dari Tottenham Hotspur dan Son sendiri. Stadion Seoul World Cup menjadi saksi bagaimana Son menerima cinta dan dukungan luar biasa dari para pendukungnya di tanah kelahiran.
Meski hasil akhir pertandingan hanya imbang 1-1, momen tersebut menjadi kemenangan emosional bagi Son dan para pendukung Spurs yang menyaksikan aksi terakhir sang kapten. Sorakan dan penghormatan yang diberikan menunjukkan betapa besar rasa hormat dan rasa terima kasih yang dirasakan semua pihak terhadap kontribusi Son selama ini.
Son Heung-min resmi menutup babak penting dalam karier profesionalnya bersama Tottenham Hotspur dengan penuh kehormatan di Seoul. Dengan 454 penampilan dan 173 gol, serta trofi Liga Europa dan Sepatu Emas Liga Inggris, Son meninggalkan Spurs sebagai salah satu legenda klub dan ikon sepak bola Asia.
Masa depan Son masih menjadi tanda tanya, namun kemungkinan besar ia akan melanjutkan petualangan karier di Major League Soccer. Terlepas dari apapun keputusannya, kontribusi Son selama ini tidak akan terlupakan dan akan selalu dikenang oleh fans Tottenham Hotspur maupun pecinta sepak bola di seluruh dunia.
- Penulis: markom kabarjatengterkini

