Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026
- account_circle Ilham Wiji
- calendar_month Sab, 22 Nov 2025
- visibility 114

Foto : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi. (Sumber: Kabarjatengterkini.com/ Ilham)
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal membangun pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu refuse derived fuel (TPST RDF) di tempat pembuangan akhir (TPA) Landoh tahun 2026 mendatang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi mengatakan bahwa pembangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Adapun anggaran yang dikucurkan yakni sebesar Rp220 Miliar.
“Tahun depan mendapatkan TPST RDF dari kementerian, nilainya Rp220 Miliar. Ini terkait pengelolaan sampah, jadi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir,” kata Ika kepada Kabarjatengterkini.com.
Menurut Ika, kehadiran RDF kedepannya akan mampu mengurangi volume sampah yang masuk di TPA Landoh. Selain itu, sampah anorganik yang masuk dapat diolah menjadi bahan yang bernilai ekonomis.
“Kalau sudah mendapatkan RDF, nanti kita akan kelola sampai dari kompos, dari pemanfaatan pupuk organik sampai daur ulang sampai nanti hasil RDF kita jual ke semen, nanti lebih bagus,” jelasnya.
Terkait proses pembangunan RDF itu, kata dia, direncanakan akan dilakukan di awal tahun 2026 mendatang. Praktik Control Landfill atau penimbunan sampah secara berkala menggunakan tanah bakal tidak lagi digunakan sepenuhnya.
“Awal tahun, untuk saat ini prosesnya masih Open Dumping, ini meningkat ke Control Landfil,” tuturnya.
Untuk mempersiapkan pembangunan di tahun 2026 itu, DLH Rembang saat ini tengah mencari pengelola yang bisa mengoperasikan teknologi RDF.
“Banyak yang RDF-RDF yang macet, RDF yang mangkrak, karena memang teknologi masih baru, jadi kita masih belum menemukan pengelolaan yang pas, ini dalam tahap pencarian pengelolaan. Jadi ini kuncinya di pengelola apakah bisa mengoptimalkan RDF ini apa tidak,” pungkasnya. (Adv)
- Penulis: Ilham Wiji
- Editor: Aulia Anissa Putri

