Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Anggota DPR Rajiv Tegaskan Mafia Pupuk Subsidi Harus Berhenti Permainkan Petani

Anggota DPR Rajiv Tegaskan Mafia Pupuk Subsidi Harus Berhenti Permainkan Petani

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 87

Kabarjatengterkini.com– Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mengingatkan keras agar mafia pupuk tidak lagi mempersulit petani dalam mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah.

Hal ini disampaikan saat bimbingan teknis (bimtek) kepada para petani di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Kamis (18/9/2025).

Menurut Rajiv, masih banyak petani yang sudah memenuhi syarat administrasi lengkap, namun tetap kesulitan membeli pupuk subsidi karena alasan distributor atau kios mengaku stok pupuk habis. Padahal, stok pupuk subsidi yang tersedia sebenarnya melimpah.

“Mafia pupuk harus hati-hati. Ini saya tidak mengancam, tapi saya serius. Di Kabupaten Bandung penyerapan pupuk subsidi rendah, hanya 40-50 persen. Ada apa ini? Mungkin ada mafia atau petani yang tidak paham cara menebusnya,” ujar Rajiv dalam keterangannya.


DPR Tidak Segan Ambil Tindakan Tegas terhadap Mafia Pupuk

Rajiv mengajak petani untuk bersinergi dan bekerja sama demi mendapatkan pupuk subsidi sesuai harga dan aturan yang berlaku. Ia menegaskan, Komisi IV DPR tidak akan segan menindaklanjuti dan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan praktik kecurangan atau pemerasan yang merugikan petani.

“Kalau ada yang main-main dengan pupuk subsidi, saya pastikan izin distributor atau kiosnya akan saya cabut, dan proses pidananya akan berjalan. Saya tidak peduli siapa yang backing mereka, anggota dewan siapa, atau dia sedang menjabat atau sudah pensiun. Ini soal nasib petani, tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen DPR dalam menjaga keberlangsungan dan keadilan distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran bagi para petani yang membutuhkan.


Dorong Perbaikan Tata Kelola Pupuk Bersubsidi

Bimtek yang digelar di Bandung Barat dan Bandung tersebut merupakan hasil kerja sama Komisi IV DPR dengan PT Pupuk Indonesia. Program ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada petani terkait mekanisme pendistribusian pupuk subsidi.

Sebagai mitra pemerintah di bidang pertanian, tugas utama saya adalah memastikan setiap program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan hajat hidup petani, berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” jelas Rajiv, anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem.

Salah satu masalah utama yang masih kerap dialami petani adalah kebingungan terkait persyaratan pengambilan pupuk subsidi. Banyak yang mengira hanya dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sudah bisa mendapatkan pupuk. Padahal, petani harus terlebih dahulu terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Keluhan petani di berbagai daerah hampir sama. Mereka kira hanya dengan KTP bisa beli pupuk subsidi, tapi sebenarnya mereka harus terdaftar di e-RDKK dulu, ini yang sering menjadi miskomunikasi,” tambahnya.


Penyaluran Pupuk Subsidi Harus Transparan dan Tepat Sasaran

Rajiv menekankan bahwa penyaluran pupuk subsidi harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Alur distribusi dari produsen hingga sampai ke tangan petani harus jelas dan dapat diawasi bersama agar tidak ada lagi oknum yang bermain curang.

Saya ingin penyaluran pupuk subsidi tidak lagi ada yang ditutup-tutupi. Aturan harus jelas supaya tidak ada permainan yang merugikan petani. Setelah bimtek ini, saya harap petani lebih paham dan tidak bingung lagi,” ujar Rajiv.

Ia menambahkan bahwa saat turun ke daerah pemilihannya, ia tidak ingin mendengar keluhan petani yang tidak bisa mendapatkan pupuk subsidi. Distribusi pupuk harus tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran sesuai ketentuan pemerintah.


Solusi dan Harapan untuk Petani Indonesia

Bimbingan teknis ini diharapkan menjadi momen penting bagi petani untuk meningkatkan pemahaman terkait penggunaan sistem e-RDKK serta proses pengajuan pupuk subsidi yang benar.

Dengan begitu, petani dapat lebih mudah mengakses pupuk berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Rajiv juga mengingatkan seluruh stakeholder, mulai dari distributor, kios, aparat pemerintah hingga DPR, untuk bekerja sama menjaga tata kelola pupuk subsidi agar efektif dan efisien.

Upaya bersama ini penting agar bantuan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani sebagai ujung tombak produksi pangan nasional.

“Saya percaya dengan perbaikan sistem dan pengawasan yang ketat, mafia pupuk bisa diberantas dan petani dapat menikmati pupuk subsidi secara adil. Ini penting agar produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan terjaga,” tutup Rajiv.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kpk

    KPK Ungkap Keterlibatan Tim Sukses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Jabatan Perangkat Desa

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat gebrakan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan mengungkap dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa yang melibatkan Bupati Pati, Sudewo, beserta tim suksesnya. Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 19 Januari 2026 berhasil mengamankan Sudewo, yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini juga menyeret beberapa anggota […]

  • jateng

    Transisi ke Industri Hijau Masih Bertahap, Pemprov Jateng Mulai Manfaatkan CNG

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Transisi menuju industri hijau dipersiapkan secara bertahap. Sebagai awal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) lebih dulu memanfaatkan energi alternatif berupa panel surya dan Compressed Natural Gas (CNG). “Transisi energinya bertahap. Kita dorong kawasan industri untuk menggunakan energi terbarukan. Saat ini juga sudah menuju penggunaan CNG di Jawa Tengah,” tutur Sekretaris Daerah […]

  • Malam Puncak HUT RI, Pemkab Wonogiri Gelar Wayang Kulit di 25 Kecamatan

    Malam Puncak HUT RI, Pemkab Wonogiri Gelar Wayang Kulit di 25 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 107
    • 0Komentar

      Wonogiri, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menggelar pertunjukan wayang kulit secara serentak di 25 kecamatan dalam rangka memeriahkan malam puncak HUT Kemerdekaan RI ke-80. Wayang kulit yang diadakan pada Sabtu (23/8/2025) yang lalu itu bertajuk ‘Wahyu Kantentreman’. Judul tersebut memiliki filosofi agar gelaran tersebut dapat membawa ketenangan dan kedamaian bagi seluruh warga. Kepala […]

  • Warga Solo Kedapatan Curi Helm di Depan Kedai Mie Gacoan Langsung Diamankan Warga

    Warga Solo Kedapatan Curi Helm di Depan Kedai Mie Gacoan Langsung Diamankan Warga

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Seorang pria asal Laweyan, Kota Solo, diamankan massa setelah kedapatan mencuri helm di parkiran gerai mi Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Kejadian tersebut sempat terekam kamera dan videonya tersebar di media sosial. Aksi pencurian helm itu terjadi pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 11.30. WIB. Pelaku berinisial AN mengambil helm milik DA (30), warga Wonogiri, yang […]

  • ruang kerja

    5 Manfaat Luar Biasa Meja Multifungsi untuk Ruang Kerja Modern

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Dalam era kerja modern seperti sekarang, kebutuhan akan ruang kerja yang efisien dan nyaman semakin meningkat. Banyak orang kini bekerja dari rumah atau menjalankan bisnis kecil dari ruang pribadi. Nah, salah satu elemen penting yang menentukan produktivitas dan kenyamanan kerja adalah meja kerja. Tidak sekadar tempat menaruh laptop atau dokumen, meja kini berkembang menjadi […]

  • presiden

    Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Selasa siang (30/9/2025), usai menghadiri rapat dengan Komisi XI DPR RI di Senayan. Purbaya tiba di Istana sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Meski belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan, Purbaya menduga undangan tersebut […]

expand_less