Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 249

Kabarjatengterkini.com — Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat acara karnaval sound horeg di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu (2/8/2025) malam. Seorang perempuan bernama Anik Mutmainnah (39 tahun) tiba-tiba jatuh lemas dan meninggal dunia saat menyaksikan pertunjukan musik dalam acara tersebut.

Peristiwa tragis ini sontak menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial, setelah sebuah video yang merekam detik-detik saat korban tak sadarkan diri menyebar luas. Warga yang menyaksikan langsung kejadian itu sempat mencoba memberikan pertolongan pertama dan segera melarikan Anik ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Anik. Pihak berwenang masih menunggu hasil medis dan penyelidikan lebih lanjut.

Anik Mutmainnah Meninggal Saat Menonton Karnaval Sound Horeg

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, Anik awalnya datang dalam kondisi sehat dan antusias menyaksikan acara karnaval musik sound horeg yang merupakan bagian dari hiburan desa. Sound horeg sendiri dikenal sebagai pertunjukan musik dengan sistem suara besar yang kerap kali digelar dalam berbagai kegiatan masyarakat di Jawa Timur.

Tidak lama setelah acara dimulai, Anik terlihat tiba-tiba lemas dan jatuh. Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warga lainnya yang segera membawa korban ke fasilitas kesehatan. Namun, usaha penyelamatan tidak berhasil dan Anik dinyatakan meninggal dunia.

Bupati Lumajang Turun Langsung dan Klarifikasi Perizinan Acara

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati turut hadir menyampaikan belasungkawa secara langsung ke rumah duka pada Minggu (3/8/2025). Dalam kunjungannya, Bupati Indah menyempatkan diri untuk berdialog dengan pihak keluarga dan juga perangkat desa.

Bupati juga memberikan penjelasan terkait perizinan acara karnaval desa yang menjadi sorotan publik pasca insiden tersebut. Ia memastikan bahwa kegiatan tersebut sudah memiliki izin resmi dan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Saya menanyakan kepada Pak Camat karena bagian dari perangkat kami yang ada di wilayah. Dan Pak Camat menyampaikan bahwa karnaval ini sudah berizin,” ujar Indah pada Senin (4/8/2025).

Lebih lanjut, Indah menyatakan bahwa ia juga telah mengonfirmasi kepada kepala desa setempat mengenai legalitas dan prosedur pelaksanaan acara tersebut.

“Saya juga mengonfirmasi ini dan benar bahwa acara memang berizin dengan segala SOP-nya. Pak Kades juga menyampaikan hal yang sama,” jelasnya.

Keluarga Korban Menerima Kejadian Ini Sebagai Takdir

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indah menyampaikan bahwa pihak keluarga Anik Mutmainnah tidak mengajukan tuntutan apa pun dan menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai bagian dari takdir.

“Saya bertemu dengan ibunya almarhum, suaminya, dan kakaknya. Keluarga menyampaikan bahwa mereka ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai bagian dari ketetapan Allah SWT,” kata Indah.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak menyebarkan hoaks terkait kejadian tersebut. Indah berharap agar tragedi ini tidak dijadikan bahan spekulasi liar yang bisa memperkeruh suasana.

Respons Masyarakat dan Viral di Media Sosial

Kejadian ini menjadi viral di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Banyak warganet yang mengungkapkan rasa duka serta keprihatinan atas meninggalnya Anik secara mendadak. Tak sedikit pula yang mempertanyakan keamanan dalam pelaksanaan acara-acara hiburan desa seperti karnaval musik sound horeg.

Namun, klarifikasi dari Bupati Lumajang menenangkan banyak pihak setelah ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut telah melewati proses perizinan resmi dan pengawasan dari aparat wilayah.

Kematian mendadak Anik Mutmainnah saat menonton karnaval sound horeg di Lumajang menjadi sorotan masyarakat. Meski masih belum diketahui penyebab pastinya, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut dengan lapang dada. Pemerintah Kabupaten Lumajang pun telah memberikan klarifikasi bahwa acara karnaval tersebut legal dan berizin.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam setiap acara publik. Semoga ke depan, pelaksanaan kegiatan masyarakat tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan semua pihak.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • dukungan

    Dukungan Menteri untuk Prabowo: Tegas Berantas Mafia dan Bangun Pemerintahan Bersih

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia menghadapi gelombang demonstrasi besar-besaran yang memuncak pada akhir Agustus 2025. Demonstrasi tersebut dipicu oleh kemarahan masyarakat terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR RI serta pernyataan beberapa anggota dewan yang dianggap menyinggung perasaan rakyat. Meski sejumlah aksi berakhir dengan kericuhan antara massa dan aparat, dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto terus mengalir dari berbagai […]

  • Hingga Akhir Tahun 2025, 94 Persen Jalan Provinsi Jateng dalam Kondisi Mantap

    Hingga Akhir Tahun 2025, 94 Persen Jalan Provinsi Jateng dalam Kondisi Mantap

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Hingga akhir tahun 2025, sekitar 94 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap. Kondisi jalan yang baik penting untuk mendukung kelancaran transportasi logistik dan angkutan manusia. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pergerakan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata. Terlebih, tingkat wisatawan yang datang ke Jawa Tengah biasanya meningkat di momen liburan Natal dan Tahun Baru […]

  • Foto : Bupati Rembang Harno. (Sumber: Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Bupati Rembang Bakal Usulkan Penggajian PPPK untuk Diakomodir Pemerintah Pusat

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno bakal mengusulkan terkait penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) supaya diakomodir oleh pemerintah pusat. Kunjungan itu bakal dilakukan bersamaan dengan bupati seluruh wilayah Jawa Tengah yang direncanakan dilakukan pada Kamis (20/11/2025). “Saya itu kita ketemu BKN dan langsung Pak Presiden untuk usulan-usulan dari kita bagaimana agar bisa diterima […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Walkot Semarang Ungkap Banjir di Perum Dinar Indah Meteseh karena Luapan Kali Babon

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Banjir kiriman melanda wilayah Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Kota Semarang, pada Sabtu (14/3/2025) malam hingga Minggu (15/3/2026) pagi. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan, sebelum banjir daerah hulu dilanda hujan intensitas tinggi. Hal itu menyebabkan tanggul sungai Kali Babon meluap, sehingga menggenangi wilayah yang lebih rendah, dan masuk ke permukiman warga. “Penyebab […]

  • Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Banyumas, Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi dugaan peredaran narkoba di wilayah Purwokerto, Banyumas. Atas kasus ini, seorang warga asal Jakarta Barat, inisial DI (43), diamankan oleh polisi. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, DI ditangkap pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.38 WIB di Stasiun Purwokerto. Saat itu, ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sekitar 200 gram dengan […]

  • Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

    Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus teror pembakaran dua rumah di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, yang sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan viral di berbagai platform media sosial, kini mulai menemukan titik terang. Pihak kepolisian dari jajaran Polres Demak bersama Polda Jawa Tengah dilaporkan telah berhasil mengantongi identitas lengkap terduga pelaku yang dituding berada di balik aksi […]

expand_less