Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 275

Kabarjatengterkini.com — Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat acara karnaval sound horeg di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu (2/8/2025) malam. Seorang perempuan bernama Anik Mutmainnah (39 tahun) tiba-tiba jatuh lemas dan meninggal dunia saat menyaksikan pertunjukan musik dalam acara tersebut.

Peristiwa tragis ini sontak menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial, setelah sebuah video yang merekam detik-detik saat korban tak sadarkan diri menyebar luas. Warga yang menyaksikan langsung kejadian itu sempat mencoba memberikan pertolongan pertama dan segera melarikan Anik ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Anik. Pihak berwenang masih menunggu hasil medis dan penyelidikan lebih lanjut.

Anik Mutmainnah Meninggal Saat Menonton Karnaval Sound Horeg

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, Anik awalnya datang dalam kondisi sehat dan antusias menyaksikan acara karnaval musik sound horeg yang merupakan bagian dari hiburan desa. Sound horeg sendiri dikenal sebagai pertunjukan musik dengan sistem suara besar yang kerap kali digelar dalam berbagai kegiatan masyarakat di Jawa Timur.

Tidak lama setelah acara dimulai, Anik terlihat tiba-tiba lemas dan jatuh. Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warga lainnya yang segera membawa korban ke fasilitas kesehatan. Namun, usaha penyelamatan tidak berhasil dan Anik dinyatakan meninggal dunia.

Bupati Lumajang Turun Langsung dan Klarifikasi Perizinan Acara

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati turut hadir menyampaikan belasungkawa secara langsung ke rumah duka pada Minggu (3/8/2025). Dalam kunjungannya, Bupati Indah menyempatkan diri untuk berdialog dengan pihak keluarga dan juga perangkat desa.

Bupati juga memberikan penjelasan terkait perizinan acara karnaval desa yang menjadi sorotan publik pasca insiden tersebut. Ia memastikan bahwa kegiatan tersebut sudah memiliki izin resmi dan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Saya menanyakan kepada Pak Camat karena bagian dari perangkat kami yang ada di wilayah. Dan Pak Camat menyampaikan bahwa karnaval ini sudah berizin,” ujar Indah pada Senin (4/8/2025).

Lebih lanjut, Indah menyatakan bahwa ia juga telah mengonfirmasi kepada kepala desa setempat mengenai legalitas dan prosedur pelaksanaan acara tersebut.

“Saya juga mengonfirmasi ini dan benar bahwa acara memang berizin dengan segala SOP-nya. Pak Kades juga menyampaikan hal yang sama,” jelasnya.

Keluarga Korban Menerima Kejadian Ini Sebagai Takdir

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indah menyampaikan bahwa pihak keluarga Anik Mutmainnah tidak mengajukan tuntutan apa pun dan menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai bagian dari takdir.

“Saya bertemu dengan ibunya almarhum, suaminya, dan kakaknya. Keluarga menyampaikan bahwa mereka ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai bagian dari ketetapan Allah SWT,” kata Indah.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak menyebarkan hoaks terkait kejadian tersebut. Indah berharap agar tragedi ini tidak dijadikan bahan spekulasi liar yang bisa memperkeruh suasana.

Respons Masyarakat dan Viral di Media Sosial

Kejadian ini menjadi viral di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Banyak warganet yang mengungkapkan rasa duka serta keprihatinan atas meninggalnya Anik secara mendadak. Tak sedikit pula yang mempertanyakan keamanan dalam pelaksanaan acara-acara hiburan desa seperti karnaval musik sound horeg.

Namun, klarifikasi dari Bupati Lumajang menenangkan banyak pihak setelah ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut telah melewati proses perizinan resmi dan pengawasan dari aparat wilayah.

Kematian mendadak Anik Mutmainnah saat menonton karnaval sound horeg di Lumajang menjadi sorotan masyarakat. Meski masih belum diketahui penyebab pastinya, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut dengan lapang dada. Pemerintah Kabupaten Lumajang pun telah memberikan klarifikasi bahwa acara karnaval tersebut legal dan berizin.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam setiap acara publik. Semoga ke depan, pelaksanaan kegiatan masyarakat tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan semua pihak.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Foto Pocong Resahkan Warga Purbalingga, Polisi: Hasil Editan Anak-anak

    Heboh Foto Pocong Resahkan Warga Purbalingga, Polisi: Hasil Editan Anak-anak

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Heboh isu pocong berkeliaran di media sosial yang meresahkan warga Purbalingga, salah satunya di Desa Purbalingga Kidul, Kecamatan Purbalingga. Setelah ditelusuri, ternyata isu tersebut merupakan hoaks. Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo, menyebutkan bahwa foto penampakan pocong yang tersebar di media sosial itu merupakan hasil editan. Foto tersebut diduga direkayasa oleh anak […]

  • Terungkap Aksi Peredaran Uang Palsu, Polisi Amankan Remaja 16 Tahun

    Terungkap Aksi Peredaran Uang Palsu, Polisi Amankan Remaja 16 Tahun

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi peredaran uang palsu oleh seorang remaja asal Borobudur, Magelang, inisial AJD (16). Pelaku disebut membeli uang palsu dari media sosial (medsos), kemudian membelanjakannya hingga total Rp5,45 juta. Wakil Kasat Reskrim Polresta Magelang, AKP Toyib Riyanto mengatakan bahwa AJD membeli uang palsu senilai Rp1,85 juta dengan uang asli Rp400 ribu. Aksi pembelian […]

  • biksu

    Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu di Thailand, 8 Tewas

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Kelalaian dalam mengawasi anak kembali memicu tragedi kemanusiaan yang memilukan di Thailand. Sedikitnya delapan orang biksu dilaporkan tewas setelah ditabrak oleh sebuah mobil bak terbuka (pick-up) yang dikemudikan oleh seorang bocah laki-laki yang baru berusia 11 tahun. Insiden maut ini terjadi di Provinsi Mukdahan, wilayah timur laut Thailand, dan langsung memicu gelombang duka sekaligus […]

  • Wali Kota Semarang Agustina pantau stok kebutuhan pokok/semarangkota

    Kota Semarang Dapat Apresiasi Berkat Kontribusi Turunkan Angka Inflasi

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Meski bukan merupakan wilayah lumbung pangan, Kota Semarang berhasil berkontribusi dalam menurunkan angka inflasi. Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan bahwa capaian ini merupakan hal yang luar biasa. Terlebih Semarang juga mendapatkan pujian dari Gubernur Jawa Tengah, Achmad Luthfi atas kontribusi positif ini. “Yang luar biasa kenapa? Karena kita bukan lumbung pangan. Kok […]

  • Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro

    Perbaikan Jalan Rusak Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Blora, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan jalan raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora sudah masuk tahapan lelang. Jalan tersebut merupakan jalan provinsi, sehingga pengerjaan proyek menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Adapun anggaran yang disiapkan mencapai Rp5,276 miliar pada tahun 2026. Anggaran itu dialokasikan untuk menangani perbaikan ruas jalan yang rusak berat di wilayah Desa Kediren, Kecamatan Randublatung. […]

  • Bantuan Rumah Apung Desa Timbulsloko Demak Tahap Satu Rampung, Program Tetap Berlanjut

    Bantuan Rumah Apung Desa Timbulsloko Demak Tahap Satu Rampung, Program Tetap Berlanjut

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Program bantuan rumah apung Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak tahap pertama telah rampung. Setidaknya, ada tiga unit rumah apung yang selesai dibangun dan tiga unit dilakukan relokasi untuk penanganan banjir rob. “Untuk penanganan dampak banjir rob di Sayung, ada berupa pembangunan rumah apung dan juga relokasi. Rumah apung ada tiga unit, […]

expand_less