Dinarpus Rembang Upayakan Penguatan Literasi melalui Bedah Buku KH. Baidlowi
- account_circle Aulia Anissa Putri
- calendar_month Kam, 27 Nov 2025
- visibility 77

Foto: Dinarpus gelar bedah buku “KH. Baidlowi Lasem: Pencetus Gelar Soekarno Huwa Waliyyul Amri adh-Dhoruri bisy-Syaukah” (sumber: Dok. Pemkab Rembang)
Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang terus mengupayakan penguatan literasi dan pengenalan tokoh lokal, salah satu caranya melalui gelaran bedah buku “KH. Baidlowi Lasem: Pencetus Gelar Soekarno Huwa Waliyyul Amri adh-Dhoruri bisy-Syaukah”.
Acara yang digelar di Aula Perpustakaan Daerah Rembang bersama sebanyak 78 peserta tersebut menghadirkan penulis bukunya yang bernama K. Amirul Ulum beserta tokoh agama Kecamatan Lasem, KH. Abdul Aziz Mas’ud.
Melalui forum diskusi yang dipandu langsung oleh Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hidayat, KH. Sholahuddin Fatawi, M.Pd, Dinarpus ingin menghidupkan kembali keteladanan KH. Baidlowi sebagai seorang ulama besar yang ada di Lasem.
Kiprah KH. Baidlowi sebagai tokoh agama dinilai tetap relevan bagi masyarakat Rembang, utamanya di sekitar wilayah Lasem di tengah tantangan kehidupan sosial saat ini utamanya mengenai toleransi, nasionalisme, hingga penguatan karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Kepala Dinarpus Rembang, Achmad Solchan, mengatakan bahwa acara bedah buku tersebut menjadi sarana efektif untuk mendekatkan masyarakat dengan warisan intelektual yang diberikan oleh para tokoh lokal.
“Perpustakaan daerah tidak hanya mengoleksi buku, tetapi juga menghidupkan kembali pemikiran tokoh-tokoh yang pernah memberi warna bagi sejarah Rembang dan Indonesia. KH. Baidlowi adalah salah satu figur penting yang patut terus dikenalkan,” jelas Achmad Solchan.
Solchan juga mengungkapkan bahwa forum bedah buku tersebut dijadikan pula sebagai momentum awal guna memperkuat diskursus publik, sebelum nantinya berhasil masuk dalam tahapan resmi seperti seminar nasional.
Bersamaan dengan gelaran ini, Dinarpus berharap akan semakin hidupnya literasi lokal sekaligus pembukaan ruang yang lebih luas bagi masyarakat, guna mendukung upaya pengusulan dari segenap keluarga KH. Baidlowi menjadi Pahlawan Nasional. (Adv)
- Penulis: Aulia Anissa Putri

