Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Debut Memalukan Robot Humanoid AI Pertama Rusia, AIDOL, Yang Tersungkur di Atas Panggung

Debut Memalukan Robot Humanoid AI Pertama Rusia, AIDOL, Yang Tersungkur di Atas Panggung

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • visibility 47

Kabarjatengterkini.com — Debut publik robot humanoid bertenaga kecerdasan buatan (AI) pertama buatan Rusia, AIDOL, berakhir tidak sesuai harapan. Robot seberat hampir 100 kilogram itu roboh hanya beberapa detik setelah diperkenalkan ke publik dalam sebuah acara teknologi di Moskow pada Selasa (11/11).

Alih-alih memukau penonton, AIDOL justru mencuri perhatian karena insiden yang dianggap memalukan bagi proyek robotika ambisius Rusia tersebut.

AIDOL muncul dari balik panggung diiringi lagu ikonik “Gonna Fly Now” dari film Rocky, memberikan kesan bahwa robot tersebut siap menunjukkan kemampuan luar biasa. Dengan melambaikan tangan kanan untuk menyapa penonton, robot setinggi 186 cm itu tampak percaya diri.

Namun hanya dalam hitungan detik, AIDOL kehilangan keseimbangan dan jatuh ke lantai—mirip seseorang yang tiba-tiba “pingsan”.

Dua asisten teknis yang mendampinginya segera berlari ke panggung untuk menarik robot tersebut keluar. Insiden itu ditutup dengan tirai hitam untuk meminimalkan perhatian penonton, tetapi rekaman insiden terlanjur menyebar luas di media sosial dan menjadi bahan perbincangan.

Kemampuan Canggih AIDOL Sebelum Insiden Terjadi

Mengutip laporan Washington Post, robot humanoid ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi Rusia bernama AIDOL, yang dipimpin oleh CEO Vladimir Vitukhin. Dengan bobot 95 kg dan tinggi 186 cm, AIDOL dirancang sebagai robot antropomorfik yang mampu melakukan berbagai fungsi manusia, termasuk:

  • bergerak secara mandiri,
  • melakukan manipulasi objek,
  • berkomunikasi dengan manusia,
  • mengekspresikan lebih dari 12 jenis emosi,
  • membawa beban hingga 10 kilogram,
  • berjalan dengan kecepatan hingga 6 km/jam.

Perusahaan mengklaim bahwa AIDOL telah menjadi salah satu robot humanoid paling maju di dalam negeri, dengan tingkat komponen lokal mencapai 73%, yang berarti mayoritas part robot dibuat di Rusia sendiri.

Hal ini sekaligus menjadi bagian dari target kemandirian teknologi Rusia di tengah suasana geopolitik yang menuntut pengurangan ketergantungan pada produk luar negeri.

Sudah Diuji di Berbagai Medan, Tapi Tetap Jatuh di Panggung

Menanggapi insiden jatuhnya AIDOL, CEO Vladimir Vitukhin menegaskan bahwa robot tersebut telah menjalani proses uji coba intensif sebelum ditampilkan. AIDOL telah diuji berjalan di berbagai permukaan, termasuk:

  • bebatuan,
  • karpet,
  • lantai laminasi,
  • permukaan tanah liat mengembang,
  • lantai licin.

Menurut Vitukhin, kerobohan robot di panggung kemungkinan besar disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor: fluktuasi tegangan listrik, pengaruh pencahayaan, hingga kesalahan kalibrasi yang muncul secara mendadak.

Ini adalah bentuk pembelajaran waktu nyata. Kesalahan yang berhasil berubah menjadi pengetahuan, sementara kesalahan yang gagal berubah menjadi pengalaman. Saya berharap insiden ini menjadi pengalaman berharga,” ujarnya.

Vitukhin menekankan bahwa insiden tersebut bukan tanda bahwa proyek AIDOL gagal. Sebaliknya, ia menilai insiden itu adalah bagian dari proses perkembangan sistem robotika yang kompleks, terutama robot humanoid yang membutuhkan stabilitas sangat tinggi dalam pengoperasian.

Proyek Ambisius Konsorsium Teknologi Rusia

Robot AIDOL merupakan proyek unggulan dari Koalisi Teknologi Baru Rusia, sebuah konsorsium besar yang melibatkan berbagai perusahaan robotik dan universitas teknik. Konsorsium ini dibentuk untuk mempercepat pengembangan teknologi robot antropomorfik dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada teknologi dari luar Rusia.

AIDOL menjadi bagian dari program jangka panjang Rusia untuk menghadirkan robot-robot cerdas yang dapat digunakan di berbagai bidang, mulai dari industri, layanan publik, hingga sektor keamanan. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat telah lebih dulu mengembangkan robot humanoid canggih seperti Honda ASIMO, Tesla Optimus, hingga Boston Dynamics Atlas.

Reaksi Publik dan Pengamat Teknologi

Insiden AIDOL tentu saja menimbulkan beragam reaksi. Banyak orang menertawakan momen robohnya robot tersebut dan menjadikannya meme di media sosial. Namun, sebagian lainnya menilai momen itu sebagai gambaran realistis tentang tantangan besar dalam pengembangan robot humanoid.

Pengamat robotika menyebut bahwa robot humanoid memang sangat sulit dikembangkan karena harus meniru langkah manusia yang kompleks dan membutuhkan keseimbangan yang stabil. Mesin harus mampu memproses data sensor secara cepat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Bahkan perusahaan besar seperti Boston Dynamics pun masih sering membagikan video robot yang gagal berjalan atau terjatuh saat latihan.

Dengan demikian, kegagalan AIDOL menurut mereka bukanlah sesuatu yang perlu dipermalukan, melainkan bagian dari proses panjang menuju robotika masa depan.

Apa Selanjutnya untuk AIDOL?

Meski memulai debut dengan kegagalan, perusahaan AIDOL memastikan bahwa pengembangan robot akan terus dilanjutkan. Tim teknis berencana mengevaluasi semua sistem, mulai dari stabilitas perangkat keras, sistem kelistrikan, sensor keseimbangan, hingga kemampuan AI dalam membaca lingkungan.

Perusahaan optimistis bahwa AIDOL akan tampil lebih baik pada presentasi berikutnya. Mereka menegaskan bahwa pengembangan robot humanoid adalah misi jangka panjang yang membutuhkan ribuan data gagal untuk menghasilkan satu keberhasilan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Pinjamkan Perangkat Starlink ke Aceh Guna Percepat Pemulihan Pascabencana

    Pemprov Jateng Pinjamkan Perangkat Starlink ke Aceh Guna Percepat Pemulihan Pascabencana

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) kirim bantuan layanan internet Starlink ke Provinsi Aceh. Bantuan berupa layanan pinjam-pakai itu dikirimkan untuk membantu mempercepat pemulihan pascabencana. Bantuan ini berasal dari hibah Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah sebanyak sembilan unit Starlink. Perangkat tersebut kemudian dipinjamkan selama 12 bulan dengan biaya layanan untuk […]

  • Pemprov Jateng Desak Upaya Pemadaman Api di Sumur Minyak Rakyat Blora

    Pemprov Jateng Desak Upaya Pemadaman Api di Sumur Minyak Rakyat Blora

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyoroti insiden yang terjadi di sebuah sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora pada Minggu (17/8/2025) lalu. Diketahui, api akibat kebakaran tersebut sampai hari ini masih belum padam. Maka dari itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendesak pihak terkait untuk mengambil langkah […]

  • Tepat di Hari Santri, Kantor LPBH NU Lasem Resmi Dibuka

    Tepat di Hari Santri, Kantor LPBH NU Lasem Resmi Dibuka

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kantor Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) NU Lasem resmi dibuka pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertepatan dengan momentum Hari Santri. Peresmian kantor ini dilakukan oleh Ketua PC NU Lasem, DR. KH. Sholahudin Fatawi, M.Pd, didampingi oleh pengurus PC NU Lasem dan Forkopimcam setempat. Acara ini dihadiri sekitar seribu peserta yang tampak antusias, […]

  • Puluhan Atap Bangunan dan Kios Pasar Karangpandan Rusak Diterjang Angin Kencang

    Puluhan Atap Bangunan dan Kios Pasar Karangpandan Rusak Diterjang Angin Kencang

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Karanganyar, Kabarjatengterkini.com – Puluhan bangunan terdampak angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Karangpandan beberapa waktu lalu. Bangunan-bangunan tersebut meliputi rumah warga hingga kios di Pasar Karangpandan. Adapun empat desa yang terdampak yakni Desa Karangpandan, Desa Ngemplak, Desa Domplang, dan Desa Gerdu. Diketahui, angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 16.45 […]

  • camilan

    Resep Bola-Bola Nasi Ayam: Camilan Praktis dan Lezat untuk Segala Suasana

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bingung mau mengolah nasi sisa dan ayam jadi hidangan yang menarik? Cobalah resep bola-bola nasi ayam yang satu ini. Selain mudah dibuat, camilan ini juga cocok disajikan sebagai bekal anak sekolah, menu sarapan praktis, ataupun sajian arisan yang menggugah selera. Bola-bola nasi ayam merupakan inovasi makanan rumahan yang sederhana tapi lezat. Tekstur luar […]

  • kasus

    KPK Jerat Immanuel Ebenezer (Noel) dalam Kasus Pemerasan Sertifikasi K3: Terima Rp 3 Miliar untuk Renovasi Rumah

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Noel disebut menerima aliran dana senilai Rp 3 miliar, yang digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk renovasi rumah. Ketua KPK, Setyo […]

expand_less